Riset Ungkap Sederet Keuntungan Pekerjakan Karyawan Perempuan: Malah Bisa Bikin Makin Untung?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2024 | 19:06 WIB
Riset Ungkap Sederet Keuntungan Pekerjakan Karyawan Perempuan: Malah Bisa Bikin Makin Untung?
Ilustrasi karyawan perempuan [Envato]

Suara.com - Tidak banyak perusahaan yang tahu bahwa mempekerjakan karyawan perempuan akan memberikan dampak kepada 3 orang sekaligus di lingkungannya. Bahkan, saat pemangku kepentingan perusahaan jumlahnya berimbang antara lelaki dan perempuan, perusahaan cenderung memiliki pengambilan risiko yang lebih baik.

Hal ini dijelaskan Ripy Mangkoesoebroto, People & Culture Director PT HM Sampoerna Tbk yang mengatakan pentingnya penerapan keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas atau diversity, equity and inclusion (DEI) di sebuah perusahaan. Bahkan, alih-alih membuat perusahaan merugi, memperhatikan dan menerapkan hal ini bisa memberikan keuntungan lebih untuk bisnis yang dilakukan.

"Sudah ada riset yang menunjukan bilamana memberdayakan satu perempuan, dampaknya tidak hanya perempuan itu sendiri, tapi dampaknya pada dirinya dan lingkungaannya, dapat berimbas ke 3 orang sekaligus. Katanya perempuan itu pondasi bangsa, tapi equal salary atau kesetaraan pendapatan banyak yang membedakan antara lelaki dan perempuan," jelas Ripy dalam keterangan yang diterima suara.com, Jumat (3/5/2024).

Ripy juga menambahkan, saat jajaran tinggi perusahaan memiliki jumlah gender yang berimbang antara atasan perempuan dan lelaki, maka perusahaan cenderung mampu memiliki kemampuan mengambil risiko dan keputusan yang lebih baik, karena ada pertimbangan yang beragam dari berbagai perspektif.

"Ada riset yang dilakukan di US, kalau top manajeman (jajaran perusahaan atas) lebih berimbang antara lelaki dan perempuan, pengambilan risiko jadi lebih baik, efeknya performa perusahan jadi berkeinambungan, progresnya jadi lebih baik, itu kalau di US. Harapannya ada pada itu semua, kenapa tidak kita coba juga di Indonesia, landasan hukumnya juga sudah ada," jelas Ripy.

Fakta ini juga sesuai dengan pemaparan Professor in Information Systems BINUS University, Prof. Dr. Meyliana, yang memaparkan hasil riset praktik DEI di perusahaan Indonesia oleh Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia Indonesia (PMSM Indonesia), di mana ditemukan kebanyakan penerapan DEI hanya sebatas kepatuhan pada norma semata.

"Jadi dari hasil riset ini terlihat dari persepsi pribadi karyawan (HR) terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) untuk kepentingan pribadi, menurut dia sangat baik bahkan berada di level 4 dan 5 (sangat penting dan penting). Tapi saat ditanya perspektif perusahaan, seberapa penting DEI buat perusahan, ini cenderung menurun drastis, jadi mereka hanya patuh pada norma," papar Prof. Meyliana.

Profesor yang juga Wakil Ketua Deptemen Kajian SDM PMSM Indonesia itu menjelaskan angka seberapa penting DEI ini menurun, dari yang tadinya 63,89 persen sebagai pribadi karyawan menjadi 51,81 persen sebagai sudut pandang perusahaan.

"Hal ini karena adanya tantangan dalam implementasi DEI perusahaan seperti kebijakan, budget, pengukuran kinerja, dan lain-lain," jelas Prof. Meyliana.

Adapun kajian keberagaman, kesetaraan dan inklusi di perusahaan Indonesia ini dilakukan PMSM dengan jumlah responden 80 orang yang berasal dari 22 kota dan 48 persen dari responden memiliki profesi sebagai praktisi SDM.

Sedangkan perusahaan yang terlibat memiliki rentang pendapatan dari Rp 1 miliar hingga Rp 1 triliun, dengan kepemilikan karyawan berkisar 10 hingga lebih dari 50 ribu pekerja.

Di sisi lain, Indonesia sudah memiliki dasar hukum dan aturan kewajiban DEI yang harus dilakukan perusahaan, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017. Dokumen ini mengatur pelaksanaan pencapaian SDGs di Indonesia dan menjadi dasar hukum yang mengarahkan upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Karyawati di China Nekat Racuni Teman Kantor yang Bakal Cuti Melahirkan, Alasannya Beneran Bikin Kesal

Ngeri! Karyawati di China Nekat Racuni Teman Kantor yang Bakal Cuti Melahirkan, Alasannya Beneran Bikin Kesal

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2024 | 16:10 WIB

Cerita Dokter Reza Gladys Pergoki Karyawan Kirim Foto Tak Senonoh ke Suami: Kena Mental...

Cerita Dokter Reza Gladys Pergoki Karyawan Kirim Foto Tak Senonoh ke Suami: Kena Mental...

Lifestyle | Kamis, 02 Mei 2024 | 13:37 WIB

Ikuti Arahan Erick Thohir, SIG Klaim 20 Persen Karyawannya Perempuan dan Ada yang Jadi Bos

Ikuti Arahan Erick Thohir, SIG Klaim 20 Persen Karyawannya Perempuan dan Ada yang Jadi Bos

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 18:50 WIB

Terkini

6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas

6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:10 WIB

5 Serum Wardah untuk Atasi Tanda Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Kencang

5 Serum Wardah untuk Atasi Tanda Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Kencang

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Ringan dengan Kualitas Jempolan, Ada yang Tanpa Tali

5 Sepatu Lari Lokal Ringan dengan Kualitas Jempolan, Ada yang Tanpa Tali

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:45 WIB

Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy

Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:28 WIB

Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?

Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:25 WIB

Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering

Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:15 WIB

Moisturizer Labore untuk Apa? Segini Harganya untuk Perbaiki Skin Barrier Wajah

Moisturizer Labore untuk Apa? Segini Harganya untuk Perbaiki Skin Barrier Wajah

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:20 WIB

Apa Itu Makeup Wudhu Friendly? Pahami Maknanya agar Ibadah Tetap Sah

Apa Itu Makeup Wudhu Friendly? Pahami Maknanya agar Ibadah Tetap Sah

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:32 WIB

5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam

5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:20 WIB

Urutan Sheet Mask dalam Skincare Malam, Sebelum atau Sesudah Moisturizer?

Urutan Sheet Mask dalam Skincare Malam, Sebelum atau Sesudah Moisturizer?

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:10 WIB