Sejarah Istilah Colorisme dan Praktiknya di Indonesia, Sudah Ada Sejak Masa Kolonial

Galih Priatmojo

Rabu, 10 Juli 2024 | 17:48 WIB
Sejarah Istilah Colorisme dan Praktiknya di Indonesia, Sudah Ada Sejak Masa Kolonial
Ilustrasi keberagaman warna kulit. (Monstera/Pexels)

Suara.com - Nama Fuji hingga yang terbaru Naura Ayu jadi korban Colorisme usai dinyinyiri netizen memiliki aura maghrib yang merujuk pada warna kulit mereka yang dianggap gelap.

Istilah Colorisme

Dikutip dari Jurnal Dinamika Global Vol. 7 No. 1, Juni 2022, istilah Colorisme pertama kali mencuat dari sosok penulis dan aktivis Alice Walker.

Ia menggunakan kata Colorisme pada esai bertajuk In Seach of Our Mothers Garden yang dipublikasikan pada 1983.

Dalam tulisannya itu, Alice Walker mendefinisikan colorisme sebagai perlakukan merugikan atau preferensial terhadap orang-orang dari ras yang sama hanya berdasar warna kulit mereka.

Meski preferensi perbedaan tindakan dari masyarakat berkulit terang terhadap mereka yang berkulit gelap telah terjadi selama beberapa generasi, Walker menganggap colorisme sebagai hal yang penting dan merupakan kejahatan yang harus dihentikan agar masyarakat Afrika-Amerika juga dapat maju sebagai manusia.

Sejarah Colorisme di Indonesia

Di Indonesia Berdasar sejarahnya, mengutip dari binus.ac.id, kisah pewayangan Ramayana disebut sebagai awal mula yang menggambarkan tentang praktik Colorisme.

Dalam dongengnya, digambarkan bahwa sosok yang berkulit terang berkonotasi positif sementara karakter yang berkulit gelap berkonotasi negatif.

baca juga

Sementara itu, peneliti Ayu Saraswati mengungkapkan bahwa kolonialisme yang terjadi di sebagian besar kawasan Asia Tenggara terutama di Indonesia turut menyumbang munculnya paradigma colorisme.

Hal itu terutama terjadi ketika Jepang menduduki Indonesia. Di masa itu, Jepang kerap merilis iklan produk-produk kecantikan yang menggambarkan sosok orang Jepang dengan kulit putih yang dinarasikan sebagai standar ideal.

Perempuan Rentan jadi Korban Colorisme

Seperti halnya di Indonesia, fenomena Colorisme nyata terjadi di sebagian negara Asia Tenggara.

Hal itu karena kulit yang cerah atau putih mendapat keistimewaan daripada mereka yang kulitnya gelap.

Hal ini yang kemudian membedakan dengan India dan Amerika karena di kawasan Asia Tenggara tak ada perbedaan ras yang mencolok seperti di Amerika atau perbedaan kasta seperti di India.

Meski begitu secara keseluruhan, perempuan merupakan pihak yang paling terdampak terkait fenomena colorisme ini.

Baik itu di Asia atau di luar Asia, perempuan kerap menjadi subyek yang paling rentan mengalami diskriminasi akibat colorisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinyinyir Punya Aura Maghrib, Fuji hingga Naura Ayu Jadi Korban Colorisme, Apa Itu?

Dinyinyir Punya Aura Maghrib, Fuji hingga Naura Ayu Jadi Korban Colorisme, Apa Itu?

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2024 | 13:11 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

News | Senin, 02 November 2026 | 14:49 WIB

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

News | Senin, 02 November 2026 | 14:48 WIB

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Bali | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Batam | Senin, 02 November 2026 | 14:43 WIB

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan 4 Segmen Bisnis Utama

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan 4 Segmen Bisnis Utama

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Anggota Wantimpres: Secara Hukum, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah

Anggota Wantimpres: Secara Hukum, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah

News | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

×