Seorang Gadis Dirudapaksa Ayah, Paman, dan Kakek, Kenapa Kekerasan Seksual Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Jum'at, 27 Oktober 2023 | 18:24 WIB
Seorang Gadis Dirudapaksa Ayah, Paman, dan Kakek, Kenapa Kekerasan Seksual Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Rochmat)

Suara.com - Media sosial kembali dihebohkan dengan kasus pemerkosaan gadis usia 17 tahun yang dilakukan oleh keluarganya sendiri. Gadis berinisial AP merupakan warga dari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun.

Pilunya AP diperkosa oleh ayah, paman, hingga kakeknya sendiri. Tentu saja kasus ini langsung mendapat perhatian dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Madiun.

Pada Rabu (25/10/2023) korban bersama LSM WKR dan psikiater dari Dinas PPPA Kabupaten Madiun mendatangi Polres Madiun guna melakukan pendampingan terhadap korban, selama proses pemeriksaan dan penyedikan oleh Unit PPA Satreskim Polres setempat.

Pendalaman pemeriksaan korban ini dilakukan oleh polisi untuk memastikan kembali keterangan korban, karena korban sudah dua kali melaporkan kasus yang sama di tahun 2021. Di mana pelaku pemerkosaan telah dihukum dan dipenjara.

Budi Santoso koordinator LSM WKR menilai pasca kasus yang pertama di tahun 2021, korban mulai mendapat perlakuan tidak adil dan kasar oleh keluarganya. Sehingga korban sudah dua kali kabur dari rumah.

Namun, hingga kini kasus ini masih didalami oleh pihak penyidik agar informasi diberikan benar-benar sudah valid dan bukan dugaan saja.

Kenapa Kekerasan Seksual Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Merujuk pada Ahli Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Amsterdam, Prof. Dr. Saskia E. Wieringa mengatakan, tak bisa dipungkiri saat ini banyak pelaku kasus kekerasan seksual terhadap anak berasal dari orang terdekat.

"Kini sudah banyak kasus pemerkosaan yang melibatkan orang terdekat seperti keluarga dengan anak, paman dengan keponakan atau kakek ke cucu atau di lingkungan sekolah seperti guru dengan murid. Hal ini disebabkan karena ada unsur kekuasaan yang sangat kental di sini, sehingga anak tidak bisa berbuat apa-apa karena terlalu takut," kata Siska

baca juga

Tentu saja dalam kondisi tersebut kebanyakan anak terlalu takut untuk bisa melawan. Karena dalam keluarga orang tua lah yang paling berkuasa. Selain itu, trauma pada peristiwa ini bukan lah hal yang mudah untuk diesembuhkan dan luka itu akan terus membekas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mabuk, Pria Bejat di Rokan Hulu Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Mabuk, Pria Bejat di Rokan Hulu Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Riau | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 10:29 WIB

Keterlaluan, Ayah di Surabaya Tega Cabuli Anak Tirinya Saat Tidur

Keterlaluan, Ayah di Surabaya Tega Cabuli Anak Tirinya Saat Tidur

Jatim | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 09:00 WIB

Sempat Ancam Bikin Cacat Ayah Warganet, Jefri Nichol Akui Sudah Bertemu Langsung dan Minta Maaf

Sempat Ancam Bikin Cacat Ayah Warganet, Jefri Nichol Akui Sudah Bertemu Langsung dan Minta Maaf

Your Say | Kamis, 26 Oktober 2023 | 17:56 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×