Kontroversi Klinik Alifa Tasikmalaya: Pelayanan Buruk, Bayi Prematur Dijadikan Model Foto

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 22 November 2023 | 08:24 WIB
Kontroversi Klinik Alifa Tasikmalaya: Pelayanan Buruk, Bayi Prematur Dijadikan Model Foto
Ilustrasi bayi (freepik)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, terjadi peristiwa menggemparkan di salah satu klinik yang terletak di Tasikmalaya, yakni Klinik Alifa. Salah satu bayi yang lahir prematur meninggal dunia diduga akibat malpraktik.

Cerita tersebut terungkap ketika kakak dari ayah korban menceritakan kejadian tersebut di akun Instagram pribadinya @nadiaanastasyasilvera pada Sabtu, 11 November 2023.

Dalam postingannya tersebut, ia menuliskan sebuah caption yang menunjukkan bahwa pihak klinik Alifa telah melakukan kelalaian sehingga membuat satu bayi prematur meninggal dunia.

Ia menjelaskan jika bayi tersebut lahir dengan berat badan hanya 1,5 kg, namun tidak diinformasikan kepada pihak keluarga.

Bahkan, lebih parahnya lagi, pihak klinik juga melakukan sesi foto-foto newborn padahal bayi dengan berat yang jauh dari kata normal tersebut seharusnya berada di inkubator.

Berikut adalah beberapa kontroversi klinik Alifa yang menyebabkan hilangnya satu nyawa bayi akibat kelalaiannya.

Lantas apa saja kontroversi Klinik Alifa? Simak ulasannya berikut ini.

Meminta pasien pulang meski kontraksi hebat

Klinik Alifa telah melakukan kesalahan bahkan saat pertama kali sang ibu bayi yang bernama Nisa Armila datang untuk melakukan persalinan.

baca juga

Nisa Armila mengalami kontraksi hebat pada kehamilannya yang masih berusia 36 minggu. Namun, dari pihak klinik memintanya untuk pulang terlebih dahulu karena masih pembukaan dua.

Alasannya, kondisi ibu hamil masih normal meski mengalami kontraksi hebat. Pihak klinik menginformasikan kepada keluarga korban untuk membawanya kembali pada pukul 20.00 WIB jika kondisinya semakin parah.

Pelayanan yang buruk

Keluarga korban mengatakan jika pelayanan bidan dari klinik Alifa tidak bagus. Ia hanya sibuk bermain ponsel dan tidak memperdulikan pasien yang kondisinya semakin buruk.

Pada pukul 22.00 WIB, bayi akhirnya lahir. Pihak klinik mengatakan jika bayi lahir dengan berat 1,7 kg. Tak ada informasi lanjutan lagi setelahnya.

Hal yang lebih mencurigakan lagi, pihak keluarga tidak boleh masuk ke dalam ruangan bersalin padahal mereka ingin membantu sang ibu yang baru saja melahirkan.

Pasien diminta bersihkan diri sendiri

Mirisnya, sang ibu korban justru diminta untuk membersihkan diri sendiri tanpa ada bantuan dari pihak klinik. Tentu, hal tersebut menjadi sebuah kekhawatiran tersendiri bagi keluarga korban.

Keesokan harinya, bayi dimandikan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang pada pukul 08.30 WIB. Lagi dan lagi, tidak ada penjelasan atau informasi lainnya dari pihak klinik.

Puncaknya, pada pukul 21.00 WIB, bayi tidak bergerak dan keluarga segera membawanya kembali ke klinik Alifa, namun sudah tutup.

Akhirnya, bayi malang tersebut dibawa ke Rumah Sakit Kartini Tasikmalaya dan dinyatakan meninggal dunia.

Palsukan berat badan bayi

Setelah beberapa hari, barulah kebenaran terungkap. Rupanya, sang bayi tidak lahir dengan berat 1,7 kg, melainkan 1,5 kg.

"Bayi 1,5 Kg kalian beginikan tanpa ada izin dari pihak keluarga, tanpa ada pemberitahuan dari pihak keluarga," ujar Nadia dalam unggahan Instagramnya.

Ia mengatakan bahwa tidak ada upaya untuk meletakkan sang bayi ke dalam inkubator atau NICU oleh pihak klinik.

Jadikan bayi model foto tanpa izin

Gilanya, pihak klinik Alifa justru menjadikan sang bayi sebagai model foto newborn untuk konten mereka.

"Bayi 1,5 kg harusnya di inkubator, dirawat dengan baik dan benar di NICU ini malah kalian jadikan konten dan review," tulis Nadya.

"Bayi kecil suci tidak berdosa, di inkubator harusnya mah euy telanjang posisi bayi itu, matanya ditutup, ini malah di pakein baju dua lapis dan dipakein flanel dan diselimuti. Kalian sekolah gak?," imbuh Nadia.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Prematur Meninggal Usai Diduga Dijadikan Konten Newborn, Ini Alasan Pentingnya Inkubator

Bayi Prematur Meninggal Usai Diduga Dijadikan Konten Newborn, Ini Alasan Pentingnya Inkubator

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 08:01 WIB

Gercep Bikin Konten Meski Bayi Prematur, Bidan Klinik Alifa Tasikmalaya Malah Tidur Usai Bantu Ibu Melahirkan

Gercep Bikin Konten Meski Bayi Prematur, Bidan Klinik Alifa Tasikmalaya Malah Tidur Usai Bantu Ibu Melahirkan

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 07:57 WIB

Profil Bidan Dwi Yuliani, Sosok yang Diduga Tangani Bayi Prematur Meninggal di Klinik Alifa Tasikmalaya

Profil Bidan Dwi Yuliani, Sosok yang Diduga Tangani Bayi Prematur Meninggal di Klinik Alifa Tasikmalaya

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 07:55 WIB

Sosok Bidan Dwi yang Tangani Bayi Prematur di Tasikmalaya, Kabur saat Digeruduk Keluarga

Sosok Bidan Dwi yang Tangani Bayi Prematur di Tasikmalaya, Kabur saat Digeruduk Keluarga

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 07:30 WIB

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 17:33 WIB

Terkini

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:24 WIB

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:23 WIB

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB

×