Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan

Vania Rossa

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:54 WIB
Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan
Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Mendalami Sains. (dok. pribadi)
baca 10 detik
  • Natan, putra Detektif Jubun, bercita-cita menjadi ilmuwan biologi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
  • Siswa kelas 8 SMP ini aktif mendalami sains melalui kegiatan belajar, membaca, serta keikutsertaannya dalam Olimpiade Sains Nasional.
  • Natan memanfaatkan waktu luangnya untuk mengembangkan diri melalui hobi musik, olahraga, dan menonton film dokumenter bertema pendidikan.

Suara.com - Di tengah gempuran media sosial dan tren digital yang begitu dekat dengan kehidupan remaja, Natan memilih jalan yang berbeda. Putra semata wayang dari sosok yang dikenal sebagai Detektif Jubun ini justru menghabiskan banyak waktunya untuk belajar, membaca, serta mendalami ilmu pengetahuan.

Meski baru akan menginjak usia 14 tahun pada September 2026, Natan telah memiliki cita-cita yang jelas. Ia ingin menjadi seorang ilmuwan (scientist) di bidang biologi dan berkontribusi melalui penelitian yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Ketertarikan Natan terhadap dunia sains sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah. Saat ini ia merupakan siswa kelas 8 SMP dan akan melanjutkan ke kelas 9 pada tahun ajaran baru mendatang.

Minatnya terhadap ilmu pengetahuan juga dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN). Pengalaman tersebut semakin menguatkan keinginannya untuk terus belajar dan mendalami dunia penelitian.

Tak hanya menyukai pelajaran di sekolah, Natan juga gemar menonton film dokumenter bertema sains, sejarah dunia, dan pendidikan. Baginya, mempelajari bagaimana peradaban berkembang hingga berbagai penemuan ilmiah merupakan aktivitas yang menarik sekaligus membuka wawasan.

Ketika ditanya mengenai impiannya, Natan menjawab dengan mantap bahwa ia ingin menjadi ilmuwan biologi.

Menurutnya, penelitian memiliki peran penting dalam melahirkan berbagai inovasi yang dapat membantu kehidupan banyak orang. Karena itu, ia ingin suatu hari nanti ikut berkontribusi melalui dunia riset.

Selain menyukai sains, Natan juga memiliki hobi travelling. Ia bermimpi dapat mengunjungi berbagai negara untuk mengenal budaya, sejarah, sekaligus memperluas pengetahuan tentang dunia.

Di luar aktivitas akademik, Natan aktif mengembangkan bakatnya di bidang musik. Ia mampu memainkan piano dan biola, dengan lagu-lagu rohani sebagai genre favoritnya.

baca juga

Ia juga rutin berolahraga dan tergabung dalam sebuah klub basket. Aktivitas tersebut menjadi cara baginya menjaga kesehatan sekaligus melatih disiplin dan kerja sama tim.

Berbeda dengan banyak remaja seusianya, Natan mengaku tidak terlalu tertarik menghabiskan waktu di media sosial. Ia lebih memilih menggunakan waktunya untuk belajar, membaca, berlatih musik, atau melakukan aktivitas yang mendukung pengembangan diri.

Dalam kesehariannya, Natan juga dikenal menyukai makanan bergaya Barat seperti spaghetti dan pizza, yang kerap menjadi pilihan saat makan bersama keluarga.

Di balik berbagai aktivitasnya, Natan mengaku bangga terhadap profesi sang ayah, Detektif Jubun. Menurutnya, pekerjaan ayahnya memberikan manfaat bagi banyak orang.

"Papa bisa membantu banyak orang dan menjadi berkat bagi orang banyak," ungkap Natan.

Sementara itu, Detektif Jubun berharap putranya kelak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, rajin belajar, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Harapan saya, Natan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat," ujar Jubun.
Dengan kecintaannya terhadap sains, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan keluarga, Natan menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia masih memiliki mimpi besar untuk berkontribusi melalui ilmu pengetahuan. Cita-citanya menjadi ilmuwan biologi pun menjadi langkah awal untuk menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Colony dan Kaitannya dengan Sains yang Hilang Nurani dan Moralitas

Film Colony dan Kaitannya dengan Sains yang Hilang Nurani dan Moralitas

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:00 WIB

Detektif Jubun: Belajar dari Konflik Pascacerai Ruben-Sarwendah, Kepentingan Anak Jadi Prioritas

Detektif Jubun: Belajar dari Konflik Pascacerai Ruben-Sarwendah, Kepentingan Anak Jadi Prioritas

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:35 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

×