CEK FAKTA: Usai Gempa Tewaskan 12.000 Nyawa, Kini Turki Diancam Gelombang Tsunami

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 11 Februari 2023 | 16:07 WIB
CEK FAKTA: Usai Gempa Tewaskan 12.000 Nyawa, Kini Turki Diancam Gelombang Tsunami
Tim penyelamat mencari korban dan penyintas di tengah reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]

Suara.com - Beredar informasi terjadinya tsunami di Turki usai kejadian gempa yang menewaskan lebih dari 12.000 orang. Benarkah? Yuk cek fakta kabar tersebut di Suara.com.

Informasi ini berawal dari unggahan di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa terjadi gelombang tsunami yang menyapu bersih Pantai Selatan Turki. Informasi ini menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan masyarakat Indonesia, karena ada beberapa WNI (warga negara Indonesia) yang tinggal di sana.

"Urgent! Datang ke Turki, gempa bumi terakhir 7,8 dan sekarang 5,8 skala richter, gelombang tsunami menyapu bersih pantai selatan Turki," tulis caption unggahan itu melampirkan video , mengutip akun instagram @jalahoaks (11/2/2023).

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Jakarta Lawan Hoaks, informasi itu keliru alias disinformasi, karena gelombang besar air laut yang terlihat seperti tsunami itu tidak terjadi di Turki, dan sama sekali tidak terkait musibah gempa yang menewaskan lebih dari 12.000 korban jiwa.

Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]

Video kejadian air laut tumpah ke darat itu terjadi di Pantai Utara Durban, Afrika Selatan pada Sabtu, 17 Desember 2022 silam di sore hari waktu setempat.

Meski begitu kejadian gelombang air laut ini menyebabkan tiga perenang tewas, dengan belasan orang lainnya terluka.

Juru bicara Layanan Medis Darurat KwaZulu-Natal, Robert McKenzie mengatakan, ombak yang terjadi di pesisir Pantai Utara Durban merupakan gelombang yang datang tidak seperti biasanya.

Ombak tersebut menghanyutkan perenang di Bay of Plenty ke laut dan menenggelamkan setidaknya tiga dari mereka.

baca juga

Kesimpulan: Disinformasi

Video yang disebut karena gempa Turki itu bukanlah gelombang tsunami, melainkan gelombang air laut yang terjadi di Afrika Selatan pada Desember 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Populer: Hoaks Perceraian Anang Hermansyah dan Ashanty hingga Pernikahan Arya Saloka dan Amanda Manopo

Populer: Hoaks Perceraian Anang Hermansyah dan Ashanty hingga Pernikahan Arya Saloka dan Amanda Manopo

Denpasar | Sabtu, 11 Februari 2023 | 15:50 WIB

Gempa Bumi Turki, Parlemen Mengesahkan Keadaan Darurat dan Presiden Erdogan Tutup Akunnya di Media Sosial

Gempa Bumi Turki, Parlemen Mengesahkan Keadaan Darurat dan Presiden Erdogan Tutup Akunnya di Media Sosial

Metro | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:58 WIB

Lepas Keberangkatan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Turki, Prabowo: Tim Medis dari TNI Akan Menyusul

Lepas Keberangkatan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Turki, Prabowo: Tim Medis dari TNI Akan Menyusul

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:59 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×