Anak Indah Permatasari dan Arie Kriting Disebut Kegemukan, Memang ASI Bisa Bikin Obesitas?

Sabtu, 20 Mei 2023 | 19:05 WIB
Anak Indah Permatasari dan Arie Kriting Disebut Kegemukan, Memang ASI Bisa Bikin Obesitas?
Momen Indah Permatasari Mudik ke Rumah Mertua (YouTube/Indah Permatasari)

Suara.com - Anak Indah Permatasari dan Komika Arie Kriting memiliki tubuh besar hingga disebut anak obesitas oleh netizen. Pertanyaanya, bisakah ASI membuat anak obesitas?

Dalam unggahan terbaru Indah Permatasari Jumat, 19 Mei 2023 memperlihatkan perempuan berusia 26 tahun itu menggendong buah hatinya yang berisi.

“Setiao waktu bersamanya, Si bayi kecilku,” ungkap @indahpermatas dikutip suara.com, Sabtu (20/5/2023).

Sejak dilahirkan pada 1 September 2022 dengan metode caesar, Indah konsentrasi memberikan air susu ibu atau ASI eksklusif untuk bayinya selama 6 bulan tanpa diberikan susu formula.

Tapi meski begitu, Indah kerap memamerkan anaknya memiliki lengan seperti roti sobek karena banyak minum ASI.

“ASI itu ada foremilk dan hindmilk. So genks, Indah ini ASI-nya banyak hindmilknya jadi banyak mengandung lemaknya, makanya babynya gemoy. Ini nggak overwight ya sah-sah aja kalau gemoy-nya karena ASI, sehat banget ya dek,” ungkap netizen @jellypratiwi di kolom komentar.

Sementara itu National Health and Medical Research Council (NHMRC) Australia, American Academy of Pediatrics hingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif 6 bulan.

Setelahnya bayi tidak hanya sekedar membutuhkan ASI tapi juga perlu makanan pendamping ASI alias MPASI.

Mengutip Bellybelly, hingga saat ini tidak ada bukti menunjukan ASI eksklusif bisa meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau bayi obesitas. Sebaliknya, justru pemberian susu formula dikaitkan dengan risiko bayi obesitas.

Baca Juga: Nursyah Tak Terima Dibilang Gila Karena Joget Dengan Tanaman : Itu Mainan Nge-DJ

Penelitian PubMed Central, menyebutkan berat badan bayi berlebih bisa dikurangi dengan kegiatan menyusui. Namun ada beberapa bayi alami berat badan berlebih meski hanya mendapat ASI eksklusif.

Sedangkan penelitian terbaru Harvard Medical School menyebutkan pada ibu dengan berat badan normal dan ibu dengan kelebihan berat badan, memiliki komposisi ASI yang berbeda.

Pada ibu obesitas bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih untuk bayi. Ini karena dalam ASI-nya terkandung 20 metabolit berbeda dibanding pada perempuan dengan berat badan normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI