Profil KA Turangga yang Adu Banteng dengan Kereta Lokal, Bukan Kecelakaan Pertama

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 06 Januari 2024 | 12:05 WIB
Profil KA Turangga yang Adu Banteng dengan Kereta Lokal, Bukan Kecelakaan Pertama
Kereta api lokal Bandung Raya yang bertabrakan dengan kereta api Turangga di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).[ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Suara.com - Hari Jumat (05/01/24) lalu, Kereta Api (Turangga) mengalami kecelakaan dengan Kereta Lokal Bandung Raya di wilayah Cicalengka, Bandung, Jawa Barat.

Kereta Api yang melayani relasi Bandung-Surabaya Gubeng tersebut memiliki jarak tempuh 696 km dengan waktu 10 jam 17 menit. Untuk mencapai jarak tersebut, KA Turangga memiliki kecepatan operasional 70–120 km/jam.

Sejarah KA Turangga

KA Turangga pertama kali beroperasi pada 1 September 1995 dengan rute Bandung–Surabaya kelas bisnis plus dan eksekutif.

Setelah itu, tepatnya 11 Oktober 1999, KA Turangga hanya tersedia dalam kelas eksekutif dengan rangkaian baru dari INKA yang keluar pada tahun 1999.

Selanjutnya, di tahun 2019, tepatnya 1 Desember, KA Turangga diperpanjang hingga stasiun Gambir. Namun, rute KA Turangga dikembalikan seperti semula per September 2020 karena keterisian rute Bandung-Jakarta.

Jika dilihat dari KBBI, Turangga berarti kuda atau bisa juga berarti warna pucat kekuningan atau kelabu. Untuk kereta ini sendiri diambil dari nama hewan kuda tunggangan para bangsawan Jawa.

Nama kereta api di Indonesia memang kerap dikaitkan dengan binatang magis, seperti Sembrani (kuda terbang), Sancaka (ular), Taksaka (naga), Turangga (kuda), dan Lodaya (macan).

Jika ditelusuri, nama itu sebagian terinspirasi dari kisah pertunjukan wayang atau epis Ramayana serta Mahabarata. Dengan begitu, kereta api bukan hanya sekedar alat transportasi, tetapi juga guratan kultur tentang Jawa dan Indonesia.

baca juga

Tragedi KA Turangga

Pada 5 Januari 2024 lalu, beberapa saat sebelum sampai ke pemberhentian terakhir, KA Turangga mengalami tabrakan dengan KA Lokal Bandung Raya di jalur petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur.

Sejauh ini, kecelakaan tersebut setidaknya sudah menelan lima orang korban jiwa, salah satunya adalah masinis dari KA Lokal Bandung Raya. Namun, belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kedua kereta tersebut berada di jalur yang sama sehingga mengakibatkan kecelakaan tersebut.

Ini bukan kali pertama kecelakaan KA Turangga, di bulan Maret 2023 lalu, kereta api ini pernah menabrak truk gandeng muatan pakan ternak. Meski kala itu tidak ada korban jiwa, kecelakaan itu menyebabkan kabin dan bak depan truk hancur.

Demikian informasi mengenai sejarah KA Turangga yang kemarin mengalami kecelakaan, semoga tragedi yang sama tidak lagi terulang.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramugara Korban Kecelakaan KA Turangga, Miliki Harapan yang Belum Terpenuhi

Pramugara Korban Kecelakaan KA Turangga, Miliki Harapan yang Belum Terpenuhi

Video | Sabtu, 06 Januari 2024 | 10:00 WIB

Pakar Transportasi ITB Akui Lokasi Tabrakan Kereta Api di Cicalengka Rawan Kecelakaan: Apa Penyebabnya?

Pakar Transportasi ITB Akui Lokasi Tabrakan Kereta Api di Cicalengka Rawan Kecelakaan: Apa Penyebabnya?

Lifestyle | Sabtu, 06 Januari 2024 | 05:42 WIB

Mengenal Tragedi Bintaro 1987, Kini Terulang di Tabrakan KA Turangga vs Kereta Lokal

Mengenal Tragedi Bintaro 1987, Kini Terulang di Tabrakan KA Turangga vs Kereta Lokal

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 20:57 WIB

Sosok Julian Dwi Setiono, Masinis Korban Kecelakaan Kereta Api Turangga Singgung Kematian Sebelum Meninggal

Sosok Julian Dwi Setiono, Masinis Korban Kecelakaan Kereta Api Turangga Singgung Kematian Sebelum Meninggal

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 18:13 WIB

Korban Meninggal dan Luka dalam Kecelakaan KA Turangga - KA Lokal Bandung Raya Peroleh Santunan

Korban Meninggal dan Luka dalam Kecelakaan KA Turangga - KA Lokal Bandung Raya Peroleh Santunan

Otomotif | Jum'at, 05 Januari 2024 | 16:08 WIB

5 Kecelakaan Maut Kereta Api 'Adu Banteng' Selain KA Turangga, Ratusan Orang Tewas

5 Kecelakaan Maut Kereta Api 'Adu Banteng' Selain KA Turangga, Ratusan Orang Tewas

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 17:20 WIB

Terkini

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×