Elang Brontok Termasuk Satwa yang Dilindungi, Pelepasliaran Tak Bisa Dilakukan di Sembarang Tempat

M. Reza Sulaiman

Kamis, 07 Desember 2023 | 10:10 WIB
Elang Brontok Termasuk Satwa yang Dilindungi, Pelepasliaran Tak Bisa Dilakukan di Sembarang Tempat
Pelepasliaran Elang Brontok Bruno dan Starla. (Dok. SEGS)

Suara.com - Pelepasliaran satwa dilindungi yang sebelumnya dipelihara secara ilegal oleh masyarakat, tak bisa dilakukan sembarangan. Termasuk untuk Elang Brontok, burung pemangsa yang habitatnya berada di pegunungan dan dataran tinggi.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) menjelaskan jika elang brontok yang memiliki nama ilmiah Nisaetus cirrhatus mendiami berbagai jenis habitat, mulai dari hutan hujan primer, tepian hutan, hingga daerah pegunungan. Kehadirannya menandakan fleksibilitas adaptasinya terhadap lingkungan yang beragam. Mereka bahkan dapat ditemukan di sepanjang tepian kota dan pemukiman manusia.

Mengutip laman resmi Kebun Binatang Gembira Loka, satu ciri khas yang membedakan elang brontok adalah jambul di kepalanya. Jambul ini memberikan tampilan yang sangat khas, memberikan kesan karismatik pada burung ini. Meskipun tidak semua individu memiliki jambul yang sama besar, keberadaannya menjadi salah satu ciri yang membedakan elang brontok dari spesies elang lainnya.

Sebagai predator tangguh, elang brontok memiliki kebiasaan berburu yang terampil. Mereka memangsa berbagai mangsa, termasuk burung kecil, mamalia kecil, dan reptil. Kelihaian mereka dalam menangkap mangsa melibatkan keterampilan terbang tinggi dan tajamnya penglihatan.

Pelepasliaran Elang Brontok Bruno dan Starla. (Dok. SEGS)
Pelepasliaran Elang Brontok Bruno dan Starla. (Dok. SEGS)

Dengan keelokan jambulnya, keahlian berburunya, dan peran pentingnya dalam ekosistem, elang brontok terus mempesona dan menjadi bagian integral dari keanekaragaman hayati di langit Asia. Upaya pelestarian dan pengelolaan yang bijaksana menjadi kunci untuk memastikan bahwa kehadiran mereka tetap bersinar dalam keindahan alam.

Inilah yang menjadi alasan pelepasliaran elang brontok bernama Bruno dan Starla dilakukan di area operasional Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (SEGS). SEGS adalah bagian dari perusahaan energi terbarukan milik Barito Pacific yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk. Pelaksanaan kegiatan pelepasliaran ini merupakan program pelestarian keanekaragaman hayati kerja sama antara BTNGHS bersama dengan SEGS.

“SEG melalui SEGS selalu berkomitmen untuk mendukung pelestarian alam, flora dan fauna yang ada di wilayah operasional kami. Star Energy Geothermal yang selama ini beroperasi berdampingan dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak secara moral maupun regulasi selalu ikut terlibat melestarikan flora dan fauna yang ada disekitar area kerja Star Energy. Kegiatan pelepasliaran Elang Brontok ini merupakan kegiatan ke delapan kali yang telah dilakukan di wilayah kami,” tutur Jafar Ma’arif, Wakil Aset Manager SEGS, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Dalam komentarnya, Zerry Antro, Head of Policy, Government and Public Affair SEG, menyatakan kebanggaannya karena SEGS kembali dipilih sebagai lokasi pelepasliaran Elang Brontok. Ini dianggap sebagai contoh praktik terbaik kelas dunia dalam menjalankan pembangkit geothermal dengan standar lingkungan tinggi dan dampak minimal terhadap biodiversitas lingkungan sekitar.

Komitmen SEGS dalam menjaga alam dan keanekaragaman hayati mendapat penghargaan dari TNGHS. Irja Azhar, Kepala Balai TNGHS, memberikan apresiasi dan berharap upaya tersebut dapat terus menjaga serta melestarikan alam dan isinya.

Bekerjasama dengan TNGHS, SEGS telah melepasliarkan Elang Brontok sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Selama periode 2015 hingga 2023, Pusat Suaka Satwa Elang Jawa–BTNGHS telah berhasil melepasliarkan 62 individu Elang.

Menurut penilaian tim lapangan Balai TNGHS, area SEGS yang dipilih untuk pelepasliaran Elang Brontok sangat mendukung hidup satwa tersebut. Habitatnya berupa hutan alam yang berbatasan dengan kebun teh, tempat yang disukai oleh Elang Brontok. Selain itu, kondisi habitat yang melimpah pakan dan aksesibilitas yang mudah dijangkau menjadikan lokasi tersebut ideal untuk pelepasliaran.

SEGS berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan Balai TNGHS dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya pelestarian alam dan keanekaragaman hayati. Selain Elang Brontok, SEGS juga telah melepasliarkan Macan Tutul di kawasan operasionalnya pada 23 Mei lalu, dengan harapan memberikan kontribusi positif bagi pelestarian alam dan keanekaragaman hayati di wilayah TNGHS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperingati sebagai Hari Orangutan Internasional, Berikut 3 Fakta Unik Satwa Satu Ini

Diperingati sebagai Hari Orangutan Internasional, Berikut 3 Fakta Unik Satwa Satu Ini

Your Say | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 07:50 WIB

Kronologi Sukhoi Superjet 100 Tabrak Gunung Salak Hari Ini, 11 Tahun Lalu

Kronologi Sukhoi Superjet 100 Tabrak Gunung Salak Hari Ini, 11 Tahun Lalu

News | Selasa, 09 Mei 2023 | 17:47 WIB

6 Fakta Terbaru Temuan Tengkorak Perempuan di Gunung Salak

6 Fakta Terbaru Temuan Tengkorak Perempuan di Gunung Salak

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 16:42 WIB

Terkini

Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?

Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:36 WIB

7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki

7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:34 WIB

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:10 WIB

5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan

5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:34 WIB

Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin

Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:17 WIB

Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya

Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:17 WIB

Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika

Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB