Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menyatakan dengan tegas dukungannya terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengeluarkan surat pencekalan terhadap pihak yang terlibat dalam kasus korupsi komoditas timah yang merugikan negara hingga Rp271 triliun.
Hal ini diungkap Rieke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI yang dilaksanakan di Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (2/2/2024) kemarin.
"Saya mendukung Kejaksaan Agung untuk keluarkan surat pencekalan bagi seluruh siapapun yang terindikasi kuat terlibat (kasus korupsi timah), termasuk para direksi," ucap mantan pemeran "Oneng" dalam serial Bajaj Bajuri ini.
Tak hanya itu, Rieke juga sepakat bahwa keluarga atau kerabat para tersangka dalam kasus ini juga terseret dan harus mendapatkan sanksi, termasuk Sandra Dewi, istri dari Harvey Moeis yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini.
Sosok Rieke kini jadi perbincangan lantaran banyaknya dukungan yang diterimanya dari para warganet atas ketegasannya dalam menanggapi kasus korupsi komoditas timah ini.
Lalu, seperti apa sosok Rieke Diah Pitaloka sebenarnya? Simak inilah selengkapnya.
Profil Rieke Diah Pitaloka
Wanita bernama lengkap Rieke Diah Pitaloka Intan Purnamasari ini diketahui lahir di Garut, Jawa Barat pada 8 Januari 1974. Nama Rieke pertama kali dikenal sejak dirinya melakukan debut akting melalui Sitkom 30 Meter bersama komedian Komeng di tahun 2000-an.
Karier Rieke pun melejit pada tahun 2002, saat dirinya memerankan karakter Oneng di sitkom Bajaj Bajuri bersama Mat Solar, Nani Wijaya, Fanny Fadhilah, dan komedian lainnya.
Karakter Oneng yang polos membuat Rieke juga dikenal sebagai komedian ulung. Hal ini membuat Rieke tak pernah lepas dari imej sebagai karakter legendaris Oneng.
Selain bermain sinetron, Rieke juga sempat menjajal akting di film. Ia pun ikut berperan di film Berbagi Suami yang tayang pada tahun 2006.
Karier Rieke di dunia entertainment terbilang cukup cemerlang. Ia beberapa kali didaulat sebagai presenter dan model iklan.
Di tengah puncak kariernya, Rieke akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik pada tahun 2009 dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Jawa Barat II dari fraksi PDI Perjuangan.
Sebelumnya, Rieke sendiri sempat bergabung dengan PKB dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral PKB dan akhirnya mengundurkan diri kemudian bergabung ke PDIP.
Usai terpilih pada tahun 2009, Rieke memilih untuk meninggalkan dunia entertainment dan fokus dalam mengabdikan dirinya sebagai anggota DPR RI. Rieke pun pernah maju dalam Pilgub Jawa Barat sebagai calon Gubernur Jawa Barat bersama Teten Masduki di tahun 2013.