Profil dan Biodata Budi Gunawan, Pernyataan Kontroversial hingga Isu Jabatan Kepala BIN Bakal Diganti

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 07 November 2023 | 14:43 WIB
Profil dan Biodata Budi Gunawan, Pernyataan Kontroversial hingga Isu Jabatan Kepala BIN Bakal Diganti
Budi Gunawan (pbesi.org) - Profil dan Biodata Budi Gunawan, Pernyataan Kontroversial hingga Isu Jabatan Kepala BIN Bakal Diganti

Suara.com - Profil dan biodata Budi Gunawan belakangan ini tengah menjadi sorotan publik terkait isu jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) bakal diganti. Ternyata tidak hanya itu saja, Budi Gunawan juga sempat memberi pernyataan kontroversial.

Kepala BIN ini menyebut bahwa "aura Presiden RI Joko Widodo sudah berpindah sebagian ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto". Ia pun menyiratkan doa untuk Prabowo pada Pemilu 2024. Apakah ini artinya, Budi Gunawan juga masuk ke barisan Prabowo?

Padahal sebelumnya, Budi Gunawan merupakan ajudan Megawati Soekarnoputri. Bagi yang penasaran dengan profil dan biodata Budi Gunawan simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Pernyataan kontroversial Budi Gunawan ini menyita perhatian kalangan pengamat, salah satunya dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi. Ia mengungkapkan bahwa sebaiknya Kepala BIN Budi Gunawan seharusnya lebih berhati-hati dalam memberikan sebuah pernyataan. 

Dia bahkan menyebut pernyataan dari kepala BIN merupakan bentuk kegenitan untuk dapat terlibat dalam isu yang sedang banyak dibicarakan belakangan ini. 

“Sebagai kepala BIN, saya kira Pak BG (Budi Gunawan) punya tanggung jawab untuk memantau berbagai isu yang terkait dengan dinamika politik. Tapi, semua produk BIN hanya wajib disampaikan kepada presiden, bukan menjadi pernyataan publik,” kata dia dikutip dari BBC News Indonesia, pada Senin (10/11/2023). 

Profil dan Biodata Budi Gunawan 

Diketahui, Budi Gunawan adalah ajudan kesayangan Megawati saat masih menjabat Presiden RI. Budi Gunawan sempat gagal menjadi Kapolri lantaran terseret dalam kasus rekening gendut yang dilakukan oleh anggota Polri.

Namun ketika gagal jadi Kapolri, Budi Gunawan tetap bisa menyandang pangkat Jenderal bintang 4 Polri bersama dengan Tito Karnavian. 

Selain menjadi ajudan kesayangan Megawati saat menjabat, Budi Gunawan adalah besan dari Komjen Budi Waseso atau biasa dipanggil dengan sebutan Buwas. 

Pendidikan Budi Gunawan 

Budi Gunawan telah menempuh sejumlah pendidikan kepolisian. Berdasarkan catatan, ia lulus pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1983 dan masuk dalam salah satu lulusan terbaik.

Ia kemudian melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus pada 1986. Lagi-lagi, ia menjadi lulusan terbaik. 

Selanjutnya pada 1998, pria kelahiran Surakarta, 11 Desember 1959 tersebut juga mengikuti pendidikan pengembangan di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri. Budi kemudian melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Staf dan Perwira Tinggi Polri (Sespati). 

Di tahun 2005, Budi menjalani pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dan berhasil meraih gelar sebagai lulusan terbaik. Tak hanya di bidang kepolisian, Budi juga malanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. 

Budi berhasil meraih gelar master dari Universitas Satya Gama, dan gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Trisakti pada tahun 2018. 

Perjalanan Karier Budi Gunawan 

Dikutip dari berbagai sumber, karier Budi Gunawan di kepolisian bermula saat dia lulus dari Akpol pada tahun 1983 kemudian ia ditempatkan di PTIK Jakarta. Setelah itu, Budi beberapa kali dipindahtugaskan ke berbagai wilayah dengan jabatan yang berbeda-beda, mulai dari Polda Lampung, Palembang, sampai Bogor. 

Di tahun 1999, Budi yang berpangkat Komisaris Besar (Kombes) ini dipercayai untuk menjadi ajudan Megawati Soekarnoputri yang kala itu menjabat Wakil Presiden. Hingga Mega menduduki kursi RI-1 selama periode 2000-2004, Budi masih setia menjadi ajudannya. 

Sejak saat itu, karier Budi pun semakin cemerlang. Dia dipercaya untuk menjadi jenderal termuda Polri, pada tahun 2004 dipromosikan naik jabatan dari Kombes jadi Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri. 

Pada tahun 2006-2008, Budi juga dipercaya menjabat sebagai Kaselapa Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Setelah itu, ia juga sempat menjabat Kapolda Jambi selama setahun. Tak berselang lama, Budi pun naik pangkat menjadi bintang dua menjadi Inspektur Jenderal (Irjen). 

Dia bahkan pernah dipromosikan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv Bikum) Polri. Kemudian berlanjut menjadi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, sampai Kapolda Bali. 

Tak sampai di situ, Budi lagi-lagi naik pangkat menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen), lalu dipromosikan menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol), lembaga yang menaungi Akpol, Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), PTIK, dan lain sebagainya. 

Berurusan dengan KPK

Pada Januari tahun 2015, Jokowi juga mengusulkan nama Budi Gunawan sebagai calon Kapolri ke DPR. Kala itu, DPR menyatakan bahwa Budi lolos uji kelayakan dan kepatutan. Akan tetapi, beberapa hari setelah pernyataan itu, Budi ditetapkan sebagai tersangka KPK lantaran kasus dugaan transaksi yang mencurigakan. 

Menjawab penetapan sebagai tersangka itu, Presiden Jokowi pun memutuskan untuk menunda pelantikan Budi dan kemudian menujuk Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolri.

Bersama dengan hal itu, Budi pun mengajukan gugatan praperadilan terhadap kasus yang tengah menjeratnya. Pada bulan Februari 2015 dia lantas dinyatakan menang gugatan praperadilan sehingga dirinya lolos dari hukum. 

Seiring dengan kelanjutan kasusnya, Jokowi pada akhirnya memutuskan untuk mengirimkan surat pergantian Kapolri baru, Badrodin Haiti. Budi Gunawan pun akhirnya ditunjuk menjadi Wakapolri. Jabatan Wakapolri diemban oleh Budi hingga 2016 lantaran ia ditunjuk Presiden sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), pada 9 September 2016. 

Kala itu, Budi juga meraih kenaikan pangkat menjadi bintang empat atau Jenderal Polisi. Seharusnya, pada Januari 2018 Budi pensiun dari Polri lantaran usianya sudah 58 tahun. Akan tetapi, jabatan Kepala BIN tetap dia emban hingga hari ini. 

Endorse Prabowo 

Belum lama ini sosok Budi Gunawan mendapat sorotan karena dianggap telah memberi endorse atau dukungan politik kepada Prabowo Subianto, kandidat calon presiden dari Partai Gerindra. Hal ini bermula dari ucapannya dalam acara peresmian Papua Youth Creative Hub di Jayapura, Papua, pada Selasa (21/3/2023)  

Kegiatan itu juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Presiden Jokowi sampai Menhan Prabowo. Dalam menyampaikan sambutannya, Budi pun menyapa para pejabat yang sudah hadir. Di situ, ia menyinggung kebersamaan Ketua Umum Partai Gerindra dengan kepala negara belakanganm 

"Yang saya hormati para menteri Kabinet Indonesia Maju, Bapak Menteri Pertahanan, Bapak Prabowo Subianto. Kita semua mengamati akhir-akhir ini Bapak Prabowo sering berpergian bersama dengan Bapak Presiden Jokowi," tutur Budi. 

"Beberapa kali Pak Prabowo juga menyatakan bahwa Pak Jokowi adalah gurunya, guru Beliau," katanya. 

Budi juga menyinggung terkait seringnya Prabowo mendampingi Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan ketika melakukan kunjungan kerja. Saat itulah, Budi menyebut jika sebagian aura Jokowi sudah berpindah ke Prabowo. 

"Pada akhirnya hari ini kita menjumpai beliau berdua di sini. Seluruhnya mulai bisa melihat ada aura, aura Pak Jokowi sebagian sudah berpindah ke Pak Prabowo," ujarnya. 

Isu Pergantian Kepala BIN 

Seiring dengan pernyataan kontroversial Budi Gunawan, belakangan juga santer bahwa jabatan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN akan digantikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman. 

