Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI? Ternyata Inilah Alasannya

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 06 Juni 2024 | 21:04 WIB
Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI? Ternyata Inilah Alasannya
Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI (Pinterest)

Suara.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah baru saja menarik dan mengalihkan dana simpanan beserta pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) ke bank syariah lainnya. Keputusan PP Muhammadiyah menarik dana dari BSI ini tertuang dalam Memo Muhammadiyah Nomor 320/1.0/A/2024 terkait Konsolidasi Dana yang dikeluarkan pada hari Kamis (30/5/2024) lalu. Lantas kenapa Muhammadiyah tarik dana dari BSI? 

Diketahui, memo dengan Nomor 320/1.0/A/2024 itu ditujukan Muhammadiyah untuk beberapa pihak terkait, antara lain Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PP Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah, Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, Pimpinan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah, dan juga Pimpinan Badan Usaha Milik Muhammadiyah. 

Adapun keputusan ini diambil untuk menindaklanjuti pertemuan yang dilakukan bersama PP Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah tentang konsolidasi keuangan AUM di Yogyakarta 26 Mei silam. Kini, Muhammadiyah memindahkan dananya ke bank syariah lain seperti Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat dan bank-bank lainnya. 

Jumlah dana PP Muhammadiyah yang dikosongkan di BSI disebut mencapai Rp 13 triliun. Dengan penarikan dana oleh Muhammadiyah ini diprediksi akan berdampak terhadap DPK emiten bersandi saham BRIS. Sebab bisa saja nasabah lain akan mengikuti langkah Muhammadiyah. 

Diketahui, Muhammadiyah dan BSI telah menjalin kerjasama penyimpanan dana sejak 2022 lalu. Kala itu, BSI ditunjuk sebagai bank utama untuk mengelola dana persyarikatan organisasi Muhammadiyah. Terkait hal ini, PP Muhammadiyah menegaskan bahwa penarikan dana dilakukan murni untuk kepentingan internal organisasi dan tak ada sangkut pautnya dengan pihak lain. 

Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI? 

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, Anwar Abbas, mengungkapkan bahwa porsi penempatan dana Muhammadiyah selama ini terlalu terkonsentrasi hanya di BSI. Di sisi lain, penempatan dana Muhammadiyah di bank syariah lain terbilang masih sedikit. Seperti dikutip dari Antara, pada Kamis (6/6/2024), Abbas mengatakan, kondisi rentan menimbulkan risiko konsentrasi atau concentration risk. 

Bermula dari alasan inilah Muhammadiyah lants memutuskan untuk mengalihkan dana simpanan serta pembiayaan dari bank berpelat merah itu. 

“Sehingga bank-bank syariah lain tersebut tidak bisa berkompetisi dengan margin yang ditawarkan oleh BSI, baik dalam hal yang berhubungan dengan penempatan dana maupun pembiayaan,” kata Abbas. 

“Bila hal ini terus berlangsung, maka tentu persaingan di antara perbankan syariah yang ada tidak akan sehat dan itu tentu jelas tidak kita inginkan,” imbuhnya. 

Selanjutnya, Abbas juga menjelaskan, Muhammadiyah ingin berkontribusi terhadap terciptanya persaingan yang sehat antara perbankan syariah di Indonesia. Khususnya ketika dunia perbankan syariah sedang berhubungan dengan Muhammadiyah. 

Abbas lalu menambahkan, kini pihaknya juga mempunyai komitmen yang tinggi dalam rangka untuk mendukung perbankan syariah Indonesia. Karena berlandaskan alasan itulah Muhammadiyah berupaya untuk terus melakukan rasionalisasi dan konsolidasi terkait masalah keuangannya. 

“Untuk itu Muhammadiyah merasa perlu menata banyak hal tentang masalah keuangannya termasuk dalam hal yang terkait dengan dunia perbankan terutama menyangkut tentang penempatan dana dan juga pembiayaan yang diterimanya,” tambah Abbas. 

Tanggapan BSI Usai Muhammadiyah Menarik Dana dari Banknya 

Pada Rabu, 5 Juni 2024, BSI juga telah menanggapi pemberitaan ini. Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar merespon bahwa BSI senantiasa berkomitmen untuk memenuhi ekspektasi dari seluruh pemangku kepentingan dengan mengedepankan prinsip adil, seimbang, dan bermanfaat (maslahat) sesuai dengan syariat Islam. 

Katanya, perseroan juga berkomitmen untuk terus berusaha memberikan pelayanan terbaiknya serta berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah khsusnya di Indonesia. 

"Terkait pengalihan dana oleh PP Muhammadiyah, BSI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dan siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam upaya mengembangkan berbagai sektor ekonomi umat,” ungkap Wisnu. 

Wisnu kemudian menambahkan, BSI juga terus berkomitmen menjadi sebuah lembaga perbankan syariaj yang akan melayani segala lini masyarakat, baik itu institusi atau perorangan. Hal ini dilakukan tak lain hanya untuk meningkatkan inklusi dan penetrasi keuangan syariah. 

Masih menurut Wisnu, BSI akan terus berupaya menjadi bank modern serta inklusif dalam memberikan pelayanan kepada seluruh nasabah, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai syariah. 

Nah, itu tadi  kenapa Muhammadiyah tarik dana dari BSI. Semoga informasi ini bermanfaat! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Nilai Ada 'Sesuatu' yang Besar Dibalik Penarikan Dana Muhammadiyah dari BSI

Pengamat Nilai Ada 'Sesuatu' yang Besar Dibalik Penarikan Dana Muhammadiyah dari BSI

Bisnis | Kamis, 06 Juni 2024 | 14:35 WIB

Ini Alasan Masuk Akal Buruh Tolak Tapera, Said Iqbal Desak Jokowi Segera Cabut PP 21 Tahun 2024 dalam 7 Hari

Ini Alasan Masuk Akal Buruh Tolak Tapera, Said Iqbal Desak Jokowi Segera Cabut PP 21 Tahun 2024 dalam 7 Hari

News | Kamis, 06 Juni 2024 | 13:27 WIB

BCL Santai Nikmati Liburan di Tengah Kasus Dugaan Penggelapan Dana Suami, Akankah Perasaanya Berubah?

BCL Santai Nikmati Liburan di Tengah Kasus Dugaan Penggelapan Dana Suami, Akankah Perasaanya Berubah?

Entertainment | Kamis, 06 Juni 2024 | 13:27 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×