Kisah Inspiratif Julia, Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus yang Kini Buka Pusat Terapi Unik di Singapura

Dinda Rachmawati

Sabtu, 23 Maret 2024 | 11:05 WIB
Kisah Inspiratif Julia, Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus yang Kini Buka Pusat Terapi Unik di Singapura
Kisah Julia, Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus yang Buka Pusat Terapi Unik WINGS di Singapura (Dok. WINGS)

Suara.com - Perjuangan Julia, seorang ibu dengan anak berkebutuhan khusus mencari perawatan yang tepat untuk kondisi langka sang putra yang bernama Jake, kini membuka banyak harapan baru untuk ibu lain yang memiliki masalah yang sama. 

Pada 2017 silam, Julia harus menerima saat didiagnosis menderita mutasi genetik yang sangat langka (NACC1). Kondisi ini memengaruhi Jake untuk berjalan, berbicara, dan kesulitan untuk menjalani kehidupan mandiri. 

Putranya itu ternyata juga terlahir dengan katarak bawaan di kedua matanya. Saat Jake baru berusia empat bulan, dia mengalami sekitar 1000 kejang perhari dan gagal mencapai tahap perkembangan awal. 

Saat itulah Julia diberitahu bahwa anaknya mungkin tidak akan pernah bisa berjalan, berbicara, atau hidup secara mandiri. Hal inilah menginspirasi Julia dan Jake selama 10 tahun berkeliling dunia dalam mencari solusi.

Perjalanan mereka membuka dunia mereka kepada terapi-terapi terobosan yang tidak tersedia di Asia, seperti Intensive Model of Therapy (Model Terapi Intensif) (IMOT), Suit Therapy, Cuevas Medek Exercises (CME), Intervensi Gerakan Dinamis (DMI), dan lain-lain.

Mengetahui bahwa ada anak-anak seperti Jake di negara mereka yang berhak mendapatkan kesempatan untuk merasakan perawatan yang ada, maka mereka memutuskan untuk menjual harta benda untuk mendirikan WINGS Therapy Center (WINGS) dan membawa berbagai terapi ini ke hadapan anak-anak lain di Asia Tenggara.

Kisah Julia, Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus yang Buka Pusat Terapi Unik WINGS di Singapura (Dok. WINGS)
Kisah Julia, Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus yang Buka Pusat Terapi Unik WINGS di Singapura (Dok. WINGS)

Berlokasi di Singapura, WINGS telah menangani lebih dari 6000 pasien hingga saat ini. Dari 6000 pasien tersebut, 50% di antara mereka adalah orang asing yang terbang ke Singapura dari seluruh Asia Tenggara, khususnya Indonesia, untuk berobat di pusat terapi unik ini.

Rahasia kesuksesan WINGS adalah kerangka kerja yang mereka gunakan; Intensive Model of Therapy (Model Terapi Intensif) (IMOT), yang berlangsung dalam blok selama 3 minggu hingga 3 bulan yang dikenal sebagai ‘intensif’. Menyerupai strategi bootcamp, latihan intensif 5 hari/minggu dan antara 2-4 jam/hari. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa satu sesi terapi intensif bisa memberikan hasil lebih daripada terapi tradisional selama setahun penuh. Karena itu WINGS adalah satu dari sedikit pusat terapi yang beroperasi di bawah kerangka Model Terapi Intensif (IMOT). 

baca juga

Dengan IMOT, WINGS menyediakan terapi seperti Suit Therapy (NeuroSuit and TheraSuit Method), Latihan Spider Cage, Universal Exercise Unit, Intervensi Gerakan Dinamis (DMI), Cuevas Medek Exercises (CME), Latihan Berjalan Intensif dengan LiteGat, Latihan Berjalan Robotik dengan Trexo Robotics, Task Specific Electrical Stimulation (TASES), dan masih banyak lagi.

Mereka tidak hanya melihat efektivitas yang luar biasa dari kerangka IMOT, namun juga dengan terapi yang mereka berikan, telah membantu banyak anak dengan kondisi sedang hingga berat (seperti cerebral palsy dan atrofi otot tulang belakang). Mereka yang sebelumnya tidak pernah berjalan seumur hidup, bisa mengambil langkah independen pertama mereka.

"Keajaiban WINGS tidak hanya terletak pada model intensif dan terapi terobosan yang kami tawarkan, namun juga pada semangat, komitmen, dan pengalaman tim terapi kami yang sangat terampil," ujar Judith Julia Justin, CEO dan pendiri WINGS.

Pusat terapi ini juga berfokus pada memperlakukan anak secara holistik, dengan rasa hormat dan fokus yang kuat pada target dalam lingkungan yang menyenangkan dan memotivasi. Julia mengatakan jika terapis akan bekerja di lantai terbuka yang mendorong komunikasi dan interaksi sosial antar orang tua dan antar anak.

"Pusat kami benar-benar merupakan tempat tumbuhnya harapan dan membangkitkan semangat keluarga berkebutuhan khusus. Semua ini adalah segalanya yang saya dan Jake butuhkan dalam perjalanan kami; harapan, penerimaan, rasa hormat, teman, dan motivasi," tambah dia.

Hal yang sama dirasakan Ichen, ibu dari Matthew yang berusia delapan tahun dari Jakarta, Indonesia. Ia pertama kali datang ke WINGS pada tahun 2018, beberapa bulan setelah pusat terapi tersebut dibuka. Anaknya memiliki diagnosis kompleks yang dikenal sebagai sindrom CHARGE. 

"Dia tidak bisa berjalan ketika baru memulai bersama WINGS pada usia dua tahun. Saya berupaya sepenuh hati mencari solusi agar anak saya bisa menjalani hidup dengan mandiri. Kami mengikuti beberapa terapi intensif di WINGS selama lima tahun terakhir," ucap dia.

Saat ini, Matthew sudah berusia delapan tahun dan mampu berlari. Semuanya kata Ichen berkat dedikasi dari tim di WINGS. Dirinya pun sekarang bisa memiliki harapan yang besar untuk sang anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Pamer Dibayari Perawatan Rp12 Juta, Lolly Kini Sebut Vadel Badjideh Tilap Uang Endorsenya Rp90 Juta

Sempat Pamer Dibayari Perawatan Rp12 Juta, Lolly Kini Sebut Vadel Badjideh Tilap Uang Endorsenya Rp90 Juta

Your Say | Rabu, 20 Maret 2024 | 17:45 WIB

Ingin Wajah Sehat dan Segar Meski Sedang Puasa Ramadan? Coba Lakukan Perawatan Rutin yang Sederhana Ini

Ingin Wajah Sehat dan Segar Meski Sedang Puasa Ramadan? Coba Lakukan Perawatan Rutin yang Sederhana Ini

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2024 | 13:22 WIB

Cat Doff Motor: Perawatannya Beda, Hasilnya Memukau!

Cat Doff Motor: Perawatannya Beda, Hasilnya Memukau!

Otomotif | Jum'at, 15 Maret 2024 | 11:39 WIB

Terkini

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 20:37 WIB

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:33 WIB

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 20:32 WIB

×