Aksi Kamisan: Sejarah, Kapan Pertama Kali Digelar dan Alasan di Baliknya

M Nurhadi

Senin, 22 Januari 2024 | 15:46 WIB
Aksi Kamisan: Sejarah, Kapan Pertama Kali Digelar dan Alasan di Baliknya
Aktivis mengikuti aksi 17 Tahun Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Aksi Kamisan memasuki usia yang ke-17 pada 18 Januari 2024 sejak pertama kali digelar pada 2007 silam. Sejarah Aksi Kamisan tidak bisa dilepaskan dari peristiwa – peristiwa pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam catatan sejarah Indonesia.

Ada dua alasan utama digelarnya Aksi Kamisan tiap Kamis mulai pukul 16.00 WIB di depan Istana Negara: pembunuhan di masa 1965 dan penculikan aktivis 1998 yang hilang hingga detik ini. 

Kendati awalnya hanya diikuti oleh keluarga dan kerabat para korban, kini Aksi Kamisan bisa diikuti oleh siapa saja yang peduli terhadap isu HAM di Indonesia. Tuntutan pun semakin meluas ditambah dengan kasus – kasus pelanggaran HAM terbaru.

Namun, jangan bayangkan Aksi Kamisan layaknya demonstrasi besar – besaran. Peserta aksi hanya akan diam mengheningkan cipta di depan istana sambil berpakaian serba hitam dan juga membawa payung berwarna hitam. Sesekali mereka membaca puisi.

Aksi damai selama satu jam ini ditujukan untuk menggugat kalangan birokrat yang selama ini dianggap tidak serius dalam menangani kasus – kasus pelanggaran HAM. 

Pemilihan warna hitam sebagai seragam ini menjadi simbol keteguhan duka cita para korban, keluarga dan semua peserta demonstra yang berubah jadi cinta kasih terhadap para korban dan sesama. Sedangkan payung dilambangkan sebagai bentuk perlindungan dan Istana Presiden sebagai simbol kekuasaan.

Total sudah 800-an kali Aksi Kamisan dilakukan sepanjang 17 tahun. Awalnya, Aksi Kamisan ini dipelopori Katarina Sumarsih. Dia merupakan ibunda dari Bernardus Realino Norma Irmawan atau Wawan yang merupakan korban penembakan oleh aparat dalam Tragedi Semanggi 1998. Tragedi ini memicu kemarahan kalangan mahasiswa saat itu sehingga berujung pada kudeta Presiden Soeharto. 

Pelopor lain adalah Suciwati. Perempuan ini telah puluhan tahun malang – melintang dalam aktivisme HAM. Dia juga istri dari aktivis HAM Munir yang meninggal di pesawat dalam penerbangan menuju Amsterdam Belanda pada September 2004.

Aksi Kamisan salah satunya bertujuan untuk menuntut dituntaskannya kasus Munir yang diduga kuat diracun dalam perjalanan menuju Eropa. Terakhir, Aksi Kamisan didukung oleh Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK). Lembaga ini mengadvokasi korban – korban pelanggaran HAM. 

baca juga

Sampai saat ini Aksi Kamisan masih terus berlangsung. Tuntutan penuntasan kasus – kasus pelanggaran HAM yang disuarakan peserta aksi belum ditanggapi serius oleh negara. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Aksi Kamisan? Sudah 17 tahun Kasus Pelanggaran HAM Belum Terselesaikan

Apa Itu Aksi Kamisan? Sudah 17 tahun Kasus Pelanggaran HAM Belum Terselesaikan

News | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:00 WIB

Bajunya Dipakai Mahfud MD dalam Debat Keempat, Ini Lho Sejarah Mapala Indonesia

Bajunya Dipakai Mahfud MD dalam Debat Keempat, Ini Lho Sejarah Mapala Indonesia

Kotak Suara | Minggu, 21 Januari 2024 | 19:44 WIB

Peringatan 17 Tahun Aksi Kamisan: Isu HAM Belum Jadi Prioritas di Indonesia

Peringatan 17 Tahun Aksi Kamisan: Isu HAM Belum Jadi Prioritas di Indonesia

Video | Sabtu, 20 Januari 2024 | 09:00 WIB

KontraS Catat Ada 79 Pelanggaran HAM Terkait Proyek Strategis Nasional di Periode Kedua Jokowi

KontraS Catat Ada 79 Pelanggaran HAM Terkait Proyek Strategis Nasional di Periode Kedua Jokowi

News | Jum'at, 19 Januari 2024 | 19:26 WIB

Film Eksil: Dokumenter Terbaik Jejak Eksodus 1965, Segera Tayang!

Film Eksil: Dokumenter Terbaik Jejak Eksodus 1965, Segera Tayang!

Your Say | Jum'at, 19 Januari 2024 | 17:14 WIB

Relawan Ganjar CS Adukan Jokowi ke Ombudsman RI, Ujung-ujungnya Soal Prabowo

Relawan Ganjar CS Adukan Jokowi ke Ombudsman RI, Ujung-ujungnya Soal Prabowo

News | Kamis, 18 Januari 2024 | 19:58 WIB

Terkini

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB

×