Mario Dandy Hajar David Hingga Koma, Kenapa Orang Lakukan Kekerasan Secara Brutal? Psikologi Ungkap Penyebanya

M. Reza Sulaiman, Hiromi Kyuna

Jum'at, 24 Februari 2023 | 15:59 WIB
Mario Dandy Hajar David Hingga Koma, Kenapa Orang Lakukan Kekerasan Secara Brutal? Psikologi Ungkap Penyebanya
Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan anak GP Ansor, David (Instagram/@__broden)

Suara.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan anak pejabat pajak, Mario Dandy Satrio, menyebabkan korban, David Ovora, terbaring koma di ruang ICU. Video kekerasan yang dilakukan pun sempat tersebar di masyarakat.

Kekerasan itu terjadi diduga lantaran Dandy emosi setelah mendengar informasi dari kekasihnya. Dalam video yang beredar, Dandy secara brutal menendang hingga menginjak kepala David yang sudah terbaring tak berdaya di jalan. Lantas apa sebenarnya penyebab seseorang melakukan kekerasan secara psikologi?

Kasus kekerasan ini pun sontak membuat warganet geram. Banyak yang mengecam aksi sadis Dandy yang tampak seperti tak punya perasaan.

Kekerasan yang dilakukan oleh Dandy pun membuat publik merasa miris, terlebih korban masih berusia 17 tahun.

Rekaman video diduga penganiayaan Mario Dandy terhadap David (Twitter/@unrllls)
Rekaman video diduga penganiayaan Mario Dandy terhadap David (Twitter/@unrllls)

Tindak kekerasan yang dilakukan memang merupakan hal yang sangat mengiris hati. Lantas apa penyebab seseorang sampai melakukan penganiayaan ketika marah?

Mengutip dari Harley Therapy, kekerasan paling umum terjadi lantaran tidak bisa menangani emois dengan baik. Seringkali kekerasan dipilih menjadi cara untuk seseorang mengungkapkan perasaan marah, frustrasi, sedih secara terbuka.

Kekerasan juga menjadi bentuk manipulasi untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kemudian perilaku kekerasan terkadang juga disebabkan karena orang tumbuh dewasa melihat penganiayaan yang dipertontonkan secara terbuka.

Kekerasan kemudian dipelajari sebagai cara yang “tepat” untuk berperilaku. Padahal, kegagalan dalam mengatur emosi hingga menyebabkan penganiayaan sangat salah.

Melansir dari VCU News, kekerasan ternyata bisa menjadi sebuah kecanduan. Penelitian Chester baru-baru ini, bekerja sama dengan Nathan DeWall, Ph.D., seorang profesor di Departemen Psikologi di Universitas Kentucky, menyebutkan bahwa tak menutup kemungkinan pelaku kekerasan dapat melakukannya kembali.

baca juga

Penanganan secara profesional dengan berkonsultasi pada psikolog dinilai sebagai salah satu langkah yang tepat untuk menangani tindakan abusif seperti yang Mario Dandy lakukan. Pasalnya, dalam beberapa kasus, kesulitan mengatur emosi menjadi salah satu tanda dari mental yang tidak sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Instagram Baru Agnes Gracia Haryanto Hilang, Usai Lakukan ini..

Akun Instagram Baru Agnes Gracia Haryanto Hilang, Usai Lakukan ini..

Serang | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:51 WIB

Rekam Jejak Agnes Pacar Mario Dandy Dibongkar Teman Gereja, Ternyata Sejak Kecil Suka Playing Victim: The Real Bocil Kematian!

Rekam Jejak Agnes Pacar Mario Dandy Dibongkar Teman Gereja, Ternyata Sejak Kecil Suka Playing Victim: The Real Bocil Kematian!

Dexcon | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:50 WIB

Kronologi Anak Pejabat Pajak yang Aniaya Pria Remaja Hingga Koma

Kronologi Anak Pejabat Pajak yang Aniaya Pria Remaja Hingga Koma

Sukabumi | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:46 WIB

Terkini

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:17 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:05 WIB

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:57 WIB

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:45 WIB

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

×