Satria Mahathir Keluar Penjara karena Peran Ayahnya: Anak Polisi Aja Gampang, Gimana Ferdy Sambo yang Punya Jabatan?

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 31 Januari 2024 | 14:14 WIB
Satria Mahathir Keluar Penjara karena Peran Ayahnya: Anak Polisi Aja Gampang, Gimana Ferdy Sambo yang Punya Jabatan?
Satria Mahathir (Instagram/@satriamahathr)

Suara.com - Satria Mahathir buka-bukaan soal pembebasannya dari penjara di mana ia hanya melaksanakan hukuman 13 hari di jeruji besi. Satria mengakui bahwa ada peran ayahnya, hingga ia tak perlu lama-lama berada di sel penjara.

Hal itu menjadi sorotan dan tak sedikit yang mencibir instansi kepolisian. Beberapa netizen kembali mengingatkan bahwa kasus Satria Mahathir adalah contoh bobroknya instansi peneggakan hukum. Bahkan tersangka Ferdy Sambo yang dulunya mantan polisi tak dipungkiri akan keluar dengan mudah dari penjara.

Pernyataan Satria Mahathir sendiri dibagikan dalam podcast yang dipandu seorang influencer Samuel Christ beberapa waktu lalu. Mengutip akun TikTok @miliardermudaindonesia, Rabu (31/1/2024), Satria mengaku bahwa bebasnya ia dalam 13 hari memang ada kesepakatan damai.

Kendati begitu, kesepakatan damai antara korban dan pihak Satria diakui adanya tekanan dari pihak Satria sendiri.

"Lu dipenjara, cepet banget nih cuma 13 hari?" tanya Samuel Christ.

"Oh iya, previlege berlaku soalnya," balas Satria Mahathir angkuh.

"Gimana tuh previlege-nya?, apakah ada sosok bapak yang dulu, pangkatnya tinggi banget ya?" tanya Samuel.

"(Ada) pengaruh, dari proses BAP sampai pencabutan berkas itu semua, penyidik, anggota itu memperlakukan kita semua dengan sangat baik," ujar Satria.

Samuel pun mengkonfirmasi, keluarnya Satria dari penjara karena korban melayangkan damai itu alasan dibaliknya atau tidak. Namun Satria menyebutkan kesepakatan damai itu ternyata ada tekanan dari pihak Satria sendiri kepada korban yang juga anak dari anggota DPRD itu.

baca juga

"Damai sih damai, tapi kan di sisi lain kan anggota DPR ini kan menerima banyak pressure dari pihak kita. Intervensi kan di mana-mana, tapi secara langsung dia diteror dong," sebut Satria.

Hal itu langsung mendapat reaksi negatif dari netizen. Tak sedikit yang meyakini bahwa instansi kepolisian memang tak lagi bisa diandalkan dalam menegakkan hukum.

"Satria aja bisa begini apalagi Sambo," celetuk salah satu netizen yang mengingatkan kasus Ferdy Sambo.

"Begini kah hukum kita?" tanya lainnya.

"Hebat banget hukum di Indonesia, keadilan sosial bagi yang... luar biasa," sindir netizen lainnya.

Pernyataan Satria bisa saja negatif untuk sebagian pandangan masyarakat umum. Namun di sisi lain, cerita Satria yang membongkar kondisi di penjara tersebut menjelaskan bahwa instansi penegakan hukum di Indonesia masih belum mau berbenah.

"Nah tuh, jadi ketahuan kan daleman kepolisian isinya begimana orang-orangnya," ujar salah satu netizen.

"Berarti bagus dong bang, denger blunder cogil, jalan terbuka lebar buat benahi instansi yang bobrok gini," sindir netizen lainnya.

Pernyataan Satria tersebut menjadi viral di beberapa platform media sosial hingga menjadi cibiran. Bahkan Satria terancam dilaporkan lagi oleh ayah korban di mana pembebasan Satria terasa janggal dan memiliki backingan di kepolisian.

Seperti diketahui, Satria Mahathir terbukti melakukan penganiayaan dengan bersama-sama terhadap korban berinisial A ketika menjadi tamu undangan di Cafe Barat Kopi, Tiban 1 Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam.

Pengeroyokan berawal dari cekcok antara Satria dan korban A. Emosi yang tak terbendung antara keduanya justru berakhir dengan pemukulan dan pengeroyokan.

Satria Mahathir digelandang ke Mapolresta Balerang pada 5 Januari 2024 lalu dan menjalani masa tahanan. Jika mengacu pada pasal 170 KUHP, Satria terancam hukuman maksimal 5-6 tahun karena menganiaya dengan bersama-sama.

Justru, belum sampai sidang dimulai, kasus tersebut dihentikan karena pihak korban mencabut laporan berkas, sehingga Satria bebas dari hukuman penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mario Dandy Divonis 12 Tahun Penjara, David Ozora Buang Dendam Meski Sedih Belum Bisa Beraktivitas Normal

Mario Dandy Divonis 12 Tahun Penjara, David Ozora Buang Dendam Meski Sedih Belum Bisa Beraktivitas Normal

Your Say | Rabu, 24 Januari 2024 | 20:05 WIB

Cuma 'Nginep' 13 Hari di Penjara, Satria Mahathir Akui Punya Bekingan

Cuma 'Nginep' 13 Hari di Penjara, Satria Mahathir Akui Punya Bekingan

Your Say | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:14 WIB

Satria Mahathir Bisa Bikin Konten TikTok di Penjara, Kok Bisa Bawa Ponsel?

Satria Mahathir Bisa Bikin Konten TikTok di Penjara, Kok Bisa Bawa Ponsel?

Entertainment | Selasa, 23 Januari 2024 | 20:04 WIB

Terkini

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

×