Pilu! Demi Selamatkan Bayi Prematur, Para Dokter di Gaza Bungkus Tempat Tidur dengan Kertas Timah

Dinda Rachmawati

Selasa, 14 November 2023 | 13:01 WIB
Pilu! Demi Selamatkan Bayi Prematur, Para Dokter di Gaza Bungkus Tempat Tidur dengan Kertas Timah
Seorang wanita menggendong seorang gadis bereaksi setelah serangan udara Israel menghantam lingkungan Ridwan di Kota Gaza, Gaza pada 23 Oktober 2023. (ANTARA/Ali Jadallah / Anadolu/pri.)

Suara.com - Tempat tidur bayi-bayi prematur di rumah sakit terbesar di Gaza, Palestina harus dibungkus dengan kertas timah dan ditempatkan di samping air panas dalam upaya putus asa untuk menjaga mereka tetap hidup di tengah agresi Israela yang tak ada hentinya.

Seperti diketahui, beberapa hari ke belakang Israel mulai membom rumah sakit sakit hingga jalan yang mengakibatkan cadangan bahan bakar di sekitar rumah sakit terus menipis. Hal ini membuat aliran listrik mati dan generator tidak berfungsi karena bahan bakar sulit didapatkan.

Dilansir CNN, staf di rumah sakit Al-Shifa pun akhirnya berjuang untuk menjaga bayi baru lahir tetap hidup dan hangat, di tengah persediaan oksigen habis dan mereka harus memindahkan bayi-bayi tersebut dengan tangan dari inkubator unit neonatal ke bagian lain di rumah sakit. 

Sementara itu, seorang reporter jaringan Al Arabiya yang berada di dalam rumah sakit mengatakan kepada CNN bahwa orang-orang terjebak di sana, mereka terlalu takut untuk melarikan diri akibat gempuran sengit Israel.

“Tidak ada lagi air, makanan, susu untuk anak-anak dan bayi. Situasi di rumah sakit sangat buruk,” ujar Direktur pusat medis, Dr. Muhammad Abu Salmiya, mengatakan kepada CNN pada hari Senin.

Kondisi Bayi Prematur di Rumah Sakit di Gaza Palestina (TikTok/@hasslizzalailly)
Kondisi Bayi Prematur di Rumah Sakit di Gaza Palestina (TikTok/@hasslizzalailly)

Gambar di media sosial juga menunjukkan kondidi yang memilukan, di mana beberapa bayi baru lahir yang diambil dari inkubator rumah sakit ditempatkan bersama dalam satu tempat tidur dengan kondisi yang sangat lemah.

Bahkan, menurut dokter rumah sakit Al-Shifa, kepada Al Araby TV beberapa bayi dan anak-anak meninggal dunia di unit perawatan intensif. Dr Medhat Abbas, direktur jenderal kementerian kesehatan Gaza, mengatakan kepada CNN bahwa staf medis di Al-Shifa menyelamatkan empat bayi tetap hidup setelah ibu mereka meninggal dengan melakukan operasi caesar. 

“Sekarang mereka harus membuatnya mereka yang tanpa ibu tetap hidup dan tanpa listrik… Bisakah Anda bayangkan?” katanya dalam pesan suara.

“Ketika bayi-bayi ini lahir prematur, untuk mempertahankan hidup mereka, mereka harus memiliki suhu yang sama dengan suhu tubuh ibu mereka. Suhu ini hanya dapat diberikan di inkubator yang dipanaskan dengan baik,” kata Abbas.

baca juga

Dia memperingatkan bahwa situasinya tentu akan semakin memburuk ketika musim dingin tiba. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas

Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas

Tekno | Selasa, 14 November 2023 | 12:32 WIB

Sinopsis Film Dokumenter Five Broken Cameras, Luka Palestina dalam Sorot Lensa Kamera

Sinopsis Film Dokumenter Five Broken Cameras, Luka Palestina dalam Sorot Lensa Kamera

Your Say | Selasa, 14 November 2023 | 12:09 WIB

Profil Avi Dichter, Menteri Israel Ditegur Netanyahu Gara-gara Sebut Gaza New Nakba

Profil Avi Dichter, Menteri Israel Ditegur Netanyahu Gara-gara Sebut Gaza New Nakba

News | Selasa, 14 November 2023 | 11:43 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×