Kandungan Kecubung Bisa Bikin Gila Hingga Kena Serangan Jantung

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2024 | 15:01 WIB
Kandungan Kecubung Bisa Bikin Gila Hingga Kena Serangan Jantung
Ilustrasi Buah Kecubung (Pexels)

Suara.com - Ramai diberitakan sekelompok pemuda mengalami keracunan setelah mengkonsumsi kecubung dan harus dilarikan ke rumah sakit. Dilaporkan terdapat korban jiwa, sementara puluhan lainnya harus dirawat. 

Kecubung adalah tanaman hias yang telah banyak dimanfaatkan sebagai obat alternatif karena mengandung banyak senyawa aktif. Namun demikian penyalahgunaannya sebagai zat adiktif juga masih marak, karena dapat menimbulkan efek menyerupai obat-obatan terlarang.

Kandungan pada Kecubung

Secara klinis,kecubung mengandung cukup banyak kandungan yang penting dan bermanfaat. Kandungan yang dimaksud mulai dari karbohidrat, kemudian lemak, protein, serat, hingga tanin dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan.

Tapi selain itu di dalam kecubung juga terkandung beberapa zat yang berdampak kurang baik untuk tubuh jika disalahgunakan. Kecubung memiliki kandungan alkaloid tropan,yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan.

Efek ketika Dikonsumsi

Keracunan menjadi salah satu efek yang secara nyata diperlihatkan pada kejadian yang viral di Banjarmasin beberapa hari yang lalu. Tapi selain itu ada beberapa efek lain yang juga muncul ketika mengkonsumsi kecubung.

  • Pertama, halusinasi. Hal ini disebabkan karena kandungan alkaloid tropan yang memiliki efek antikolinergik sehingga bisa meracuni sistem saraf. Efeknya adalah halusinasi hingga kejang
  • Kedua, delirium, efek lain dari antikolinergik adalah menjadi linglung atau biasa disebut delirium. Seseorang akan sulit untuk fokus dan berpikir, sehingga menjadi gelisah dan sulit mengenali orang lain. Jika dibiarkan, efek ini bisa terus berdampak buruk hingga gila, meskipun hanya kecil kemungkinan
  • Ketiga, kecanduan. Konsumsi kecubung bisa memicu rasa kecanduan karena akan muncul efek senang berlebih. Untuk efek ini, biji buah kecubung menjadi bagian yang paling sering disalahgunakan karena memiliki kandungan zat adiktif yang cukup pekat
  • Keempat, takikardia atau kondisi peningkatan detak jantung yang signifikan. Denyut jantung seseorang dengan kondisi ini bisa mencapai lebih dari 100 kali per menit, dan meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung hingga kematian
  • Kelima, dehidrasi. Ketika terjadi keracunan sistem saraf akibat kandungan alkaloid tropan, tubuh bisa masuk ke kondisi kekurangan cairan. Gejala utamanya adalah rasa haus yang tidak berkesudahan, mulut, kulit, dan mata terasa kering

Tentu efek sampingannya bisa muncul dengan bentuk dan gejala yang berbeda, sehingga konsumsi kecubung sangat tidak direkomendasikan dilakukan secara asal-asalan. 

Untuk mengatasi efek samping keracunan buah kecubung, segera dapatkan pertolongan dari dokter atau tenaga medis untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Berikut langkah-langkah yang biasanya dilakukan:

  1. Menghentikan penyerapan zat-zat beracun oleh tubuh dengan memberikan karbon aktif dalam larutan.
  2. Dokter atau tenaga medis dapat memberikan obat seperti fisostigmin salisilat melalui infus untuk menetralkan racun yang sudah masuk ke dalam tubuh, terutama untuk mengatasi gejala seperti delirium.
  3. Setelah penanganan awal, dokter akan terus memantau gejala yang muncul dan mengevaluasi keberhasilan penanganan yang telah diberikan.

Meskipun buah kecubung memiliki berbagai nutrisi dan senyawa aktif yang bermanfaat untuk kesehatan, konsumsi yang tidak tepat dapat berpotensi menyebabkan efek berbahaya. Penting untuk mengonsumsi buah kecubung atau tanaman herbal lainnya dengan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter, terutama jika digunakan untuk tujuan medis.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru Kasus Narkoba Fredy Pratama, Ubah Pola Bisnis Haram Narkotika

Fakta Baru Kasus Narkoba Fredy Pratama, Ubah Pola Bisnis Haram Narkotika

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 09:20 WIB

Bareskrim Deteksi Pola Baru Penyelundupan Narkoba Jaringan Fredy Pratama ke Indonesia

Bareskrim Deteksi Pola Baru Penyelundupan Narkoba Jaringan Fredy Pratama ke Indonesia

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 22:23 WIB

Hakim Perintahkan Jaksa untuk Segera Kirim Ammar Zoni ke Panti Rehabilitasi

Hakim Perintahkan Jaksa untuk Segera Kirim Ammar Zoni ke Panti Rehabilitasi

Entertainment | Selasa, 09 Juli 2024 | 20:51 WIB

Tak Cuma Bandar, Bareskrim Siap-siap Miskinkan Kurir Narkoba Pakai Pasal TPPU

Tak Cuma Bandar, Bareskrim Siap-siap Miskinkan Kurir Narkoba Pakai Pasal TPPU

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 20:20 WIB

Sri Antika Rusli, Selebgram dan Caleg yang Terjerat Kasus Narkoba

Sri Antika Rusli, Selebgram dan Caleg yang Terjerat Kasus Narkoba

Entertainment | Selasa, 09 Juli 2024 | 16:45 WIB

Apes! Baru 2 Bulan Bisnis Sabu, AM Dicokok Polisi saat Nunggu Konsumen di Pinggir Jalan

Apes! Baru 2 Bulan Bisnis Sabu, AM Dicokok Polisi saat Nunggu Konsumen di Pinggir Jalan

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 15:20 WIB

Terkini

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:35 WIB

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:50 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:15 WIB

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:26 WIB

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:10 WIB

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:03 WIB

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:17 WIB

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:05 WIB