Mudik Lebaran 2024 Naik Kereta, Apa Masih Wajib Vaksin Covid-19?

Selasa, 02 April 2024 | 12:09 WIB
Mudik Lebaran 2024 Naik Kereta, Apa Masih Wajib Vaksin Covid-19?
Ilustrasi Mudik Lebaran 2024 Naik Kereta [KAI]

Suara.com - Kereta api jadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat ketika pergi mudik lebaran. Pada momen Idul Fitri 2024, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memprediksi jumlah penumpang arus mudik maupun balik dengan moda transportasi kereta api akan mencapai 33,73 juta orang.

Selain menyiapkan tiket kereta, sejumlah kartu identitas juga harus disiapkan sebelum keberangkatan untuk memudahkan proses check in. Namun, muncul pertanyaan kembali mengenai syarat naik kereta jarak jauh, apakah masih memerlukan syarat vaksinasi Covid-19?

Pada akun resmi Kereta Api Indonesia (KAI) di platform X, disebutkan mengenai syarat naik kereta, termasuk saat momen lebaran. Dituliskan bahwa persyaratan mudik tahun ini masih sama menggunakan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan No. 17 tahun 2023 yang terbit pada 12 Juni 2023.

"Dalam SE ini, disebutkan bahwa vaksinasi hanya sebatas anjuran dan sudah tidak lagi menjadi syarat wajib dalam bepergian naik KA saat mudik Lebaran 2024 nanti," demikian bunyi pengumuman tersebut, dikutip Selasa (2/4/2024).

Meski begitu, penumpang kereta api diimbau tetap waspada dalam mencegah penularan penyakit selama dalam perjalanan. Oleh karena itu, PT KAI membagikan tips sehat mudik saat naik kereta sebagai berikut:

1. Gunakan masker, jika kondisi tubuh sedang tidak sehat. Hal ini untuk melindungi diri sendiri dari potensi tertular atau menularkan penyakit.

2. Tetap lakukan protokol kesehatan. Walaupun pandemi sudah mereda, penumpang diimbau mencuci tangan secara berkala setelah menyentuh benda-benda yang digunakan secara bersamaan.

3. Pelanggan diimbau untuk membawa obat-obatan pribadi yang dibutuhkan selama di perjalanan, sebagai antisipasi jika sakit saat dalam perjalanan.

Prediksi Kemenhub mengenai 33,72 juta orang akan naik kereta selama arus mudik dan balik lebaran itu meliputi kereta antarkota, perkotaan regional, dan komuter.

Baca Juga: Pemudik Wajib Tahu! Mulai 3 April Kereta Api Rangkasbitung-Merak Hanya Sampai Stasiun Cilegon

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan, potensi pergerakan penumpang kereta api untuk antarkota diprediksi mencapai 3,2 juta penumpang, dengan kapasitas yang disediakan sebanyak 3,67 juta.

Sedangkan kereta api perkotaan regional, prediksi volume penumpang sebanyak 2,38 juta.

Sementara untuk kereta api perkotaan komuter diprediksi volume penumpang mencapai 14,78 juta orang dengan kapasitas yang disiapkan mencapai 42,12 juta orang. Kereta komuter itu mencakup KRL, LRT Jabodetabek, KA Yogyakarta, LRT Sumatera Selatan, Makassar Pare-Pare, dengan frekuensi perjalanan 2.002 kereta per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI