Menelusuri Jejak Legenda Monster Nian: Mengungkap Asal Usul Perayaan Tahun Baru Imlek

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 08 Februari 2024 | 13:18 WIB
Menelusuri Jejak Legenda Monster Nian:  Mengungkap Asal Usul Perayaan Tahun Baru Imlek
Ilustrasi shio naga - tahun baru Imlek 2024 shio apa (Freepik)

Suara.com - Terdapat beberapa legenda yang terkait dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Salah satunya adalah legenda tentang mengapa perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan, yang berasal dari cerita tentang monster bernama Nian.

Lantas, seperti apa cerita monster bernama Nian itu? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari chinahighlights. 

Nian adalah monster dengan kepala panjang dan tanduk tajam yang hanya muncul pada malam tahun baru untuk memangsa manusia dan ternak di desa-desa.

Orang-orang hidup dalam ketakutan terhadap Nian, sampai seorang lelaki tua datang dan berhasil menakut-nakuti monster tersebut dengan kertas merah, bunyi retakan bambu, lilin yang dinyalakan, dan pakaian berwarna merah.

Pengunjung mencari pernak-pernik Imlek di kawasan Glodok, Jakarta, Selasa (30/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung mencari pernak-pernik Imlek di kawasan Glodok, Jakarta, Selasa (30/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tradisi ini diperintahkan oleh lelaki tua tersebut dan terus berlanjut hingga sekarang. Selain itu, ada legenda tentang mengapa diberikan amplop merah selama perayaan Tahun Baru Imlek.

Menurut legenda, ada iblis bernama Sui yang menakuti anak-anak pada malam tahun baru. Orang tua akan memberikan amplop merah berisi uang kepada anak-anak mereka untuk menjaga mereka dari iblis tersebut. Uang tersebut dibungkus dengan kertas merah, dan ketika iblis mencoba menyentuh anak, uang tersebut memancarkan cahaya dan menakuti iblis itu. Sejak saat itu, pemberian amplop merah menjadi tradisi yang bertujuan menjaga keselamatan anak-anak dan membawa keberuntungan.

Legenda lainnya adalah tentang mengapa kuplet musim semi ditempel selama perayaan Tahun Baru Imlek. Asal usulnya berasal dari tradisi menggantungkan taofu di pintu pada 1.000 tahun yang lalu.

Dipercaya bahwa dengan menggantungkan kertas merah yang melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan di pintu, dapat menakuti makhluk jahat dan membawa keberuntungan. Sejak itu, menempelkan kuplet musim semi telah menjadi kebiasaan untuk menyambut tahun baru dan mengungkapkan harapan terbaik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Inspirasi Hadiah Tahun Baru Imlek, Dipercaya Bawa Keberuntungan

5 Inspirasi Hadiah Tahun Baru Imlek, Dipercaya Bawa Keberuntungan

Lifestyle | Kamis, 08 Februari 2024 | 13:05 WIB

10 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2024 untuk Teman dan Sahabat

10 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2024 untuk Teman dan Sahabat

Lifestyle | Kamis, 08 Februari 2024 | 13:00 WIB

100 Ide Caption Tahun Baru Imlek di Instagram

100 Ide Caption Tahun Baru Imlek di Instagram

Tekno | Kamis, 08 Februari 2024 | 09:51 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×