Ditolak Aceh, Ini Alasan Kenapa Orang Rohingya Sering Mengungsi

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 21 November 2023 | 16:41 WIB
Ditolak Aceh, Ini Alasan Kenapa Orang Rohingya Sering Mengungsi
Ditolak Aceh, Ini Alasan Kenapa Orang Rohingya Sering Mengungsi [ANTARA]

Suara.com - Sejumlah lebih dari 200 pengungsi Rohingya mendarat di bibir pantai wilayah Aceh. kapal pengungsi Rohingya tiba di bibir pantai Desa Pulo Pineung Meunasah Dua, Kecamatan Jangka Bireuen pada Kamis (16/11/2023) pagi. Apa yang menyebabkan warga Rohingya mengungsi, berikut ulasannya.

Kenapa Rohingya Mengungsi? 

Etnis Rohingya merupakan penduduk minoritas Myanmar yang beragama Islam. Mereka bertempat tinggal di Provinsi Arakan di sisi sebelah barat laut Myanmar. Rohingya adalah keturunan campuran diantaranya Arab, Moor, Turki, Persia, Mogul dan Pathan, serta Bengali lokal dan Rakhine. Setelah kemerdekaan Myanmar, warga Rohingnya sempat diberi peran dalam pemerintahan yakni pada tahun 1940-1950.

Sejarah Rohingya Tidak Diakui Myanmar

Etnis Rohingya di Myanmar merupakan penduduk minoritas beragama Islam yang bertempat tinggal di daerah Provinsi Arakan di sisi sebelah barat laut Myanmar. Sekarang dikenal daerah tersebut lebih dikenal dengan provinsi Rakhine atau Rakhaing.  

Etnis Rohingya diperkirakan adalah keturunan campuran (Arab, Moor, Turki, Persia, Mogul dan Pathan), Bengali lokal dan Rakhine. Cara mereka berkomunikasi yakni dengan versi Chittagonian, dialek regional Bengali yang juga digunakan secara luas di seluruh bagian tenggara Bangladesh.

Namun, sistem politik di Myanmar berubah usai Jenderal Ne Win melakukan kudeta hingga pada akhirnya menjadi Presiden di Myanmar. Beberapa konflik kerap muncul di Myanmar yang melibatkan antar etnis terjadi dalam kurun 1991 sampai sekarang. 

Terhadap etnis Rohingya, pemerintah Myanmar tidak mengakui kewarganegaraan mereka karena menganggap etnis Rohingya merupakan kelompok etnis yang sudah ada di Myanmar sebelum kemerdekaan Myanmar pada 1948. Hal tersebut ditegaskan oleh Presiden Myanmar, Thein Sein pada 2012 silam. Ia mengungkapkan bahwa Myanmar tidak akan memberikan status kewarganegaraan kepada etnis Rohingya yang dianggap imigran gelap dan pelintas batas dari Bangladesh.

Berdasarkan UU Kewarganegaraan 1982 yang berlaku di Myanmar, etnis yang diakui sebagai warga negara adalah mereka yang berada di Myanmar sebelum pendudukan kolonial Inggris tahun 1824. Dalam UU tersebut tercatat ada 135 etnis, namun tidak termasuk warga Rohingya etnis Bengali.

baca juga

Selain itu, warga Rohingya juga kerap kali mendapatkan perlakuan yang kurang manusiawi dari pemerintah Myanmar. Mereka kerap dikucilkan, dianiaya, bahkan diusir ke kamp-kamp pengungsian setelah penumpasan militer tahun 2017 silam.

Hal inilah yang memaksa warga Rohingya mencari suaka ke negara-negara Asia Tenggara lainnya termasuk beberapa kali mengungsi di wilayah Aceh, Indonesia.

Rohingya Ditolak Warga Aceh

Pada Kamis (16/11/2023), warga Rohingya tiba di Aceh tepatnya si bibir pantai Desa Pulo Pineung Meunasah Dua, Kecamatan Jangka Bireuen. Namun, kedatangan para pengungsi tersebut ditolak oleh warga Aceh. 

Kepala Desa Pulo Pineueng, Mukhtaruddin mengungkapkan alasan warga menolak karena mereka merasa kerepotan dengan para pengungsi Rohingya yang tiba dengan jumlah ratusan warga. Diketahui, sudah 3 kelompok pengungsi Rohingya yang tiba di wilayah Aceh sejak Selasa (14/11/2023). Gelombang pertama ada 196 warga, gelombang kedua ada 174 warga, dan gelombang ketiga sebanyak 249 warga. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP, Henki Ismanto mengatakan masyarakat Aceh menolak kedatangan pengungsi Rohingya lantaran tidak ada tempat untuk menampung pengungsi serta kesan buruk dari pengungsi Rohingya sebelumnya.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya, Akun Usman Hamid Digeruduk Netizen: Tampung di Rumah Bapak Ya!

Desak Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya, Akun Usman Hamid Digeruduk Netizen: Tampung di Rumah Bapak Ya!

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 16:16 WIB

Asal Usul Suku Rohingya: Ditolak Rakyat Aceh untuk Mengungsi Meski Beragama Islam

Asal Usul Suku Rohingya: Ditolak Rakyat Aceh untuk Mengungsi Meski Beragama Islam

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 14:49 WIB

Meski Ditolak Warga, Kenapa Pengungsi Rohingya Terus Datang Mencari Suaka ke Aceh?

Meski Ditolak Warga, Kenapa Pengungsi Rohingya Terus Datang Mencari Suaka ke Aceh?

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 10:08 WIB

Jejak Sejarah Etnis Rohingya, Ini Alasan Warga Aceh Menolak Kedatangan Mereka

Jejak Sejarah Etnis Rohingya, Ini Alasan Warga Aceh Menolak Kedatangan Mereka

Lifestyle | Minggu, 19 November 2023 | 14:29 WIB

Mengenang Sang Proklamator Bangsa Indonesia Lewat Ulasan Film 'Soekarno'

Mengenang Sang Proklamator Bangsa Indonesia Lewat Ulasan Film 'Soekarno'

Your Say | Minggu, 19 November 2023 | 12:29 WIB

Perlawanan Tradisional dan Pemberontakan Lokal dalam Buku Karl D. Jackson

Perlawanan Tradisional dan Pemberontakan Lokal dalam Buku Karl D. Jackson

Your Say | Minggu, 19 November 2023 | 13:35 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×