Jangan Sembarangan, Ini Hal yang Sering Disepelekan padahal Bisa Bikin Mandi Junub Tidak Sah

M. Reza Sulaiman, Hiromi Kyuna

Sabtu, 01 April 2023 | 20:05 WIB
Jangan Sembarangan, Ini Hal yang Sering Disepelekan padahal Bisa Bikin Mandi Junub Tidak Sah
Ilustrasi mandi - doa mandi wajib pria (pexels)

Suara.com - Mandi junub atau mandi wajib adalah hal yang cukup penting bagi umat muslim. Beberapa kondisi seperti bersetubuh, selesai haid, keluar darah nifas, keluar air mani baik disengaja atau tidak, membuat orang Islam diharuskan menyucikan diri dengan mandi wajib sebelum beribadah.

Melansir dari NU Online, ada hal yang perlu diperhatikan saat mandi junub agar tetap sah. Disebutkan bahwa tak boleh ada sabun atau sampo hingga mandi junub selesai.

Hal ini lantaran sampo atau sabun berpotensi mengubah sifat air itu sendiri. Penggunaan sampo dan sabun dikhawatirkan dapat membuat mandi junub tidak sah.

"Syaratnya mandi atau wudhu itu jangan ada di tubuh sesuatu yang merubah air, misal sabun, sampo atau yang lainnya. Makanya kayak orang mandi junub itu banyak yang salah, jadi 1 ciduk air lansung pakai sampo," tulis Kyai Haji Bahaudin Nursalim seperti yang dikutip Suara.com pada Sabtu (1/4/2023).

Ilustrasi mandi, doa mandi wajib untuk perempuan (unsplash)
Ilustrasi mandi, doa mandi wajib untuk perempuan (unsplash)

Sampo dan sabun tersebut dikatakan membuat air selanjutnya tak dapat menghilangkan hadas besar. Disarankan untuk menyelesaikan seluruh tata cara mandi junub terlebih dulu, kemudian setelah itu menggunakan sampo dan sabun.

"Tapi kalau kamu pakai sampo dulu, kalau rambutnya banyak, maka potensi air yang menyebar sudah menjadi mutagoyyir (kehilangan kemutlakannya). Karena itu, salah satu syarat mandi junub adalah jangan ada di tubuh sesuatu yang disebut yughoyyiru ma (mengubah)," lanjut Kyai Haji Bahaudin Nursalim.

Ia juga menegaskan untuk menghilangkan halangan-halangan yang berpotensi mengubah sifat air. Dengan demikian, ia meminta untuk menghilangkan adat memakai sampo dan sabun saat mandi junub.

Mandi junub harus diawali dengan membasuh tangan terlebih dulu sebanyak 3 kali. Bersihkan segala kotoran atau najis yang menempel di badan, kemudian berwudhu. Setelah itu siram kedua kaki dan mulailah mandi junub dengan mengguyur kepala 3 kali bersamaan dengan niat menghilangkan hadas.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Puasa, Tapi Belum Mandi Junub? Begini Hukum dan Solusinya dalam Islam - Ustadz Abdul Somad

Gawat! Puasa, Tapi Belum Mandi Junub? Begini Hukum dan Solusinya dalam Islam - Ustadz Abdul Somad

Soreang | Sabtu, 01 April 2023 | 03:00 WIB

Makan Saat Imsak Bikin Puasa Tidak Sah? Ini Kata Buya Yahya

Makan Saat Imsak Bikin Puasa Tidak Sah? Ini Kata Buya Yahya

Bandung | Jum'at, 31 Maret 2023 | 04:00 WIB

Hukum Mandi Junub Setelah Subuh Usai Berhubungan Badan di Malam Hari, Puasanya Diterima? Ini Penjelasan Buya Yahya

Hukum Mandi Junub Setelah Subuh Usai Berhubungan Badan di Malam Hari, Puasanya Diterima? Ini Penjelasan Buya Yahya

Bandung | Kamis, 30 Maret 2023 | 17:30 WIB

Terkini

Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK

Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:55 WIB

2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini

2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:53 WIB

POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra

POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti

Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih

Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:39 WIB

×