Siapa Penghasut Syahrul Yasin Limpo Biar Tak Penuhi Panggilan KPK?

Farah Nabilla

Minggu, 15 Oktober 2023 | 15:27 WIB
Siapa Penghasut Syahrul Yasin Limpo Biar Tak Penuhi Panggilan KPK?
Tersangka Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dihadirkan dalan konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi Kementerian Pertanian (kementan) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru soal kasus yang terjadi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Menurut mereka, ada seseorang yang menghasut eks Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) agar tak kooperatif dalam pemeriksaan.

Sebelum itu, kuasa hukum SYL, yakni Febri Diansyah menantang KPK untuk membeberkan sosok yang dimaksud.

Sebab, menurutnya, SYL sudah kooperatif dalam menjalani proses hukum KPK. Kliennya ini bahkan telah mengonfirmasi akan penuhi panggilan.

"Sebaiknya KPK mengungkap saja siapa yang melakukan hal tersebut. Karena kalau kami dari penasihat hukum sejak awal menyarankan kooperatif dan memenuhi panggilan KPK. Bahkan Pak Syahrul confirm akan datang memenuhi panggilan penyidik," kata Febri kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).

Siapa Penghasut SYL?

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengatakan bahwa KPK telah mengidentifikasi seseorang yang diduga menghasut SYL.

Sosoknya ini diketahui telah mengirim pesan kepada sang mantan Mentan agar tidak kooperatif terhadap pemeriksaan KPK.

Sebelum penangkapan, tim penyidik KPK menemukan sejumlah pesan dalam ponsel SYL. Isinya berupa ajakan agar ia tak hadir dalam panggilan KPK.

baca juga

Hal ini lantas menuai kecurigaan terhadap SYL dan semakin memperkuat alasan KPK untuk menangkap eks Mentan itu.

"Kami coba terus memantau dan setelah dilakukan penangkapan, diperoleh dari alat komunikasinya itu (pesan menghasut untuk SYL agar) tidak akan menghadiri panggilan di hari ini," ungkap Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, Jumat (13/10/2023).

Asep dalam konferensi pers tersebut juga memastikan bahwa penangkapan SYL merupakan bagian dari komitmen KPK untuk menuntaskan dugaan kasus korupsi di Kementan. Namun, ia memberikan informasi lebih lanjut terkait sosok yang menghasut itu.

Aliran Dana Korupsi Masuk ke NasDem

Di sisi lain, NasDem sempat mempertanyakan soal aliran dana korupsi yang masuk ke internal partai. Alexander pun menjelaskan bahwa ada penggunaan uang yang ditujukan untuk kepentingan partai senilai miliaran rupiah. Hal ini atas perintah SYL.

"Ditemukan juga aliran penggunaan uang sebagaimana perintah SYL yang ditujukan untuk kepentingan Partai NasDem dengan nilai miliaran rupiah dan KPK akan terus mendalami,” ujar Alexander, dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (13/10/2023).

Lebih lanjut, dalam melancarkan aksinya, SYL disebut membuat kebijakan pribadi. Ia memungut dana hingga menerima setoran dari ASN Kementan untuk menggendutkan rekening pribadi serta memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarga.

Hal tersebut dikatakan Alex terjadi dalam kurun waktu tahun 2020-2023. SYL memerintagkan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono (KS) dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Kementan, Muhammad Hatta untuk melakukan penarikan uang dari eselon I dan II.

Penyerahan itu dapat berupa tunai, transfer rekening bank, hingga barang atau jasa. Nominalnya mulai dari 4 ribu USD (sekitar Rp60 juta) sampai 10 ribu USD (Rp150 juta). Sementara dari NasDem menyebut aliran dana digalang SYL untuk korban bencana alam.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diisukan Peras Syahrul Yasin Limpo, Harta Kekayaan Firli Bahuri Ternyata Lebih Banyak dari SYL!

Diisukan Peras Syahrul Yasin Limpo, Harta Kekayaan Firli Bahuri Ternyata Lebih Banyak dari SYL!

Hits | Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:46 WIB

Profil Sadikin Rusli, Si Perantara Saweran Uang Panas Johnny G Plate

Profil Sadikin Rusli, Si Perantara Saweran Uang Panas Johnny G Plate

Lifestyle | Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:30 WIB

Kronologi Sadikin Rusli Jadi Tersangka Korupsi BTS 4G, Sempat Berstatus Saksi

Kronologi Sadikin Rusli Jadi Tersangka Korupsi BTS 4G, Sempat Berstatus Saksi

Bisnis | Minggu, 15 Oktober 2023 | 11:23 WIB

Pernyataan KPK Soal Aliran Dana Korupsi SYL Dinilai Politis, NasDem: Mbok ya Direm-rem Lah

Pernyataan KPK Soal Aliran Dana Korupsi SYL Dinilai Politis, NasDem: Mbok ya Direm-rem Lah

News | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 20:23 WIB

Kecanduan Judi Online, Kades Mengkalang Kubu Raya Sikat Dana Desa Rp 800 Juta

Kecanduan Judi Online, Kades Mengkalang Kubu Raya Sikat Dana Desa Rp 800 Juta

Kalbar | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 19:47 WIB

Harta Kekayaan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Disorot, Istrinya Kerap Pamer Barang Branded, Terciduk Naik Helikopter

Harta Kekayaan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Disorot, Istrinya Kerap Pamer Barang Branded, Terciduk Naik Helikopter

Video | Minggu, 15 Oktober 2023 | 09:00 WIB

Terkini

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

×