Namun di kesempatan yang berbeda, Dudung mengaku bahwa dirinya belum mengetahui kabar yang menyebut jika ia akan ditunjuk menjadi kepala Badan Intelijen Negara (BIN) setelah tidak lagi menjabat sebagai KSAD. 

Diketahui, Dudung sudah meninggalkan jabatan KSAD dan digantikan oleh Wakil KSAD Letjen Agus Subiyanto yang telah dilantik Presiden Joko Widodo pada hari Rabu (25/10/2023) lalu. 

"Belum tahu saya juga (isu ditunjuk menjadi kepala BIN), belum, belum," kata Dudung sebelum berlangsungnya acara pelantikan Letjen Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu pagi. 

Demikianlah profil dan biodata Budi Gunawan, Kepala BIN yang diterpa isu pencopotan jabatan dan pernyataan kontroversinya terkait Prabowo dan Jokowi. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Jajaran TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko Mundur dari Komisaris PTPN V

Masuk Jajaran TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko Mundur dari Komisaris PTPN V

Bisnis | Selasa, 07 November 2023 | 13:15 WIB

Sebut Ada Menteri Berpaham Neolib, Prabowo: Gue Gak Sebut Namanya, Gak Etis!

Sebut Ada Menteri Berpaham Neolib, Prabowo: Gue Gak Sebut Namanya, Gak Etis!

News | Selasa, 07 November 2023 | 13:07 WIB

Momen Prabowo Tiru Ucapan Gibran: Tenang saja, Tenang saja, Kami sudah...

Momen Prabowo Tiru Ucapan Gibran: Tenang saja, Tenang saja, Kami sudah...

Kotak Suara | Selasa, 07 November 2023 | 12:54 WIB

Bobby Ancang-ancang Kembalikan KTA Seperti Gibran, Analis: Kekeliruan Jokowi hingga Runtuhkan Wibawa PDIP

Bobby Ancang-ancang Kembalikan KTA Seperti Gibran, Analis: Kekeliruan Jokowi hingga Runtuhkan Wibawa PDIP

Kotak Suara | Selasa, 07 November 2023 | 12:48 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Foundation SPF untuk Makeup Lebaran agar Wajah Tetap Terlindungi

4 Rekomendasi Foundation SPF untuk Makeup Lebaran agar Wajah Tetap Terlindungi

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:53 WIB

9 Cara Membalas Ucapan Idulfitri 2026 dari Atasan dan Rekan Kerja

9 Cara Membalas Ucapan Idulfitri 2026 dari Atasan dan Rekan Kerja

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:48 WIB

Ucapan Eid Mubarak Seharusnya Dijawab Apa? Ini Respons yang Tepat

Ucapan Eid Mubarak Seharusnya Dijawab Apa? Ini Respons yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:33 WIB

Waktu Terbaik Mengirim Ucapan Idulfitri 2026 Biar Lebih Berkesan

Waktu Terbaik Mengirim Ucapan Idulfitri 2026 Biar Lebih Berkesan

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:25 WIB

Separuh Habitat Hilang, Ini Strategi Pemerintah Selamatkan Gajah Indonesia

Separuh Habitat Hilang, Ini Strategi Pemerintah Selamatkan Gajah Indonesia

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:10 WIB

Promo Alfamart Spesial Nyepi 17-18 Maret 2026, Intip Katalog dan Ketentuannya

Promo Alfamart Spesial Nyepi 17-18 Maret 2026, Intip Katalog dan Ketentuannya

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:08 WIB

5 Makeup Viva Murah Tapi Berkualitas untuk Tampil Flawless saat Lebaran

5 Makeup Viva Murah Tapi Berkualitas untuk Tampil Flawless saat Lebaran

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:51 WIB

Link CCTV Bandar Lampung Hari Ini Live, Pantau Arus Mudik Secara Real-Time

Link CCTV Bandar Lampung Hari Ini Live, Pantau Arus Mudik Secara Real-Time

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:41 WIB

Daftar Nomor Darurat Mudik Lebaran Lengkap: Ambulans, Pertamina, dan Call Center Tol

Daftar Nomor Darurat Mudik Lebaran Lengkap: Ambulans, Pertamina, dan Call Center Tol

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:41 WIB

PP TUNAS Segera Berlaku, Orang Tua Perlu Tahu Risiko Privasi Data Anak di Internet

PP TUNAS Segera Berlaku, Orang Tua Perlu Tahu Risiko Privasi Data Anak di Internet

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:47 WIB