Lokakarya dan Rembug Budaya 29th Yogyakarta Gamelan Festival Kembali Digelar

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2024 | 18:37 WIB
Lokakarya dan Rembug Budaya 29th Yogyakarta Gamelan Festival Kembali Digelar
(Dok: Istimewa)

Suara.com - Perhelatan gamelan skala internasional Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) kembali digelar pada tahun ini. YGF ke-29 (YGF29) digelar selama satu minggu penuh mulai dari 5 - 11 Agustus 2024.

Rangkaian kegiatan YGF ke-29 ini diawali dengan lokakarya yang berlangsung di Pendopo Gayam16 pada tanggal 5 -7 Agustus 2024, dengan tema yang digunakan adalah Sariswara Ki Hadjar Dewantara dalam proses pembelajarannya. Sariswara sengaja dipilih karena merupakan metode yang telah lama dikembangkan dan efektif dalam proses pembelajaran seni, khususnya gamelan. Lokakarya berlangsung pukul 14.00-17.00 WIB setiap harinya.

Lokakarya yang dibawakan oleh Listyo Hari Krisnarjo atau yang akrab disapa dengan Cak Lis sebagai pengelola laboratorium Sariswara dan Taman Kesenian Taman Siswa dan didampingi pula oleh Hapsari Satya Lestari yang akrab disapa dengan Bu Sari. Lokakarya hari pertama lebih menjelaskan apa itu metode sariswara dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari serta dalam pendidikan.

Sariswara sendiri merupakan metode mendidik yang dikembangkan oleh Ki Hadjar Dewantara melalui kesenian untuk membiasakan segala keindahan dan kehalusan dengan menggabungkan pengalaman semua indra yang ada, baik melalui pendengaran, penglihatan, gerakan fisik, dan juga perasaan (cipta-rasa-karsa). Namun tidak hanya itu, metode ini melengkapinya dengan penggabungan semuanya itu dalam satu bingkai cerita yang mampu melekat erat di dalam diri seorang hingga dia kelak dewasa.

Kegiatan Lokakarya dipandu dan didampingi oleh teman-teman Taman Kesenian, materi lokakarya meliputi 2 gendhing klasik yang kemudian akan dipentaskan di konser gamelan YGF hari kedua.

Hari kedua rangkaian kegiatan YGF ke-29 pada tanggal 6 Agustus 2024 adalah Rembug Budaya dengan tema “Arsip Musik Sebagai Warisan” yang menjadi moderator adalah Hilman dari Jogja Sonic Index serta pembicaranya adalah Bu Jody Diamond dari American Gamelan Institute/SUNY New Paltz, serta Danang Rusdy dari Lokananta.

Kegiatan Rembug Budaya berlokasi di OKID Cafe, Jl. Panembahan No.1-3, Panembahan, Kraton, Yogyakarta mulai pukul 15.00 WIB – selesai. Program yang berisi tentang pengelolaan arsip musik sebagai upaya mengembangkan semangat-semangat masa lalu sebagai bekal masa depan.

Dalam kegiatan Rembug budaya berjalan menarik karena para pembicara memberikan pandangannya tentang arsip musik gamelan, antusias peserta juga sangat antusias ada 22 orang peserta dari berbagai latar belakang yang tertarik dan ingin mengetahui cara kerja pengarsipan musik.

Hilman sebagai moderator membuka obrolan pada rembug budaya dengan berbicara mengenai arsip serta bentuknya yang tujuannya adalah mengolah bahan seperti transkrip wawancara, text, audio, dan video yang harapannya produk tersebut diolah agar lebih mudah dibaca, dipahami dan dimanfaatkan.

Lalu Danang (Lokananta) menceritakan awal mula ketertarikannya tentang pengarsipan “Saya mulai menemukan ketertarikan terhadap arsip yang mengantarkan saya ke ruangan piringan hitam Lokananta, yang saya anggap itu hanya berisi gending gending jawa, gending dolanan ada gamelan degung ada Pangkur Jenggleng Basiyo yang waktu kecil saya dengarkan, disitu saya terbayangkan kerja pengarsipan bisa dilakukan dari Lokananta”.

Danang menambahkan cukup menarik bicara mengenai arsip, harapan saya adalah orang harus mengetahui tentang gamelan dan music lainnya gak hanya nama seperti Bing Slamet atau Titiek Puspa saja yang disebut pernah rekaman di Lokananta.

Bu Jody Diamond (American Gamelan Institute) mengatakan “Saya memulai main gamelan tahun 1970, saya memutuskan bahwa selama hidup akan belajar dan bermain gamelan. Ketertarikan saya mengarsip gamelan karena saya melihat pola kenapa karya karya musik komponis dari Indonesia tidak ada nama orang yang andil dalam komposisi musik itu dan arsip mengenai gamelan sedikit sekali yang saya temukan pada saat itu”, kegiatan mengarsip bukan hanya dapat dilakukan oleh orang tua tapi bisa oleh siapa saja.

Arsip sendiri adalah dokumentasi sesuatu yang penting, seperti orang yg memiliki peran penting tentang sesuatu hal yang bisa dipelajari lagi ilmunya sebelum orang itu meninggal. Kewajiban moral pengarsip adalah mempublish data arsip sebagai ilmu yang terbuka dan mudah diakses oleh siapapun dan mengembalikannya ke pemilik asli arsip itu sendiri.

Kerja arsip adalah seperti hutan belantara banyak hal-hal yang belum diketahui, banyak hal-hal yang harus diketahui, dan banyak hal-hal yang harus dikenalkan, arsip adalah warisan kebudayaan.

Jika pekerja arsip ini sudah tidak ada lalu siapa yang akan melakuan aktifitas mengarsip ini.

Obrolan sore pada kegiatan Rembug Budaya hari ke-2 YGF ke-29 sangat seru dan menarik baik dari moderator dan dua pembicara yang menekuni kerja pengarsipan.

Selain Lokakarya dan Rembug Budaya, YGF ke-29 juga masih menyelenggarakan program lainnya, yakni konser gamelan pada tanggal 8-10 Agustus 2024 di Plaza Pasar Ngasem, dan Gaung Gamelan Closing Ceremony YGF 2024 pada 11 Agustus 2024 yang berlokasi di Stadion Kridosono.

Seluruh rangkaian progam ini bertujuan melestarikan seni gamelan dan memperkenalkan metode pendidikan inovatif seperti Sariswara kepada masyarakat luas.

Program-program YGF #29 :
Lokakarya “Metode Sariswara Ki Hadjar Dewantara” : Senin - Rabu, 5-7 Agustus 2024
Tempat: Pendopo Gayam 16
Waktu: 14:00 - 17:00 WIB
Pemateri: Listyo Hari Krisnarjo (Lab. Sariswara) dan Taman Kesenian

Rembug Budaya “Arsip Musik sebagai Warisan” : Selasa, 6 Agustus 2024
Tempat: OKID Cafe, Jl. Panembahan No.1-3, Panembahan, Kraton, Yogyakarta
Waktu: 15:00 WIB s/d selesaiv
Pembicara:
- Jody Diamond (American Gamelan Institute/SUNY New Paltz)
- Danang Rusdy (Lokananta)
- Moderator: Himan (Jogja Sonic Index)

Konser Gamelan "Piweling" : Kamis - Sabtu, 8 - 10 Agustus 2024
Konser pertunjukan gamelan yang akan menampilkan kelompok gamelan dari kategori anak-anak / pelajar, kategori kreasi baru / kontemporer, kategori internasional, dan kategori klasik / tradisi. Tiap kategori ini akan dihadirkan selama 3 hari berturut-turut, sekitar pukul 19.00 WIB - selesai di Plaza Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Konser gamelan ini juga merupakan ajang bertemunya para penikmat dan pelaku musik gamelan dari seluruh dunia. YGF telah menjalin hubungan dengan lebih dari 32 negara yang mempunyai gamelan. Ini adalah sebuah cara dalam merawat dan mengembangkan gamelan untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan budaya dunia.

Gaung Gamelan (Closing Ceremony of 29th Yogyakarta Gamelan Festival) : Minggu, 11 Agustus 2024
Akan digelar di Stadion Kridosono, pertunjukan gamelan yang dimainkan oleh ratusan pemain gamelan secara bersamaan yang tergabung dalam kelompok karawitan dari 14 Desa Budaya* binaan Dinas Kebudayaan "Kundha Kabudayan" DIY dan kelompok gamelan komunitas antara lain Kyai Kanjeng dan AKNSB (Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya). Pertunjukan ini akan memainkan 4 gending klasik gaya Yogyakarta yang akan dibagikan sebulan sebelumnya, serta disebarkan melalui berbagai media dengan tujuan agar dapat dipelajari (dibaca) oleh masyarakat luas sebagai pengetahuan atau dapat dipakai untuk berpartisipasi di dalam program ini. Selain pertunjukan utama Gaung Gamelan, akan ada performance dari Saron Groove - Gayam16 (Yogyakarta), DGYK (Yogyakarta), Anteng Kitiran (Yogyakarta), Sanggar Sritanjung (Banyuwangi). Gaung Gamelan akan menutup rangkaian Yogyakarta Gamelan Festival ke-29. Seluruh rangkaian program YGF adalah gratis dan terbuka untuk masyarakat umum.
Terima kasih.

KETERANGAN :

Konser gamelan, 8 - 10 Agustus 2024, 19.00 WIB - selesai

Kamis, 8 Agustus 2024 :
Gameltron 2.0 - Gamelan Electric (Gayam16) - Yogyakarta
Adhikarilaras - Yogyakarta
Canasia - Sutrisno (Canada)
Sariswara - Yogyakarta
Kecubung Sakti - Yogyakarta

Jumat, 9 Agustus 2024 :
Sanggar Karawitan Wijaya - Yogyakarta
Swaraprana - Yogyakarta
Kotekan - France

Sabtu, 10 Agustus 2024 :
Sanggar Kawindra - Kediri
Sekar Seroja
Meruang Waktu - Yogyakarta
Harry Roesli Music School - Bandung
Rebanana - Banyuwangi

Gaung Gamelan, 11 Agustus 2024, 16.00 WIB - selesai

Menampilkan :
*14 Karawitan Desa Budaya DIY :
1. Kalurahan Argodadi, Sedayu, Bantul
2. Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul
3. Kalurahan Parangtritis, Kretek, Bantul
4. Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul
5. Kalurahan Gilangharjo, Pandak, Bantul
6. Kalurahan Petir, Rongkop, Gunung Kidul
7. Kalurahan Girisekar, Panggang, Gunung Kidul
8. Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman
9. Kalurahan Sidoluhur, Godean, Sleman
10. Kalurahan Widodomartani, Ngempal, Sleman
11. Kalurahan Sendangmulyo, Minggir, Sleman
12. Kalurahan Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo

13. Kalurahan Kalirejo, Kokap, Kulon Progo
14. Kalurahan Brosot, Lendah, Kulon Progo
Kiai Kanjeng
Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya
Karawitan Putri Bantul
Gending Bahana UAD

“Special Performance”
Anteng Kitiran
Saron Groove (Gayam16)
Drummer Guyub YK
Sanggar Sritanjung
Booth : UMKM Desa Budaya DIY

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahasa Daerah Terancam Punah di Era Globalisasi, Mampukah Kita Selamatkan Identitas Budaya?

Bahasa Daerah Terancam Punah di Era Globalisasi, Mampukah Kita Selamatkan Identitas Budaya?

Your Say | Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:38 WIB

Ada Promo di Ubud Village Jazz Festival 2024, Cepetan Buka Tabungan Lewat BRImo!

Ada Promo di Ubud Village Jazz Festival 2024, Cepetan Buka Tabungan Lewat BRImo!

Bri | Selasa, 06 Agustus 2024 | 15:25 WIB

Bawakan 12 Lagu, IVE Sukses Gebrak Panggung Festival Lollapalooza 2024

Bawakan 12 Lagu, IVE Sukses Gebrak Panggung Festival Lollapalooza 2024

Your Say | Minggu, 04 Agustus 2024 | 13:14 WIB

Desainer Perancis Pamer Koleksi Aksesoris Fashion Berkelanjutan di Panggung JF3 2024

Desainer Perancis Pamer Koleksi Aksesoris Fashion Berkelanjutan di Panggung JF3 2024

Lifestyle | Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:36 WIB

Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Gelar Digitalpreneur Expo di Bersih Desa Kalisongo 2024

Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Gelar Digitalpreneur Expo di Bersih Desa Kalisongo 2024

Your Say | Kamis, 01 Agustus 2024 | 18:41 WIB

Mahasiswa UI Ciptakan Game Lodaya Conquest, Lestarikan Budaya Indonesia di Era Digital

Mahasiswa UI Ciptakan Game Lodaya Conquest, Lestarikan Budaya Indonesia di Era Digital

Tekno | Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:46 WIB

Terkini

4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan

4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:15 WIB

Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?

Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:30 WIB

Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:05 WIB

4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:35 WIB

Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi

Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:16 WIB

3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum

3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:50 WIB

Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya

Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:04 WIB

Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa

Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:55 WIB

35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam

35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:50 WIB

Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun

Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:49 WIB