Hukum Salat Ied Di Rumah: Begini Penjelasan Buya Yahya

Sabtu, 22 April 2023 | 06:32 WIB
Hukum Salat Ied Di Rumah: Begini Penjelasan Buya Yahya
Warga jamaah Muhammadiyah mendengarkan khotbah usai melaksanakan salat Idul Fitri 1444 Hijriah di halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Salat Ied menjadi salah satu ibadah yang dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri. Salat satu ini dilakukan sebagai penanda Ramadhan telah usai dan saatnya memasuki bulan Syawal. Menjalankan salat Id juga sangat dianjurkan karena dapat memberikan keutamaan bagi yang melaksanakannya.

Meski demikian, terkadang tidak semua orang dapat melaksanakan salat Ied, khususnya wanita. Biasanya, selain karena haid, ada urusan di rumah atau anak yang membuat para wanita sulit untuk melaksanakan salat Id berjamaah.

Meski demikian, sering ada perkataan kalau salat Id diperbolehkan dilakukan sendiri di rumah. Lantas sebenarnya bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam salat Ied di rumah sendiri?

Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya mengatakan, salat di rumah dianjurkan bagi wanita yang hanya ingin berdandan dan bersolek. Pasalnya, salat Id difokuskan untuk beribadah, bukan menampilkan dirinya yang penuh riasan.

“Wanita yang senang berdandan, bersolek, dengan dandanan aneh-aneh salatnya di rumah saja. Kalau wanita pergi ke tempat tersebut dengan dandanan sewajarnya, boleh,” jelas Buya Yahya dalam video yang diunggah di kanal Youtube Al-Bahjah TV tiga tahun lalu.

Sementara itu, untuk wanita atau siapapun yang memang tidak bisa pergi salat berjamaah, tetap dapat melakukannya sendiri, meskipun tanpa khotbah. Salat Id yang dilakukan jadi seperti qobliyah subuh.

“Jadi bagi wanita ini adalah kabar gembira bagi yang sibuk urusi anak di rumahnya, maka salatnya di rumah juga enggak apa-apa, boleh. Kemudian enggak usah pakai khotbah,” ujar Buya Yahya.

“Kemudian bagi siapapun termasuk wanita atau siapapun yang tidak bisa pergi ke masjid, bisa melakukan salat di rumahnya sendiri biarpun tanpa harus ada khotbahnya. Anda seperti salat qobliyah subuh, jadi salat 2 rakaat aja sudah sah salat Id,” sambungnya.

Oleh sebab itu, tidak masalah jika melakukannya sendiri di rumah. Namun, bukan berarti lebih mengutamakan salat di rumah. Hal ini karena salat Id tetap lebih diutamakan berjamaah baik di masjid atau lapangan luas.

Baca Juga: Benarkah Puasa Syawal 6 Hari Bisa Memperoleh Pahala 1 Tahun Penuh, Begini Penjelasan Buya Yahya

Bahkan, wanita yang sedang haid juga tetap dapat hadir salat Id meski tidak melaksanakannya. Buya Yahya mengatakan, kehadiran salat Id itu sebagai bentuk syiar.

“Jadi boleh di rumah, tapi jangan gara-gara ini jadi enggak usah gitu. Bahkan yang perempuan pun saat haid perlu digiring ke salat Id meskipun tidak salat untuk mengangkat syiar, jadi yang haid pun perlu,” pungkas Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI