Mengenal Itrek: Organisasi yang Biayai Zainul Maarif Cs Bertemu Presiden Israel

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 20 Juli 2024 | 15:12 WIB
Mengenal Itrek: Organisasi yang Biayai Zainul Maarif Cs Bertemu Presiden Israel
Mengenal Itrek: Organisasi yang Biayai Zainul Maarif Cs Bertemu Presiden Israel (Linkedin)

Suara.com - Kabar soal kader Nahdlatul Ulama (NU) bertemu dengan Presiden Israel mencuri perhatian masyarakat luas. Belum lama ini, media sosial Indonesia memang tengah digegerkan dengan beredarnya sebuah foto yang menunjukkan beberapa orang Nahdliyin atau anggota organisasi NU bertemu dengan Presiden Israel, yaitu Isaac Herzog.

Salah satu kader NU Zainul Maarif membenarkan hal tersebut, dan mengungkapkan bahwa perjalanannya ke Israel hingga bisa bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog adalah karena dibiayai oleh lembaga atau organisasi bernama Itrek.  Banyak yang penasaran dan ingin tahu, apa itu Itrek? 

Apa Itu Itrek? 

Sebagaimana dilansir dari laman resmi itrek.org, Itrek adalah sebuah organisasi yang berbasis di Amerika Serikat. Organisasi ini memiliki program mengirim mahasiswa pascasarjana serta tokoh muda dari banyak negara untuk melakukan perjalanan ke Israel selama satu minggu. Kelompok pro-Israel ini telah mengatur perjalanan dan menerima dana secara langsung dari pemerintah Israel, untuk meningkatkan citra Israel di kalangan publik.

Itrek didirikan pada 2011, di mana sejak saat itu telah berhasil menggaet peserta dari sejumlah kampus ternama di dunia seperti Harvard, Cambridge, Oxford, Chocago, hingga Stanford. Selain itu, masih ada juga banyak kampus populer lainnya.

Dalam laman profilnya, Itrek menuliskan keterangan seperti berikut ini:

“Itrek memperkenalkan para pemimpin masa depan dalam bidang bisnis, hukum, kebijakan, serta STEM ke Israel, yang membantu mereka mengenal Israel secara langsung melalui perjalanan seminggu yang dipimpin oleh rekan sebaya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2011, Itrek telah melibatkan lebih dari 25.000 orang mahasiswa pascasarjana yang mewakili 130 kebangsaan. Itrek juga menghadirkan kekayaan dan kompleksitas Israel melalui Israel Treks yang menggabungkan pendidikan, budaya, serta kesenangan.

Itrek juga didukung oleh berbagai yayasan dan individu, termasuk lebih dari 1.300 mantan Pemimpin Itrek. Semua pendukung kami punya investasi dan keyakinan yang sama dalam menyediakan pengalaman Israel yang otentik yang dipimpin oleh sesama peserta kepada para pemimpin masa depan”.

Kader NU Bertemu Presiden Israel Dibiayai Itrek

Menanggapi foto yang tengah viral belakangan ini, Ketua Umum Pengurus Besar NU atau PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya lantas ikut angkat bicara. Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta Pusat pada Selasa, 16 Juli 2024 lalu mengungkapkan soal latar belakang kelima orang dalam organisasi Nahdliyin, yang bertemu dengan Presiden Israel. Kelimanya orang tersebut adalah anggota hingga pengurus sejumlah badan otonom yang berada di bawah organisasi NU. Badan-badan itu di antaranya adalah Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia atau Unusia, persatuan pencak silat NU “Pagar Nusa”, organisasi perempuan Fatayat NU, hingga Pengurus Wilayah NU atau PWNU DKI Jakarta.

baca juga

Nama-nama kelima kader NU itu di antaranya adalah Zainul Maarif, Munawir Aziz, Syukron Makmun, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Anafisa Dania. 

Zainul Maarif, salah satu kader NU yang bertemu dengan Presiden Israel mengaku bahwa keberangkatannya menemui Presiden Israel adalah dari organisasi bernama Itrek. Zainul mengatakan bahwa sebenarnya, ini adalah nama kependekan dari Israel Trek. 

Zainul Maarif sempat bercerita seperti apa kegiatannya saat berkunjung ke negara Israel dan Palestina. Ia menjelaskan bahwa pihak yang mengajak dirinya untuk mengikuti kegiatan ini berawal dari seorang kawannya asal Universitas Harvard, AS. Zainul juga mengaku bahwa ia menggunakan visa turis untuk berkunjung ke negara tersebut. Awalnya, Zainul terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab kemudian ia baru melanjutkan perjalanannya ke Israel.

Untuk rangkaian kegiatannya, dimulai sejak 30 Juni sampai dengan 5 Juli 2024. Bertemu dengan Presiden Israel pada tanggal 3 Juli 2024. Selain itu, Zainul juga menjelaskan bahwa kunjungannya ke Israel dan Palestina sebagai kegiatan dialog lintas iman sekaligus untuk penelitian lapangan. Ia pun mengatakan bahwa peserta yang ikut program ini ada yang beragama Kristen, Katolik, Yahudi, dan juga Islam. Kekinian Zainul Maarif dan beberapa rekannya yang bertemu presiden Israel dipecat dari PBNU.

Itulah ulasan singkat seputar apa itu Itrek, organisasi yang membiayai kader NU melakukan perjalanan ke Israel dan bertemu dengan Presiden Israel. Bagaimana menurut pendapat Anda? 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Murka! Sindiran Putri Gus Dur ke Zainul Maarif dkk: 5 Aktivis Konyol, Rugikan Nama NU!

Murka! Sindiran Putri Gus Dur ke Zainul Maarif dkk: 5 Aktivis Konyol, Rugikan Nama NU!

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 18:21 WIB

Profil RAHIM: Organisasi Yahudi yang Turut Diikuti Aktivis NU, Zainul Maarif

Profil RAHIM: Organisasi Yahudi yang Turut Diikuti Aktivis NU, Zainul Maarif

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2024 | 08:04 WIB

Jejak Zainul Maarif, Nahdliyin yang Temui Presiden Israel Bukan Orang Sembarangan Kini Terancam Sanksi

Jejak Zainul Maarif, Nahdliyin yang Temui Presiden Israel Bukan Orang Sembarangan Kini Terancam Sanksi

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2024 | 12:07 WIB

Terkini

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:22 WIB

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 18:19 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:18 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

REDMI Note 17 Pro Max 5G Bawa Baterai 10.000mAh, Bonus Kuota XL 1.000GB

REDMI Note 17 Pro Max 5G Bawa Baterai 10.000mAh, Bonus Kuota XL 1.000GB

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

Gerah Dikloning, Piaggio Patenkan Bentuk 3D Vespa: Pabrikan Lain Gak Boleh Bikin Motor Mirip Lagi?

Gerah Dikloning, Piaggio Patenkan Bentuk 3D Vespa: Pabrikan Lain Gak Boleh Bikin Motor Mirip Lagi?

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:12 WIB

Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif

Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:10 WIB

KPA: Jangan Lagi Kriminalisasi Petani dan Masyarakat Adat yang Perjuangkan Tanah

KPA: Jangan Lagi Kriminalisasi Petani dan Masyarakat Adat yang Perjuangkan Tanah

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:09 WIB

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 18:06 WIB

×