Dilakukan Oki Setiana Dewi, Makan di Depan Orang Puasa Dosa Gak Sih? Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah

Selasa, 19 Maret 2024 | 15:50 WIB
Dilakukan Oki Setiana Dewi, Makan di Depan Orang Puasa Dosa Gak Sih? Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah
Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis. (Instagram/@okisetianadewi)

Suara.com - Baru-baru ini sosok Oki Setiana Dewi menuai cibiran dan dinilai tidak beradab karena makan di depan orang berpuasa. Pertanyaan, dosa tidak ya sengaja makan di depan orang berpuasa?

Momen Oki Setiana Dewi terlihat menyantap makanan di depannya lebih dulu ketika keluarganya yang lain sedang menunggu waktu buka puasa ini dibagikan akun YouTube Ria Ricis, dilihat suara.com, Selasa (19/3/2024).

Ria Ricis yang melihat tingkah kakaknya, Oki Setiana Dewi pun langsung berusaha menegur karena mereka masih menunggu waktu buka puasa yang tinggal beberapa menit.

Namun, Oki Setiana Dewi seolah tak menggubris teguran dari adiknya dan justru lanjut makan dengan santainya di depan kamera. Ria Ricis yang sedang berpuasa pun sempat tergiur dengan kenikmatan kakaknya makan sate yang sudah dihidangkan.

Aktivitas makan di depan orang berpuasa ini ternyata sempat dibahas Ustaz Khalid Basalamah dalam potongan video yang dibagikan akun Era Islam pada 3 Agustus 2016.

Dalam penjelasannya Ustaz Khalid Basalamah menegaskan hukum makan di depan orang puasa adalah makruh, namun tidak berdosa.

"Orang makan di depan orang puasa tidak dosa, tapi itu makruh hukumnya," ujar Ustaz Khalid.

Ia lantas mencontohkan kondisi tersebut bisa terjadi saat istri yang sedang haid, lalu di rumah suami sedang berpuasa. Selanjutnya, tidak dipermasalahkan jika istri tersebut ingin makan dan berbuka puasa, tapi sebaiknya tidak dilakukan di depan sang suami.

"Adabnya dia nggak makan di depan suaminya. Tapi kalau dia makan depan suami atau depan orang puasa kalau dia punya uzur (haid), nggak berdosa dia," jelasnya.

Baca Juga: Pasutri di Karawaci Kompak jadi Mucikari PSK Anak, Tawarkan Jasa Esek-esek Selama Puasa Lewat Michat

Ustaz yang juga dewan penasihat syariah sekolah Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok, Sumatera Barat ini menjelaskan, kondisi ini serupa dengan umat islam yang tetap membuka rumah makan di siang hari saat Ramadan, hukumnya boleh.

Ini rumah makan ini diperbolehkan beroperasi mengingat ada umat islam yang memiliki uzur atau halangan tidak bisa berpuasa, tetap membutuhkan makanan di siang hari.

"Bolehkah muslim menjual makanan di bulan ramadhan itu boleh, karena ada orang yang ada uzurnya. Ada orang musafir ada orang non muslim, ada orang haid dan nifas," jelasnya.

"Ada orang yang sudah uzur, banyak. Bukan berarti harus diharamkan semua makanan, itu tidak. Nanti akhirnya orang islam beli makan sembarangan dari orang non muslim," sambung Ustaz Khalid Basalamah.

Namun ia tetap menegaskan, ada adab orang tidak berpuasa yang harus dijalankan, yaitu menghormati orang yang sedang berpuasa. Salah satunya tidak makan di depan orang berpuasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI