Pusat Data Nasional Isinya Apa Saja? Diserang Ransomware hingga Hacker Minta Tebusan

Farah Nabilla

Kamis, 27 Juni 2024 | 10:32 WIB
Pusat Data Nasional Isinya Apa Saja? Diserang Ransomware hingga Hacker Minta Tebusan
Maket Pusat Data Nasional (PDN) pertama yang dibangun di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (6/2/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Serangan terhadap Pusat Data Nasional atau PDN, di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) belakangan ini mencuri perhatian banyak orang.

Betapa tidak, PDN yang merupakan server fasilitas negara itu diserang brain chipper ransomware pengembangan terbaru yang bernama lockbit 3.0.

Serangan itu terdeteksi sejak Kamis (20/6/2024), ketika PDN tiba-tiba mengalami gangguan. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) langsung turun tangan.

Menurut kepala BSSN, Letjen TNI Hinsa Siburian, akibat diserangnya PDN maka data yang ada didalamnya berada dalam posisi tidak aman.

"Tadi, saya bilang datanya dienkripsi. Kalau (sampai) dienkripsi ya sebenarnya tidak aman," ujar Hinsa dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/6/2024).

Kondisi makin rumit, karena pelaku serangan ransomware tersebut meminta uang tebusan USD8 juta atau setara dengan Rp131 miliar.

Namun pemerintah menegaskan tak akan membayar yang tebusan itu. Kini BSSN bersama Kominfo. Tim Cyber Crime Polri dan KSO Telkomsigma tengah mengatasi masalah ini.

Sementara itu, Menkominfo, Budi Arie Setiadi menyatakan, kini pemerintah tengah mengupayakan sistem perpindahan data dan memulihkan sistem PDN yang rusak.

Serangan itu lantas membuat banyak orang bertanya-tanya, apa saja isi dari Pusat Data Nasional? Berikut ulasannya.

baca juga

Menurut Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), PDN merupakan fasilitas yang digunakan atau berfungsi untuk penempatan sistem elektronik dan komponen terkait lainnya.

Adapun fungsi tersebut meliputi keperluan penenpatan, penyimpanan, pengolahan dan pemulihan data bagi Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Sementara itu, PDN berisi sejumlah komponen penting, diantaranya adalah:

Salah satu isi dari PDN adalah Infrastruktur, yang meliputi sebagai berikut:

·         Server: Menyimpan dan memproses data dalam jumlah besar.

·         Storage: Menyimpan data dalam jangka panjang.

·         Jaringan: Menghubungkan semua komponen PDN dan memungkinkan akses data dari luar.

·         Perangkat lunak: Mengelola dan mengamankan data, serta menjalankan aplikasi yang dibutuhkan.

·         Tenaga listrik: Menyuplai daya ke semua komponen PDN.

·         Sistem pendingin: Menjaga suhu PDN agar tetap stabil.

·         Keamanan: Melindungi PDN dari akses yang tidak sah, bencana alam, dan gangguan lainnya.

Beragam data penting juga terdapat dalam PDN, yakni:

·         Data instansi pemerintah: Data yang dikumpulkan dan digunakan oleh instansi pemerintah pusat dan daerah.

·         Data publik: Data yang dapat diakses oleh masyarakat umum, seperti data kependudukan, data geospasial, dan data statistik.

·         Data privat: Data yang hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang berwenang, seperti data kesehatan dan data keuangan.

PDN juga berisi sejumlah aplikasi yang terkait dengan beragam hal, yakni:

·         Aplikasi e-government: Aplikasi yang digunakan untuk menyediakan layanan publik secara online, seperti layanan KTP elektronik, layanan pajak online, dan layanan BPJS Kesehatan.

·         Aplikasi analisis data: Aplikasi yang digunakan untuk menganalisis data dan menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan.

·         Aplikasi lain: Aplikasi yang dibutuhkan untuk mendukung operasional PDN dan instansi pemerintah.

PDN juga memberikan sejumlah layanan yang berisi sejumlah data penting, diantaranya adalah:

·         Government Cloud Computing: Layanan komputasi awan yang disediakan untuk instansi pemerintah.

·         Integrasi dan konsolidasi pusat data: Memindahkan data dan aplikasi dari pusat data instansi pemerintah ke PDN.

·         Penyediaan platform software: Menyediakan platform software yang dapat digunakan oleh instansi pemerintah untuk mengembangkan aplikasi.

·         Dukungan teknis: Memberikan bantuan teknis kepada instansi pemerintah dalam menggunakan PDN.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Ransomware, BSSN Pede Data PDN Tak Disebar ke Dark Web

Kena Ransomware, BSSN Pede Data PDN Tak Disebar ke Dark Web

Tekno | Kamis, 27 Juni 2024 | 08:35 WIB

Diserang Ransomware, Telkom Akui Data PDN Tak Bisa Dipulihkan

Diserang Ransomware, Telkom Akui Data PDN Tak Bisa Dipulihkan

Tekno | Kamis, 27 Juni 2024 | 08:14 WIB

Pusat Data Nasional Dijebol Hacker, Menko Polhukam: Saya Kira Semua Masih Normal

Pusat Data Nasional Dijebol Hacker, Menko Polhukam: Saya Kira Semua Masih Normal

News | Kamis, 27 Juni 2024 | 00:05 WIB

Lumpuh Dihantam Ransomware, Rp2,7 Triliun untuk PDN Cikarang Jamin Keamanan Siber?

Lumpuh Dihantam Ransomware, Rp2,7 Triliun untuk PDN Cikarang Jamin Keamanan Siber?

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2024 | 16:57 WIB

Terkini

Tampang Caca, Mahasiswi Pencuri HP Samsung S23 Ultra di Jatinegara yang Viral Terekam CCTV

Tampang Caca, Mahasiswi Pencuri HP Samsung S23 Ultra di Jatinegara yang Viral Terekam CCTV

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:10 WIB

SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi

SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 20:02 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang

Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni

Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni

Jogja | Selasa, 08 September 2026 | 19:55 WIB

7 Tahun Persija Tak Jamu Persib di Jakarta, Shin Tae-yong Kaget: Kok Bisa?

7 Tahun Persija Tak Jamu Persib di Jakarta, Shin Tae-yong Kaget: Kok Bisa?

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 19:55 WIB

Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir

Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 19:53 WIB

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:51 WIB

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:47 WIB

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:46 WIB

×