Bagaimana Cara Kerja Pawang Hujan? Bikin Penasaran Usai Heboh Mba Rara Dipulangkan dari Aceh

Vania Rossa

Sabtu, 31 Agustus 2024 | 12:52 WIB
Bagaimana Cara Kerja Pawang Hujan? Bikin Penasaran Usai Heboh Mba Rara Dipulangkan dari Aceh
Rara pawang hujan; bagaimana cara kerja pawang hujan (IG/motogp)

Suara.com - Pawang hujan Rara Istiani Wulandari atau Mbak Rara dikabarkan dipulangkan ketika menggelar ritual mengusir hujan di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Aceh, yang akan dijadikan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara. Langkah itu diambil oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal, lantaran mengklaim ritual Rara tak sesuai dengan syariat Islam serta kebudayaan warga Aceh. Lantas bagaimana cara kerja pawang hujan?

Melansir tayangan On The Spot di YouTube, Mbak Rara mengungkap cara yang digunakannya untuk membantunya dalam berkomunikasi dengan alam dari dimensi lain. Cara menghentikan hujan yang dilakukannya yaitu memindahkan hujan ke tempat lain, atau disebut sebagai ilmu telekinesis.

Tak sampai di situ, dalam sebuah rekaman video yang diunggah oleh akun X (Twitter) @Astee_mou, pada Minggu (20/3/2022) lalu, Rara juga mengungkap rahasia lain tentang cara kerja pawang hujan. Dijelaskan bahwa untuk menggeser awan-awan tebal yang hitam, dia memakai teknik getaran suara/bunyi yang dihasilkan oleh benda berbentuk mangkuk logam yang dibawa saat menjalankan ritual.

Berdasarkan pengakuannya, gelombang suara yang bisa ditangkap otak antara lain Alfa, Delta dan Teta. Akan tetapi tidak semua orang peka dan dapat menangkap gelombang suara hingga Teta.

Lebih jauh, menurut Rara, hanya pawang hujan saja yang bisa menangkap gelombang suara sampai Teta. Kemampuan istimewa itu lantas dikombinasikan dengan ketenangan batin, hingga seorang pawang hujan dapat memasuki alam lain.

Nah, dalam upaya menghentikan hujan sendiri setidaknya terdapat 3 konsep atau cara kerja yang digunakan pawang hujan, antara lain:

1. Memindahkan

Cara kerja yang pertama dan paling sering digunakan oleh pawang hujan yaitu dengan reknik memindahkan hujan. Umumnya, pada teknik ini si pawang akan meminta supaya hujan yang mestinya jatuh di lokasi G dipindahkan ke lokasi H sehingga air hujan akan berpindah dengan jumlah serta debit yang sama pula.

Adapun memindahkan hujan ini bisa dilakukan apabila lokasi di dekat G tidak berpotensi turun hujan, namun jika lokasi dekat G misal H dan I hujan maka cara kerja ini tidak dapat dipraktikan.

2. Menunda

Cara kerja kedua yaitu dengan teknik menunda turunnya hujan. Cara menunda hujan biasanya dilakukan saat lokasi yang diinginkan tidak hujan dalam waktu tertentu. Misalnya dalam kasus Mbak Rara, dapat diperkirakan dia sering menggunakan cara yang kedua ini sebab hujan diturunkan di pagi hari dan meminta agar siang tidak hujan. Akan tetapi, risiko dari menunda ini biasanya hujan akan diturunkan dengan waktu singkat namun lebih ekstrim lantaran diiringi angin dan petir.

3. Membagi

Cara ketiga yang juga banyak dilakukan oleh para pawang hujan yaitu dengan membagi hujan yang turun dengan lokasi lain. Dengan cara membagi ini, maka hujan yang turun di lokasi yang kita inginkan tidak akan terlalu banyak dan masih bisa diantisipasi. Caranya mirip seperti cara pertama, yaitu dapat dilakukan apabila lokasi terdekat dalam kondisi tidak sengaja diturunkan hujan.

Terkait praktik menangkal hujan atau menghentikan hujan, sebenarnya bukan hanya dilakukan oleh seorang pawang hujan saja, lho. Di beberapa negara, kegiatan mengontrol cuaca ini juga sudah banyak dilakukan, akan tetapi bisa dijelaskan dengan ilmiah.

Sudah banyak peneliti yang melakukan berbagai eksperimen untuk menghentikan maupun mendatangkan hujan, dengan berbagai tujuan tertentu. Misalnya, menghindari banjir, mencegah kekeringan di suatu wilayah, meningkatkan produksi pangan, hingga memadamkan api saat hutan kebakaran.

Itu tadi informasi tentang bagaimana cara kerja pawang hujan. Pada dasarnya, teknik menghentikan hujan bisa dijelaskan secara ilmiah.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Pakai Pawang, Baca Doa Ini Agar Hujan Berhenti

Tak Perlu Pakai Pawang, Baca Doa Ini Agar Hujan Berhenti

Lifestyle | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 12:43 WIB

Disebut Cuek pada Syariat Islam di Aceh, Rara Pawang Hujan Skakmat PJ Gubernur Safrizal: Star Syndrome

Disebut Cuek pada Syariat Islam di Aceh, Rara Pawang Hujan Skakmat PJ Gubernur Safrizal: Star Syndrome

Entertainment | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 06:20 WIB

Rara Pawang Hujan Bantah Diusir dari Aceh Gegara Tak Sesuai Syariat Islam Saat Jalani Ritual

Rara Pawang Hujan Bantah Diusir dari Aceh Gegara Tak Sesuai Syariat Islam Saat Jalani Ritual

Entertainment | Kamis, 29 Agustus 2024 | 21:30 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya

6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:29 WIB

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:58 WIB

Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli

Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:23 WIB

Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?

Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:10 WIB

5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek

5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:00 WIB

Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna

Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:58 WIB

Apakah Lip Serum Boleh Ditimpa Lipstik? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal yang Cepat Meresap

Apakah Lip Serum Boleh Ditimpa Lipstik? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal yang Cepat Meresap

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:37 WIB

5 Face Wash Lokal yang Murah dan Bagus: Sudah BPOM, Harga Mulai Rp13 Ribuan

5 Face Wash Lokal yang Murah dan Bagus: Sudah BPOM, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:19 WIB

Review Sepatu Lari Ardiles Runergize Menurut Dokter Tirta, Lengkap Info Harga dan Plus Minusnya

Review Sepatu Lari Ardiles Runergize Menurut Dokter Tirta, Lengkap Info Harga dan Plus Minusnya

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:39 WIB

Festival Burger Dunia Hadir di Jakarta, Aldi Taher Ajak Warga Berburu Menu Favorit

Festival Burger Dunia Hadir di Jakarta, Aldi Taher Ajak Warga Berburu Menu Favorit

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:36 WIB