Perbedaan Antisemitisme dan Antizionisme Dalam Konflik Palestina Israel

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Senin, 06 November 2023 | 14:10 WIB
Perbedaan Antisemitisme dan Antizionisme Dalam Konflik Palestina Israel
arti ilustrasi semangka palestina (freepik)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, para demonstran Yahudi di New York melancarkan aksi demonya untuk menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza. Aksi duduk massal atau mass sit-in yang diikuti oleh ratusan orang ini digelar oleh kelompok bernama Suara Yahudi untuk Perdamaian (JVP) di Stasiun Grand Central di New York City.

Para demonstran yang mengenakan kaos warna hitam dengan tulisan berbunyi 'Not In Our Name' dan 'Cease Fire Now' memenuhi main hall pada Stasiun Grand Central yang biasanya ramai orang. Ada juga demonstran yang mengenakan kaos bertuliskan 'Jews Say Cease Fire Now'.

Hal yang membuat aksi ini tidak biasa adalah karena tulisan pada kaos yang mereka kenakan. Demonstrasi ini menjadi respon terkeras dari warga Yahudi AS atas sikap Israel yang kerap kali melabeli perlawanan warga Palestina terhadap Israel sebagai aksi antisemitisme.

Padahal sebenarnya perlawanan warga terhadap rezim Israel adalah sikap antizionisme. Lantas antisemitisme itu berbeda dari antizionsime? Berikut ulasannya.

Perbedaan Antisemitisme dan Antizionisme

Antisemitisme dan antizionisme merupakan dua hal yang berbeda. Antisemitisme adalah sikap permusuhan dan prasangka negatif terhadap ras Yahudi. Jadi, paham ini merujuk pada isu sara.

Antisimetisme ini sudah ada sejak sebelum masehi dan terus tumbuh hingga kiwari. Pada abad ke-20 peristiwa Holocaust menjadi bukti paling brutal yang menggambarkan antisimetisme ini.

Sementara itu, antizionisme merupakan gerakan perlawanan terhadap zionisme. Hal ini merujuk pada paham politik yang menghendaki pendirian sebuah negara untuk bangsa Yahudi.

Etnonasionalisme merupakan doktrin pokok zionisme yang memiliki ciri khas ekslusifitas ras. Paham politik ini muncul pada 1897 sebagai gerakan politik yang dipelopori Theodor Herzl.

baca juga

Herzl berkeyakinan bangsa Yahudi tak akan hidup aman dan tenang jika tak memiliki negara sendiri. Setelah itu, pada tahun 1901 seorang tokoh zionis Inggris bernama Israel Zangwill mencetuskan sebuah sloga "A land without people for people without a land".

Slogan yang dicetukan Israel Zangwill lantas dipropagandakan dan jadi pembenaran atas, pendudukan tanah Palestina. Tentu saja tidak semua orang Yahudi setuju dengan paham zionisme.

Salah satunya Jewish Voice for Peace (JVP) adalah kelompok Yahudi Amerika Serikat yang mempromosikan perdamaian dan HAM di Israel-Palestina. Kendati demikian, kelompok seperti ini malah kerap disebut sebagai antisemitisme.

Merujuk pada jurnal berjudul An Immoral Dilemma: The Trap of Zionist Propaganda, dalih antisemitisme ini adalah propaganda dari pemerintah Israel untuk memojokkan kelompok-kelompok penentang rezim, termasuk dalam isu perlawanan pendudukan Israel di Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simbol-simbol Perlawanan Palestina terhadap Israel, Mulai dari Semangka hingga Sendok

Simbol-simbol Perlawanan Palestina terhadap Israel, Mulai dari Semangka hingga Sendok

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 18:23 WIB

CD Palestino Klub Asal Cile yang Bersuara Lantang untuk Kemerdekaan Palestina

CD Palestino Klub Asal Cile yang Bersuara Lantang untuk Kemerdekaan Palestina

Bola | Minggu, 05 November 2023 | 18:15 WIB

Potret Puan Maharani Pidato Dalam Aksi Bela Palestina, Harga Sepatunya Jadi Sorotan

Potret Puan Maharani Pidato Dalam Aksi Bela Palestina, Harga Sepatunya Jadi Sorotan

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 18:09 WIB

Terkini

Terios Edisi Spesial Jadi Taktik Daihatsu Kerek Penjualan di GIIAS Semarang 2026

Terios Edisi Spesial Jadi Taktik Daihatsu Kerek Penjualan di GIIAS Semarang 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:45 WIB

IHSG Ditutup Anjlok Setelah Reshuflle Kabinet, Nyaris ke Level 5.900

IHSG Ditutup Anjlok Setelah Reshuflle Kabinet, Nyaris ke Level 5.900

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Cara Klaim Presale Guardian Run 2026 Lewat BRImo

Cara Klaim Presale Guardian Run 2026 Lewat BRImo

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Lelah Jadi Konselor Gratisan Pasangan? Waspada Taktik Weaponized Incompetence!

Lelah Jadi Konselor Gratisan Pasangan? Waspada Taktik Weaponized Incompetence!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:41 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal dengan Sol Melengkung, Bikin Langkah Kaki Lebih Enteng

3 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal dengan Sol Melengkung, Bikin Langkah Kaki Lebih Enteng

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sinopsis The Silent Storm, Dracin Kriminal Thriller Dibintangi Jing Bo Ran

Sinopsis The Silent Storm, Dracin Kriminal Thriller Dibintangi Jing Bo Ran

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Apakah Kulkas Baru Tidak Boleh Langsung Dinyalakan? Ini Bahaya dan Cara Mencegahnya

Apakah Kulkas Baru Tidak Boleh Langsung Dinyalakan? Ini Bahaya dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur

Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober

Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Dorong Keterampilan Digital Pengusaha Perempuan, Platform Ini Hadirkan Pelatihan Gratis

Dorong Keterampilan Digital Pengusaha Perempuan, Platform Ini Hadirkan Pelatihan Gratis

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:29 WIB

×