Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 Juli 2026 | 10:10 WIB
Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran
Kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith terdeteksi mondar-mandir di Selat Malaka dekat perairan Indonesia. AS perluas blokade untuk incar tanker minyak Iran di Indo-Pasifik. [Dok. usni.org]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat mengerahkan lebih dari 20 kapal perang untuk memperketat blokade terhadap Iran.

  • Sebanyak 18 kapal komersial telah diperintahkan mengubah rute akibat pengetatan blokade laut AS.

  • Kesepakatan gencatan senjata batal setelah AS dan Iran kembali saling menyerang pangkalan militer.

Suara.com - Penguatan militer besar-besaran kembali terjadi di Timur Tengah setelah militer Amerika Serikat menyiagakan 20 kapal tempur secara simultan. Langkah agresif ini menandai babak baru perang AS-Iran yang kian meruncing di kawasan tersebut dengan Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi pergerakan taktis belasan armada tempur guna mengawal kepentingan operasi strategis mereka. Pengawasan ketat di perairan internasional kini menjadi prioritas utama guna menekan ruang gerak armada Iran.

"Ada lebih dari 20 kapal yang beroperasi di seluruh wilayah Timur Tengah untuk mendukung operasi militer, termasuk penegakan ketat blokade tembok baja AS terhadap Iran," kata CENTCOM di platform X.

Ilustrasi - Kapal perang Amerika Serikat Meledak.
Ilustrasi - Kapal perang Amerika Serikat Meledak.

Operasi penyekatan jalur perairan ini juga berdampak langsung pada lalu lintas pelayaran kapal komersial swasta. Otoritas militer Amerika Serikat terus memperluas jangkauan penindakan terhadap kapal-kapal yang dicurigai melanggar aturan perbatasan.

Langkah tegas tersebut memicu pengalihan rute paksa terhadap sejumlah armada niaga yang melintas di sekitar kawasan konflik.

Pihak militer mencatat penambahan armada sipil yang terdampak penertiban lalu lintas laut tersebut.

"Selain itu, satu kapal komersial tambahan telah diperintahkan untuk mengubah arah pelayarannya sesuai dengan blokade angkatan laut tersebut, sehingga jumlahnya menjadi 18," lanjut CENTCOM.

Eskalasi militer ini terbilang ironis mengingat kedua belah pihak sempat menyepakati komitmen perdamaian beberapa pekan sebelumnya. Dokumen kesepahaman tersebut awalnya digadang-gadang mampu meredam gejolak pertempuran yang pecah sejak awal tahun.

AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari.

baca juga

Namun, komitmen diplomasi tersebut runtuh setelah serangkaian gempuran udara kembali dilancarkan oleh armada Washington. Aksi saling tuduh mengenai pelanggaran wilayah perairan menjadi pemicu utama rusaknya stabilitas keamanan yang sempat terbangun.

Pihak Paman Sam bergeming dan mengklaim aksi serang balik tersebut sebagai tindakan perlindungan jalur perdagangan. Namun, militer AS kembali melancarkan beberapa serangan terhadap Iran sejak 8 Juli. CENTCOM mengklaim bahwa hal ini merupakan respons terhadap tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Langkah ofensif Washington memicu balasan proporsional dari pihak Tehran yang menyasar instalasi militer Amerika Serikat. Pemerintah Iran menganggap tindakan Amerika Serikat sebagai bentuk pengkhianatan nyata terhadap poin-poin kesepakatan damai.

Saling balas serangan ini memuncak pada pembatalan sepihak atas status gencatan senjata oleh kepemimpinan Gedung Putih. Iran kemudian melakukan balasan dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS yang berada di Timur Tengah dan menuding AS melanggar perjanjian gencatan senjata. Trump kemudian menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati oleh Iran tidak lagi berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu

Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:35 WIB

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:34 WIB

Terkini

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

×