Viral Penumpang KRL Jadi Spiderman di Jam Sibuk, Beneran Nemplok di Langit-langit?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 25 Maret 2023 | 16:35 WIB
Viral Penumpang KRL Jadi Spiderman di Jam Sibuk, Beneran Nemplok di Langit-langit?
Kepadatan calon penumpang menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) saat jam pulang kerja Di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Perjuangan pengguna kereta commuter line atau kereta KRL memang seolah tiada habisnya. Nah, kali ini seorang penumpang kedapatan 'cosplay' jadi Spiderman di jam sibuk saat hendak berangkat kerja ke Jakarta.

Bukan cosplay mengenakan kostum Spiderman yang sesungguhnya, tapi seorang penumpang tampak pilih naik ke atas plafon saat gerbong kereta terpantau padat dan sangat penuh.

Momen ini dibagikan akun instagram @dramakrlcommuterline, dilihat suara.com Sabtu (25/3/2023). Memperlihatkan seorang lelaki menggunakan hoodie abu-abu, tampak berpegangan pada bagasi atas gerbong kereta KRL.

Posisi lelaki tersebut lebih tinggi dari kebanyakan penumpang yang berdiri di atasnya. Bahkan karena kepalanya terbatas plafon kereta, ia rela menunduk dan bersandar pada bagasi kereta, akibat postur inilah yang membuatnya tampak seperti superhero Spiderman.

"Saking penuhnya akhirnya jadi 'spiderman', sebelumnya penumpang pada ngakak lihat kejadian ini," tulis @dramacommuterline.

Melihat aksi lelaki tersebut, beberapa netizen tidak habis pikir, karena terbesit untuk berdiri di atas pembatas gerbong. Tapi sebagian lainnya menganggap wajar aksi tersebut, karena merasakan bagaimana sesak dan berdesakannya di gerbong kereta KRL saat jam berangkat atau jam pulang kantor.

"Kalau pas penuh desak-desakan, kadang terpikir mau tiduran di bagasi atas yang kosong. Eh, udah diwakili sama abang hoodie," ungkap @astie_izizafa.

"Ant-Man versi raksasa cugg. Sungguh diluar prakiraan BMKG," tulis @ini_irsudi_isd.

Sementara itu permasalahan kereta KRL bukan hanya padatnya penumpang, tapi kondisi stasiun Manggarai sebagai stasiun transit dianggap tidak layak, karena sangat sempit dan berbahaya khususnya di jam berangkat dan pulang kerja, sehingga penumpang berisiko jatuh di rel, karena terhalang beton dan lift.

baca juga

Ada juga sederet permasalahan lain, jadwal yang kerap tidak sesuai lebih lama dari biasanya, hingga jumlah gerbong KRL yang hanya berjumlah 8 gerbong, dimana yang seharusnya ada 12 gerbong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerbong KRL di Stasiun Bojong Gede Diduga Meledak hingga Mengeluarkan Asap, PT KAI: Imbas Listrik Padam

Gerbong KRL di Stasiun Bojong Gede Diduga Meledak hingga Mengeluarkan Asap, PT KAI: Imbas Listrik Padam

News | Sabtu, 25 Maret 2023 | 12:13 WIB

Penumpang Boleh Makan di KRL Selama Ramadhan, Ini Ketentuannya

Penumpang Boleh Makan di KRL Selama Ramadhan, Ini Ketentuannya

News | Jum'at, 24 Maret 2023 | 11:18 WIB

Viral Wanita Sholat di Kereta yang Melaju, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Viral Wanita Sholat di Kereta yang Melaju, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Lifestyle | Jum'at, 24 Maret 2023 | 10:47 WIB

Terkini

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Kalbar | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×