Suara.com - Ibu Ida Dayak curi perhatian publik karena kemampuannya mengobati orang sakit dengan cara yang tak biasa. Berdasarkan informasi yang betedar, ibu Ida Dayak dikatakan bisa menyembuhkan patah tulang, tidak bisa bicara atau bisu, saraf kejepit, hingga stroke.
Dalam video yang beredar di media sosial, para pasien yang datang ke pengobatan alternatif Ibu Ida Dayak itu bahkan dilaporkan sembuh dan kembali normal dalam waktu yang singkat.
Dalam proses pengobatan itu, ibu Ida Dayak hanya memakai minyak Bintang berwarna merah khas Kalimantan. Selain itu, ia juga melakukan tarian khusus yang menambah kesan ajaib untuk menyembuhkan pasiennya.
Meski terkesan magis, Ibu Ida Dayak rupanya juga melafalkan kalimat tauhid (laa ilaaha illallaah) dan basmalah (bismillahirrahmanirrahim) sebelum mengobati pasien. Dikatakan kalau Ibu Ida Dayak itu memang beragama Islam.
Ucapan tauhid tersebut memang termasuk pada salah satu lafadz dzikir yang paling diutamakan berdasarkan ajaran Nabi Muhammad SAW. Kalimat La ilaha Illallah sendiri mengandung arti 'tiada Tuhan yang pantas disembah kecuali Allah swt'.
Itu pula yang menjadi pesan dari Rasulullah kepada Sayyidina Ali Karramallahu Wajahah, ketika beliau secara pribadi memohon agar diberikan dzikir khusus yang lebih berat dari dunia seisinya, dan lebih mudah mendekatkan diri kepada Allah swt.
Maka Rasulullah saw menjawab, "Jangan begitu Saudaraku Ali, bahwa ucapan yang paling utama yang aku ucapkan dan juga diucapkan nabi-nabi sebelumku adalah La ilaha Illallah.
Dikutip dari situs NU Online, salah satu hadits riwayat sahabat Anas disebutkan, "Sesungguhnya barang siapa membaca kalimat Tauhid dan memanjangkannya, maka baginya akan dihapus empat ribu macam dosa besar”.
Pada saat itu para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, lalu bagaimana apabila satupun dia tidak memiliki dosa besar?”. Rasulullah menjawab, “Maka yang dihapuskan empat ribu macam dosa besar milik keluarga dan para tetangganya”.
Dikatakan pula bahwa kalimat tauhid tersebut tidak sekadar sebagai kalimat pengakuan keesaan terhadap Allah swt, tetapi juga sebagai kunci menuju kesuksesan hidup di akhirat bagi umat muslim.