Anak Kalah dan Ngambek Saat Lomba 17 Agustus Orang Tua Harus Gimana? Ini Tips Dari Ahli

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 13 Agustus 2023 | 16:05 WIB
Anak Kalah dan Ngambek Saat Lomba 17 Agustus Orang Tua Harus Gimana? Ini Tips Dari Ahli
Ilustrasi ide lomba 17 Agustus untuk anak-anak (unsplash)

Suara.com - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-78, biasanya akan diadakan lomba-lomba yang dilakukan anak-anak. Lomba 17 Agustus ini menjadi momen anak untuk merayakan HUT Kemerdekaan. Lomba dibuat untuk mengajarkan perjuangan kepada anak untuk mencapai kemenangan.

Meski demikian, saat anak mengalami kekalahan dalam lomba tersebut, biasanya mereka akan merasa sangat sedih. Bahkan, anak bisa menangis dan marah akibat kekalahannya tersebut.

Padahal, kekalahan dalam sebuah perlombaan adalah hal wajar. Namun, karena anak belum begitu paham akan hal tersebut, mereka akan merasa sangat kecewa dan sedih dengan kekalahannya. Oleh sebab itu, ketika anak mengalami kekalahan, ini menjadi momen bagi orang tua mengajarkan cara menerimanya dengan baik.

Ilustrasi lomba 17 Agustus (Freepik/fmf.design)
Ilustrasi lomba 17 Agustus (Freepik/fmf.design)

Orang tua harus bisa mengajarkan anak untuk menerima kekalahan dengan baik. Selain itu, orang tua juga bisa melatih anaknya untuk menerima kekalahan dengan melakukan berbagai hal. Lalu hal apa saja yang dapat dilakukan orang tua untuk bisa mengajarkan anaknya menerima kekalahan? Melansir Today's Parent, psikoterapis dan parenting educator, Andrea Nair membagikan beberapa tips untuk mengajarkan anak menerima kekalahan. 

1. Latih Mereka Kalah

Untuk membuat anak menerima kekalahan, cara yang dapat dilakukan yaitu mereka harus mengalaminya terlebih dahulu. Oleh sebab itu, orang tua dapat mencoba bermain dengan anak dan membuatnya kalah. Hal ini akan membuat anak merasakan bagaimana rasanya kalah dalam suatu pertandingan atau perlombaan.

2. Jelaskan mengenai peluang

Ketika anak mengalami kekalahan, ini menjadi kesempatan untuk orang tua menjelaskan peluang akan kemenangan. Orang tua bisa menjelaskan Kenapa lawannya bisa menang dalam pertandingan tersebut. Jelaskan kepada anak kalau peluang untuk menang terdiri dari berbagai hal, mulai dari keberuntungan, kemampuan, ataupun keduanya. Ini akan membantu mengurangi rasa kecewa berlebih kepada anak.

3. Tunjukkan rasa sportivitas

Orang tua dapat menunjukkan rasa sportivitas dengan menonton pertandingan bersama anak. Misalnya, ketika tim favorit merasa kalah, orang tua bisa menunjukkan rasa kecewa dalam hal yang positif. Artinya orang tua bisa menunjukkan kalau dirinya tidak menyalahkan tim yang kalah tersebut. Namun, orang tua bisa menjelaskan kepada anak kalau semua itu adalah bagian dari pertandingan.

4. Selalu tunjukan pemikiran yang positif

Orang tua juga penting mengajarkan kepada anaknya untuk selalu menenangkan pemikiran yang positif selama pertandingan. Artinya, hal yang utama dalam melakukan pertandingan adalah menikmatinya. Dengan begitu, ketika rasakanlah, akan ada pemikiran untuk melakukan yang lebih baik dari kekalahannya itu.

5. Beri rasa empati

Kekalahan memang akan sangat menyedihkan bagi anak. Oleh sebab itu, orang tua penting menunjukkan empatinya kepada anak. Oleh karena itu, saat anak kalah orang tua tetap memberikan ucapan selamat sebagai bentuk dukungan dan empati kepadanya.

6. Jangan marah

Hal penting lainnya untuk mengajarkan anak kekalahan yaitu dengan tidak marah titik usahakan orang tua untuk tidak memarahi anaknya ketika mereka kalah. Telepon kekalahan memang tidak menyenangkan, Orang tua harus tetap tenang dan memberi semangat kepada anaknya untuk lebih baik di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Malam Tirakatan 17 Agustus Menurut Islam, Khalid Basalamah: Itu Ijtihad Individual

Hukum Malam Tirakatan 17 Agustus Menurut Islam, Khalid Basalamah: Itu Ijtihad Individual

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 16:02 WIB

Kalimalang Dulu dan Sekarang, Dibangun 12 Tahun Setelah Indonesia Merdeka hingga Jadi Arena Lomba 17 Agustus

Kalimalang Dulu dan Sekarang, Dibangun 12 Tahun Setelah Indonesia Merdeka hingga Jadi Arena Lomba 17 Agustus

Bekaci | Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:23 WIB

Sambut HUT RI ke-78, Simak Contoh Doa Malam Tirakatan 17 Agustus

Sambut HUT RI ke-78, Simak Contoh Doa Malam Tirakatan 17 Agustus

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 07:05 WIB

Terkini

3 Pimpinan Baru BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Ada Birokrat Senior hingga Mayjen TNI

3 Pimpinan Baru BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Ada Birokrat Senior hingga Mayjen TNI

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:33 WIB

Pakai Kapas atau Tangan? Ini Cara Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter

Pakai Kapas atau Tangan? Ini Cara Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:33 WIB

Siapa Itu Sony Sonjaya? Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Ternyata Purnawirawan Polri

Siapa Itu Sony Sonjaya? Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Ternyata Purnawirawan Polri

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:23 WIB

Snail Mucin untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit Wajah

Snail Mucin untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit Wajah

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:20 WIB

Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional

Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:07 WIB

6 Kontroversi Dadan Hindayana di BGN, Usul Menu Ulat Sagu hingga Motor Listrik 1 Triliun

6 Kontroversi Dadan Hindayana di BGN, Usul Menu Ulat Sagu hingga Motor Listrik 1 Triliun

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:07 WIB

Siapa Kepala BGN Sekarang? Ini Profil Nanik S Deyang Beserta Gaji dan Tugasnya

Siapa Kepala BGN Sekarang? Ini Profil Nanik S Deyang Beserta Gaji dan Tugasnya

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:46 WIB

Masih Sering Dilakukan, Ini 8 Kesalahan Memakai Sunscreen yang Diam-Diam Merusak Kulit

Masih Sering Dilakukan, Ini 8 Kesalahan Memakai Sunscreen yang Diam-Diam Merusak Kulit

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:24 WIB

Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?

Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:07 WIB

Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:05 WIB