Artis Jualan di Live TikTok, Ternyata Islam Larang Orang Penghambur Harta Berjualan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 September 2023 | 12:14 WIB
Artis Jualan di Live TikTok, Ternyata Islam Larang Orang Penghambur Harta Berjualan
Suasana pertokoan yang tutup di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (19/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Heboh Pasar Tanah Abang sepi hingga memicu tudingan artis jualan live TikTok sebagai penyebabnya. Padahal hukum islam melarang orang yang menghamburkan uang untuk bertransaksi atau berjualan loh.

Masih ramai di media sosial anggapan para artis serakah karena jualan barang di live TikTok dengan harga murah alias banting harga. Tapi di saat bersamaan, barang tersebut juga dijual pedagang di pasar offline seperti Pasar Tanah Abang. Hasilnya pembeli sepi dan membuat pedagang gulung tikar.

Bahkan perilaku banting harga menggunakan akun media sosial TikTok ini disebut predatory pricing atau menjual barang di bawah harga modal. Apalagi barang yang dijual para artis ini bukanlah produk miliknya sendiri, melainkan milik orang lain yang ingin meraih penjualan sebanyak-banyaknya.

"Jadi, apa sebabnya para pedagang kecil mengeluhkan sepinya penjualan? Benarkah pembeli yang mulai berkurang, atau orang orang rakus dan serakah yang sudah terlanjur menguasai pasar di dalam genggaman?," ungkap akun Facebook Sarah Amalia dan dibagikan ulang akun Twitter @mediocrickey, dikutip suara.com, Selasa (20/9/2023).

Netizen meyakini para artis tanpa harus menjual barang murah tetap akan bisa hidup dengan nyaman, bisa tidur nyenyak tanpa harus kelaparan. Dibanding pedagang yang berjualan demi bertahan hidup atau demi bisa tetap makan tiga kali sehari.

"Padahal, tanpa membuka jasa live TikTok itu uang mereka sudah berlimpah ruah," ungkap Sarah Amelia lagi.

Melansir NU Online berjualan dalam islam dikenal dengan bidang muamalah, yang di dalamnya melibatkan transaksi. Menariknya, menurut Direktur Student Crisic Center, Ahmad Surur menjelaskan jika ada enam kelompok orang yang tidak boleh melakukan transaksi. Salah satunya adalah mereka yang menghambur-hamburkan harta atau isrof.

Ini karena kelompok ini orang yang mengutamakan hidup mewah dibanding kebutuhan, di luar dari sandang atau pakaian secukupnya, papan (tempat tinggal secukupnya) dan pangan (makanan secukupnya).

"Dua kelompok terakhir ini adalah tipologi orang yang mendahulukan kebutuhan tersier daripada primer," ujar Ahmad Surur dalam pengajian fiqih di Aula Kantor PCNU Banyuwangi, 14 Agustus 2018.

baca juga

Adapun selain orang yang mengutamakan hidup mewah, 5 kelompok lain yang dilarang bertransaksi yakni anak kecil karena belum bisa membedakan mata uang, orang kurang akal karena tidak bisa membedakan kekurangan dan kerugian, orang gila dan hamba sahaya. Lalu kelima orang yang merugi, pailit atau sedang bangkrut yang disebut dengan muflis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Tanah Abang Sepi, Warganet Tuding Raffi Ahmad Hingga Baim Wong Jualan di Tiktok Matikan Pedagang Kecil

Pasar Tanah Abang Sepi, Warganet Tuding Raffi Ahmad Hingga Baim Wong Jualan di Tiktok Matikan Pedagang Kecil

Lifestyle | Rabu, 20 September 2023 | 10:13 WIB

Dituding Rampas Rezeki Pelaku UMKM, Ruben Onsu Dibela Pemilik Brand Sembako Ini

Dituding Rampas Rezeki Pelaku UMKM, Ruben Onsu Dibela Pemilik Brand Sembako Ini

Entertainment | Rabu, 20 September 2023 | 07:50 WIB

Jual Produk Murah dan Rusak Harga Pasar, Muzdalifah Bikin UMKM Kecil Menjerit

Jual Produk Murah dan Rusak Harga Pasar, Muzdalifah Bikin UMKM Kecil Menjerit

Video | Rabu, 20 September 2023 | 06:05 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×