Mendesah Kencang Tanda Orgasme Saat Berhubungan Seksual? Dokter Boyke Malah Bilang Begini

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 31 Maret 2023 | 21:00 WIB
Mendesah Kencang Tanda Orgasme Saat Berhubungan Seksual? Dokter Boyke Malah Bilang Begini
Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Suara.com - Saat berhubungan seks banyak perempuan yang mengerang dan mendesah. Suara-suara ini sering dikaikan dengan tingkat kepuasan saat berhubungan seksual. 

Banyak yang menganggap bahwa semakin keras desahan perempuan maka semakin ia menikmati sesi berhubungan seksual tersebut. Lantas benarkah mendesah kencang tanda seorang menikmat berhubungan seksual dan juga tanda orgasme

Ahli seksologi dr. Boyke Dian Nugroho, Sp.OG. atau lebih dikenal dengan dokter Boyke mengatakan bahwa desahan memang kerap menjadi tanda seorang perempuan orgasme atau kepuasan saat berhubungan seks. Hal itu diungkapkan oleh dokter Boyke dalam YouTube TonightShowNet. 

Dokter Boyke Dian Nugraha (Instagram)
Dokter Boyke Dian Nugraha (Instagram)

"iya tapi kan kebanyakan fake orgasm, perempuan yang ingin cepat selesai, sebenarnya dia udah capek tapi ingin cepet selesai, kan banyak," kata dokter Boyke.

Ia mencontohkan bahwa kasus fake orgasm atau orgasme palsu ini banyak dilakukan oleh pekerja seks. Dokter Boyke menjelaskan, pekerja seks melakukan desahan seperti itu hanya untuk memberikan kepuasan sesaaat kepada pelanggannya.

"Seperti misalnya pekerja seks kan mereka pintar bermain suara seakan dia memberi kepuasan ke laki-laki. padahal dia pengen cepet cepet dibayar," kata Dokter Boyke. 

Lebih lanjut, dokter Boyke juga mengatakan hal ini kerap dilakukan oleh istri yang kelelahan karena bekerja namun sang pasangan meminta untuk berhubungan seks. Namun, kebiasaan seperti ini justru akan berdampak ke perempuan itu sendiri.

"Yang kasian perempuan itu sendiri karena tidak pernah merasakan orgasme," ujar Dokter Boyke.

Dikutip dari Center for Female and Male Sexual Medicine, menyebut bahwa penelitian menunjukkan perempuan lebih cenderung memalsukan orgasme daripada pria.

Misalnya, sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Sex Research melaporkan bahwa di antara sekelompok mahasiswa, 25% pria dan 50% perempuan berpura-pura mencapai orgasme. Di antara peserta yang pernah melakukan hubungan seks vaginal, 28% pria dan 67% perempuan mengatakan mereka memalsukan orgasme.

Perempuan sering memalsukan orgasme dengan mengeluarkan suara yang sesuai, seperti erangan atau terengah-engah. Mereka mungkin bernapas lebih cepat atau bergerak dengan cara yang membuat pasangannya berpikir bahwa mereka sedang mencapai klimaks.

Karena pria biasanya mengalami ejakulasi saat mencapai orgasme, berpura-pura mungkin lebih menantang. Namun, jika seorang pria memakai kondom, dia mungkin bisa membuangnya sebelum pasangannya menyadari bahwa dia belum mencapai klimaks.

Pria dan perempuan mengutip banyak alasan untuk memalsukan orgasme. Terkadang, mereka hanya ingin pertemuan itu berakhir, terutama jika mereka tahu bahwa mereka tidak akan mencapai klimaks.

Seringkali, orang memikirkan perasaan pasangannya saat mereka memalsukan orgasme. Mereka ingin pasangannya berpikir bahwa mereka menikmati pengalaman itu. Atau, mereka mungkin ingin menghindari membuat pasangannya merasa tidak mampu atau cemas tentang kinerja saat berhubungan seks lagi.

Para ahli juga menemukan bahwa beberapa perempuan memalsukan orgasme karena hal itu membuat mereka lebih terangsang, sehingga menghasilkan kepuasan seksual yang lebih besar.

Banyak pasangan menganggap orgasme sebagai tujuan yang ingin dicapai pada akhir hubungan seks dan jika orgasme tidak terjadi, mereka telah gagal. Tapi orgasme adalah proses kompleks yang mungkin tidak terjadi setiap saat. Berfokus pada keintiman yang dibagikan daripada klimaks besar dapat membuat seks lebih memuaskan bagi kedua pasangan. Dan jika salah satu pasangan tidak mencapai orgasme secara teratur, ini bisa menjadi kesempatan bagi pasangan untuk mendiskusikan apa yang menyenangkan mereka atau bereksperimen dengan aktivitas seksual baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Boyke Sebut Lelaki Memikirkan Seks Setiap 15 Menit, Kalau Perempuan Bagaimana?

Dokter Boyke Sebut Lelaki Memikirkan Seks Setiap 15 Menit, Kalau Perempuan Bagaimana?

Lifestyle | Kamis, 30 Maret 2023 | 04:20 WIB

Dokter Boyke Ungkap Waktu Terbaik Hubungan Intim Selama Ramadhan, Bukan Setelah Buka Puasa

Dokter Boyke Ungkap Waktu Terbaik Hubungan Intim Selama Ramadhan, Bukan Setelah Buka Puasa

Lifestyle | Rabu, 29 Maret 2023 | 20:55 WIB

Dokter Boyke Sebut Hubungan Seks Orang Indonesia Seperti Ayam, Kok Gitu?

Dokter Boyke Sebut Hubungan Seks Orang Indonesia Seperti Ayam, Kok Gitu?

Lifestyle | Rabu, 22 Maret 2023 | 20:50 WIB

Terkini

Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya

Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:56 WIB

Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?

Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:36 WIB

7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki

7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:34 WIB

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:10 WIB

5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan

5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:34 WIB

Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin

Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:17 WIB

Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya

Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:17 WIB

Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika

Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB