Megawati Sering Puji Diri Sendiri, Tanda Megalomania atau Narsistik? Psikolog Ungkap Faktanya

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Rabu, 11 Januari 2023 | 18:13 WIB
Megawati Sering Puji Diri Sendiri, Tanda Megalomania atau Narsistik? Psikolog Ungkap Faktanya
Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memuji dirinya sendiri yang cantik, pintar, dan berkarisma. Apakah ini tanda seseorang yang mengalami megalomania atau sifat narsistik? Psikolog pun menjawab!

Dalam HUT ke-50 PDIP, Megawati memuji dirinya sendiri karena mendapatkan penghargaan atau award dari Consumer News and Business Channel (CNBC).

"CNBC ngasih saya ini award, kamu tahu nggak sih ibumu nih sudah pintar, cantik, karismatik," kata Megawati dalam pidato HUT ke-50 PDIP di JIExpo, Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Tidak hanya itu, Megawati juga memuji dirinya seorang pejuang. Hal ini diungkapkan untuk memotivasi anggotanya agar bisa memiliki semangat juang dengan dirinya.

saat berpidato dalam acara puncak HUT ke-50 PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)
saat berpidato dalam acara puncak HUT ke-50 PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)

"Pejuang. Opo meneh? Hei, koyok ngene (kayak gini), kabeh moh (semua masa nggak mau) Lah aku?" ujar Megawati.

Ucapannya tersebut lantas menjadi perhatian. Bahkan, beberapa warganet menilai kalau mantan presiden Indonesia ke-5 ini narsistik bahkan megalomania. Hal ini karena ia dinilai terlalu memuji diri sendiri berlebihan.

Lantas sebenarnya apa sih narsistik dan megalomania itu? Apakah kedua hal tersebut serupa atau berbeda?

Psikolog Klinis Ohana Space, Marissa Meditania, M. Psi., Psikolog mengatakan, baik megalomania maupun narsistik memiliki kesamaan. Hal ini karena kedua hal tersebut membuat seseorang merasa dirinya lebih baik dari orang lain.

“Baik megalomania dan narsistik, dua-duanya memiliki kesamaan merasa dirinya lebih baik daripada orang lain,” jelas Marissa saat dihubungi Suara.com, Rabu (11/1/2023).

baca juga
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)

Sementara itu, terkait megalomania, Marissa menjelaskan, orang dengan kondisi ini akan merasa dirinya memiliki kekuatan alias power. Bahkan, terkadang apa yang diucapkannya itu tidak realistis atau tidak nyata.

“Kalau megalomania ini bentuknya itu lebih baiknya itu ngerasa punya power terus lebih berkuasa gitu. Terkadang akhirnya tidak realistis atau tidak nyata. Jadi sesuatu yang dibuat-buat dalam dirinya sendiri,” jelas Marissa.

Di sisi lain, Marissa menjelaskan, megalomania juga termasuk dalam gangguan psikologi, seperti bipolar, delirium, hingga delusi.

Berbeda dengan megalomania, narsistik mengarah pada seseorang yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Hal ini membuatnya menjelekkan orang lain agar selalu ingin dipandang. Hal ini membuatnya selalu ingin dipandang.

“Kalo narsistik, selain merasa dirinya lebih baik dari orang lain juga ada ciri lainnya, misalkan merendahkan orang lain, menjelekkan orang lain. selalu ingin dipuji selalu ingin dipandang. Pokoknya pusat dunianya tuh diri saya,” jelas Marissa.

“Kalo megalomania sudah tidak realistis, udah terlalu tidak nyata. Kalau narsistik ini karena ingin dipuji jadi dia melebih-lebihkan dirinya membuat-buat achievement yang biasa aja tapi dibesarin,” sambung Marissa.

Kondisi narsistik juga jika berlebihan menjadi sebuah gangguan tersendiri. Hal ini jika berlebihan bisa menjadi waham atau keyakinan.

“Narsitik ini punya spesifikasi gangguan sendiri, narisistic personality disorder. Tapi kalau narsistik semakin parah bisa juga menjadi sebuah waham,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selalu Jaga Loyalitas Pada Megawati, FX Rudy: Sejak 1986 sampai Titik Darah Penghabisan!

Selalu Jaga Loyalitas Pada Megawati, FX Rudy: Sejak 1986 sampai Titik Darah Penghabisan!

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 18:02 WIB

Dijuluki Preman, FX Rudy Cuma Lakukan Satu Dosa Ini Selama 36 Tahun Dampingi Megawati

Dijuluki Preman, FX Rudy Cuma Lakukan Satu Dosa Ini Selama 36 Tahun Dampingi Megawati

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 17:53 WIB

Soal Ucapan 'Kasihan Jokowi', PKS: Wajar, Jasa Megawati ke Jokowi Sangat Besar

Soal Ucapan 'Kasihan Jokowi', PKS: Wajar, Jasa Megawati ke Jokowi Sangat Besar

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 17:39 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×