Kulit Anak Nikita Willy Kering Gegara Sering Liburan ke Luar Negeri, Bahaya Enggak Sih Buat Bayi?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 12 April 2023 | 09:29 WIB
Kulit Anak Nikita Willy Kering Gegara Sering Liburan ke Luar Negeri, Bahaya Enggak Sih Buat Bayi?
Nikita Willy bersama Indra Priawan dan Baby Issa. [Instagram]

Suara.com - Di tengah kesibukannya sebagai selebriti, Nikita Willy memutuskan tetap mengasuh anaknya Baby Issa tanpa bantuan baby sitter. Keputusan itu pun membuat istri Indra Priawan tersebut jadi sangat mengenal kondisi anaknya. 

Lewat video vlog ulang tahun Issa di kanal YouTune pribadinya, Nikita Willy mengungkapkan kalau anak semata wayangnya itu tengah alami kulit kering akibat sering berpindah negara.

"Issa itu kulitnya agak kering gitu. Karena mungkin dia sering liburan ke luar negeri yang (cuacanya) dingin, panas, dingin, panas," ucap Nikita Willy sambil menggantikan pakaian Issa.

Untuk mengatasi kulit anaknya yang terlalu kering, artis 28 tahun itu sampai harus selalu memberikan Issa pelembab khusus bayi. 

"Jadi dia harus pakai lotion sering-sering supaya kulitnya lembab," imbuh Nikita Willy. 

Dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pelembab memang berfungsi untuk mencegah kulit kering dan memperbaiki barier kulit yang rusak. IDAI merekomendasikan pelembab berbentuk krim tanpa parfum untuk anak-anak. 

Penggunaan pelembab bisa dipakai minimal 2 kali sehari setelah mandi atau lebih sering bila cuaca dingin, kering atau bayi mengalami eksema.  

Kulit kering yang dibiarkan bisa jadi awal mula terjadinya dermatitis atopik (DA) atau eksim atopik. Menurut IDAI, penyakit tersebut termasuk kelainan kulit paling sering terjadi pada anak terutama pada bayi. 

Bayi dan anak yang mengalami DA umumnya memiliki keluhan dan gejala kulit kering, kemerahan, bersisik, dan gatal pada satu atau beberapa tempat di wajah, leher, lipatan siku/lutut, siku/lutut, pergelangan kaki hilang timbul, dan berlangsung lama (kronik).

baca juga

Tetapi, kondisi kulit kering tidak semata-mata jadi satu penyebab anak mengalami dermatitis atopi. Melainkan akibat adanya interaksi multifaktorial, seperti faktor genetik (keturunan), lingkungan, gangguan fungsi sawar (pelindung) kulit, faktor imunologik, dan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Aturan Tidur yang Ketat Untuk Baby Izz, Nikita Willy Ungkap Betapa Pentingnya Tidur Siang Untuk Anak

Punya Aturan Tidur yang Ketat Untuk Baby Izz, Nikita Willy Ungkap Betapa Pentingnya Tidur Siang Untuk Anak

Lifestyle | Selasa, 11 April 2023 | 13:15 WIB

Resep Kue Ulang Tahun Sehat ala Nikita Willy Untuk Baby Issa, Aman Untuk Bayi?

Resep Kue Ulang Tahun Sehat ala Nikita Willy Untuk Baby Issa, Aman Untuk Bayi?

Lifestyle | Minggu, 09 April 2023 | 19:50 WIB

Nikita Willy Lupa Hapus Pesan Instruksi Pada Caption Instagram, Warganet: Repot Direcokin Issa Mungkin

Nikita Willy Lupa Hapus Pesan Instruksi Pada Caption Instagram, Warganet: Repot Direcokin Issa Mungkin

Entertainment | Sabtu, 08 April 2023 | 15:51 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×