Viral Rumah Bergoyang Namun Tidak Runtuh Saat Gempa di Jepang, Ternyata Ini Penyebabnya

Vania Rossa

Sabtu, 06 Januari 2024 | 12:40 WIB
Viral Rumah Bergoyang Namun Tidak Runtuh Saat Gempa di Jepang, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi rumah di Jepang. (Pixabay)

Suara.com - Tepat di hari pertama tahun 2024, Jepang dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,5. Gempa yang terjadi sekitar pukul 16.10 waktu setempat dengan kedalaman dangkal itu melanda Prefektur Ishikawa, Jepang, dan menyebabkan gelombang tsunami setinggi 4,2 m di sepanjang pesisir Laut Jepang.

Gempa dengan kekuatan besar tersebut tak hanya menimbulkan korban jiwa, tapi juga kerusakan bangunan dan infrastruktur di kota-kota di sekitar pusat gempa.

Guncangan gempa juga dirasakan di sebagian besar wilayah Jepang, bahkan hingga ke Tokyo, meski tidak sampai menimbulkan kerusakan berat. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat situasi di mana Tokyo Disneyland menghentikan semua aktivitasnya, dan para pengunjung serentak berjongkok melindungi diri ketika terjadi gempa.

Dalam video lainnya yang viral di media sosial, tampak gempa membuat tanah dan apapun yang ada di atasnya bergoyang, termasuk mobil dan rumah.

Dilihat di Instagram @catatanentrepreneur, terlihat sebuah mobil dan rumah yang bergoyang keras saat gempa terjadi. Namun, yang membuat takjub, rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut tampak begitu lentur. Bangunan dua tingkat tersebut tampak bergoyang cukup keras, namun sama sekali tidak roboh atau menunjukkan kerusakan apapun.

Video tersebut langsung menuai kekaguman dari para warganet.

"Bisa-bisanya rumah lentur amat," komentar alah satu warganet.

"Seperti pakai suspensi," kata warganet yang lain.

"Kayak jelly/slime rumahnya," timpal yang lainnya.

baca juga

Ternyata, bukan tanpa alasan rumah-rumah di Jepang tak roboh saat terjadi gempa. Faktanya, negara tersebut memang telah sejak lama mengembangkan teknologi rumah antigempa. Hal ini dilakukan karena pemerintah Jepang kalau negaranya terletak di area rawan gempa.

Rumah antigempa di Jepang. (Instagram)
Rumah antigempa di Jepang. (Instagram)

Mengutip laman 99, Jepang telah mewajibkan semua penduduknya untuk membangun rumah anti gempa sejak tahun 1971. Dan pada tahun 1981, pemerintah Jepang menetapkan Standar Bangunan Jepang harus tahan terhadap guncangan di atas 6 magnitudo.

Lalu, apa yang membuat rumah dan bangunan di Jepang antigempa?

1. Pemakaian material bangunan yang ringan

Rumah di Jepang dibangun dengan material yang lebih ringan, seperti penggunaan material kayu sebagai rangka bangunan serta penggunaan bata ringan dan rangka baja ringan. Dengan material yang ringan, risiko terluka dan meninggal dunia akibat tertimpa bangunan juga bisa diminimalkan.

2. Simetrisitas dan struktur bangunan sederhana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Cara Kerja Sistem Peringatan Dini Gempa di Jepang

Menilik Cara Kerja Sistem Peringatan Dini Gempa di Jepang

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 15:47 WIB

Jepang Dihantam Gempa Bumi dan Tsunami, Ramalan Baba Vanga Terbukti Jadi Kenyataan?

Jepang Dihantam Gempa Bumi dan Tsunami, Ramalan Baba Vanga Terbukti Jadi Kenyataan?

Lifestyle | Kamis, 04 Januari 2024 | 17:01 WIB

Alasan Intetitas Gempa Makin Kerasa, Gara-gara Kebanyakan Manusia dan Bangunan?

Alasan Intetitas Gempa Makin Kerasa, Gara-gara Kebanyakan Manusia dan Bangunan?

Lifestyle | Kamis, 04 Januari 2024 | 11:42 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×