Biksu Thailand Curi Perhatian Jalan Kaki ke Candi Borobudur Pakai Jubah Senada, Mengapa Warnanya Oranye?

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 01 Juni 2023 | 08:29 WIB
Biksu Thailand Curi Perhatian Jalan Kaki ke Candi Borobudur Pakai Jubah Senada, Mengapa Warnanya Oranye?
32 biksu jalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur. (TikTok)

Suara.com - Aksi para biksu jalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur untuk melakukan ritual thudong menyambut Hari Waisak hingga kini masih menuai perhatian masyarakat. Hal ini menjadi menarik karena para biksu kompak memakai jubah berwarna oranye atau dikenal dengan sebutan kasaya.

Sebab warna oranye itu langsung membuat para biksu menjadi perhatian ketika melewati jalan. Bahkan, masyarakat Indonesia juga terlihat sangat antusias menyambut para biksu yang jalan menuju Candi Borobudur tersebut.

Namun, rupanya di balik warna oranye yang mencolok, terdapat makna tersendiri di dalamnya. Terdapat kisah dan makna dari para biksu yang mengenakan jubah khas berwarna oranye tersebut.

Awal mula penggunaan jubah oranye atau kasaya

Melansir Grunge, awal mula dikenakannya jubah berwarna oranye ini dimulai dari masa Siddhartha Gautama atau Sang Buddha. Siddhartha Gautama dilahirkan dalam kekayaan sebagai pangeran. Namun, ia menyerahkan kehidupannya itu menjadi seorang pertapa tanpa harta.

Puluhan biksu disambut warga di Pekalongan. (ANTARA)
Puluhan biksu disambut warga di Pekalongan. (ANTARA)

Hal tersebut membuat ia berada pada pertengahan, yaitu tidak menjadi kaya ataupun miskin. Sampai pada akhirnya ia mendapat pencerahan saat melakukan meditasi di bawah pohon Badhi (kebangkitan). Sebab mendapat pencerahan itu, ia mulai membagikan ilmunya kepada orang lain hingga dipanggil Sang Buddha.

Setelah mulai banyak mendapatkan siswa, Siddhartha Gautama merancang pakaian sederhana untuk digunakan. Ia memilih merancang juga dengan warna yang mirip dengan pertapa Hindu. Awalnya, biksu Buddha mengenakan pakaian dari kain perca murni. Namun, setelah dijahit, dicuci, serta diwarnai dengan kunyit, akhirnya jubah tersebut memiliki warna oranye yang cerah.

Makna warna

Pemilihan warna dari jubah tersebut juga tidak sembarangan. Siddharta Gautama memilih warna kunyit karena melambangakan nyala api. Hal ini juga dipercaya sebagai kebenaran. Ketika seorang biksu memakai jubah ini, artinya mereka adalah para pencari spiritual sesuai kebenaran batin diri sendiri. Mereka mencari pencerahan dari nyala warna jubah tersebut.

Bagi umat Buddha Theravada di Thailand, warna oranye cerah ini melambangkan cahaya bersinar dalam kegelapan. Warna ini juga mewakili kedamaian, sifat Ketuhanan, serta kemurnian jalan menuju kecerahan.

Tidak hanya itu, warna oranye pada jubah para biksu juga melambangkan kesempurnaan, penerangan, dan pencarian ilmu. Meski pada beberapa wilayah warnanya tidak selalu oranye cerah, tetapi ini menjadi tradisi yang diturunkan oleh Siddhartha Gautama.

Sebab hal itu, hingga saat ini penggunaan jubah berwarna oranye cerah itu masih berlangsung. Para biksu tetap mempertahankan tradisi yang dimulai oleh sang Buddha. Namun, untuk penggunaannya tidak sembarangan, jubah oranye ini dipakai hanya untuk para bhikkhu atau biksu yang telah ditahbiskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Jadwal dan Daftar Harga Tiket Candi Borobudur Saat Libur Waisak 2023

Catat! Jadwal dan Daftar Harga Tiket Candi Borobudur Saat Libur Waisak 2023

News | Rabu, 31 Mei 2023 | 20:44 WIB

Jadi Tujuan 32 Biksu dari Thailand Peringati Waisak , Apa Istimewanya Candi Borobudur?

Jadi Tujuan 32 Biksu dari Thailand Peringati Waisak , Apa Istimewanya Candi Borobudur?

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2023 | 18:38 WIB

Dibilang Mirip Aktor Laga dan Murah Senyum, Ini Potret Biksu Thailand Luang Phi New yang Punya Banyak Fans di Indonesia

Dibilang Mirip Aktor Laga dan Murah Senyum, Ini Potret Biksu Thailand Luang Phi New yang Punya Banyak Fans di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2023 | 16:45 WIB

Terkini

30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja

30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:15 WIB

7 Rekomendasi Parfum Indomaret Wanita Tahan Lama untuk Lebaran Anti Bau

7 Rekomendasi Parfum Indomaret Wanita Tahan Lama untuk Lebaran Anti Bau

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:11 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer agar Wajah Glowing saat Lebaran 2026

7 Rekomendasi Moisturizer agar Wajah Glowing saat Lebaran 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:03 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung dan Bernasib Baik Mulai 19 Maret 2026

3 Zodiak Paling Beruntung dan Bernasib Baik Mulai 19 Maret 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:31 WIB

Salat Idulfitri Berapa Rakaat? Intip Waktu Pelaksanaan, Niat, dan Tata Caranya

Salat Idulfitri Berapa Rakaat? Intip Waktu Pelaksanaan, Niat, dan Tata Caranya

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:28 WIB

7 Pilihan Sunscreen di Alfamart untuk Melindungi Kulit saat Salat Idulfitri

7 Pilihan Sunscreen di Alfamart untuk Melindungi Kulit saat Salat Idulfitri

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:17 WIB

Kapan Waktu Terbaik Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin? Ini Makna Sebenarnya, Jangan Keliru

Kapan Waktu Terbaik Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin? Ini Makna Sebenarnya, Jangan Keliru

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:10 WIB

Kapan Takbiran 2026? Ini Informasi Muhammadiyah dan Pemerintah

Kapan Takbiran 2026? Ini Informasi Muhammadiyah dan Pemerintah

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Tahan Lama di Alfamart, Harga Murah Meriah

5 Parfum Lokal Wangi Tahan Lama di Alfamart, Harga Murah Meriah

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:25 WIB

Dilema Mudik Lebaran: Siapa yang Jaga Orang Tua Rentan Saat Semua Keluarga Pulang Kampung?

Dilema Mudik Lebaran: Siapa yang Jaga Orang Tua Rentan Saat Semua Keluarga Pulang Kampung?

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:46 WIB