Kemahiran Pakai Internet Menurun, Masyarakat Jadi Gampang Kena Hoax Hingga Isu SARA?

Kamis, 11 Mei 2023 | 22:15 WIB
Kemahiran Pakai Internet Menurun, Masyarakat Jadi Gampang Kena Hoax Hingga Isu SARA?
Ilustrasi Internet.[Pixabay.com]

Suara.com - Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu mendapatkan edukasi digital, karena mengalami penurunan indeks literasi digital di 2022 dibanding 2021 silam.

Literasi digital adalah pengetahuan atau kecakapan pengguna internet dalam memanfaatkan media digital seperti media sosial, belanja online, mengakses informasi hingga berbagi informasi melalui teknologi.

Berdasarkan laporan Survei Status Literasi Digital Indonesia 2022 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), NTT di 2020 masuk sebagai 10 provinsi dengan indeks literasi terbaik yakni mencapai 3,60 di atas rerata Indonesia yaitu 3,49 di 2021.

Sedangkan di tahun lalu, NTT sama sekali tidak masuk dalam 15 provinsi terbaik, bahkan di bawah rata-rata indeks literasi digital Indonesia 2022 yakni 3,54.

Ilustrasi internet. (freestock.com)
Ilustrasi internet. (freestock.com)

Sehingga dengan poin skala 1-5, indeks literasi Indonesia berada di level sedang, berdasarkan indikator digital skill, digital ethics, digital safety, dan digital culture.

PLT Kadis Kemenkominfo Kab. Ende NTT, Suprianto mengatakan literasi digital di NTT harus digencarkan karena 73,3 persen penduduk Indonesia adalah pengguna internet.

Pengguna internet khususnya media sosial yang besar ini, berisiko membuat masyarakat mudah termakan hoax, isu SARA, hingga berpotensi jadi korban kejahatan digital sehingga literasi digital di NTT harus digencarkan.

"Masyarakat hanya tahu cara menggunakan media sosial tanpa memahami akibatnya. Karenanya, Pekan literasi digital ini penting untuk meningkatkan wawasan digital masyarakat Ende," ujar Suprianto melalui rilis Pekan Literasi Digital yang diterima suara.com, Kamis (11/5/2023).

Sementara itu Dosen Akuntansi Universitas Flores, Dr. Laurentius D. Gadi Djou mengatakan Indonesia sedang melakukan transformasi digital agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hidup di tengah teknologi digital yang terus berkembang.

Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka Antar Amanda Manopo ke Lokasi Syuting Film Indigo, Ini Kata Sara Wijayanto

Namun Dr. Laurentius menambahkan transformasi digital harus dibarengi dengan kemampuan masyarakat menyerap informasi yang baik dan benar, serta tidak mengabaikan norma dan adat sebagai ciri khas masyarakat Indonesia.

"Hal-hal dasar yang harus diperhatikan diantaranya perhatikan norma budaya, menjaga etika saat berada di dunia maya, serta keamanan dan kenyamanan diri sendiri dan orang lain dalam lingkungan digital," timpal Dr. Laurentius.

Sementara itu Workshop Literasi Digital baru saja digelar di Graha Ristela, Kabupaten Ende, NTT pada Rabu, 10 Mei 2023 yang bertajuk kampanye #MakinCakapDigital hasil kerjasama Kemenkominfo dan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI