Deretan Hoaks Tentang Gempa Megathrust, Ternyata Begini Faktanya

Vania Rossa

Selasa, 03 September 2024 | 11:18 WIB
Deretan Hoaks Tentang Gempa Megathrust, Ternyata Begini Faktanya
Ilustrasi Gempa Megathrust di Indonesia (Freepik)

Suara.com - Indonesia dikabarkan akan dilanda gempa megathrust. Seiring kabar ini mencuat, rupanya ada sejumlah hoaks tentang gempa megathrust yang tersebar di media sosial. Untuk selengkapnya, berikut ini ulasannya.

BMKG menyampaikan bahwa Indonesia termasuk wilayah yang rawan dilanda Megathrust. Gempat berkekuatan sangat besar ini dikabarkan akan melanda sejumlah daerah di Indonesia. Namun, masih belum diketahui kapan waktu terjadinya.

Sebelumnya, gempa Megathrust ini juga pernah melanda Indonesia, tepatnya di kawasan Sumatera, pada tahun 2004 lalu, dengan kekuatan 9,1 SR hingga memicu tsunami.

Seiring ramainya pemberitaan tentang gempa megathrust yang kabarnya akan mengguncang Indonesia, hoaks tentang gempa tersebut pun mulai bermunculan di media sosial. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini deretan hoaks tentang gempa megathrust.

1. Terjadi dalam waktu dekat

Beredar kabar bahwa gempat megathrust yang mengguncang Indonesia akan terjadi dalam waktu dekat ini. Kabar ini mencuat usai adanya ucapan BMKG yang menyebutkan ‘gempa megathrust ini tinggal menunggu waktu’.

BMKG pun meluruskan mengenai kalimat ‘menunggu waktu’ ini maksudnya bukan dalam waktu dekat ini. Adapun kalimat ‘tinggal menunggu waktu’ ini mengacu pada kondisi geografis Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang bisa memicu gempa besar.

Gempa berkekuatan besar ini bisa saja terjadi dalam waktu ratusan tahun yang akan datang. Kita semua belum tahu pasti kapan gempa berkuatan tinggi tersebut akan melanda Indonesia, karena Indonesia belum memiliki alat untuk mendeteksi waktunya.

2. Zona Megathrust ada di Selat Makassar

baca juga

Beredar juga di media sosial bahwa zona megathrust berada di Selat Makasar sehingga bisa menimbulkan gempa super dahsyat di Pulau Sulawesi. Tak hanya itu, beradar juga kabar bahwa gempa tersebut  kekuatan 8 SR dan memicu tsunami.

BMKG pun langsung meluruskan mengenai kabar tersebut. Menurut BMKG, kabar soal zona megathrust berada di Selat Makasar itu tidak benar alias hoaks. BMKG juga menyampai bahwa tidak ada penunjaman lempeng di Selat Makassar yang bisa memincu gempa megathtust.

BMKG juga menambahkan, Sulawesi memang  masuk dalam wilayah rawan gempa. Namun potensi gempa tersebut harus disampaikan sesuai dengan faktanya dan tak memicu keresahan pada masyarakat.

Demikian ulasan mengenai deretan hoaks tentang gempa megathrust yang ramai media sosial. 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Indonesia Impor Kurma Israel

CEK FAKTA: Indonesia Impor Kurma Israel

News | Selasa, 03 September 2024 | 08:34 WIB

BMKG Soroti Penyesuaian Pola Hidup Hingga Gaya Rumah Antisipasi Megathrust

BMKG Soroti Penyesuaian Pola Hidup Hingga Gaya Rumah Antisipasi Megathrust

News | Selasa, 03 September 2024 | 02:00 WIB

Megathrust di Indonesia Punya 15 Segmen, Ada yang Potensinya Hingga 9,2 Mmax

Megathrust di Indonesia Punya 15 Segmen, Ada yang Potensinya Hingga 9,2 Mmax

News | Senin, 02 September 2024 | 23:55 WIB

Terkini

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

Videotron Kian Dibutuhkan Industri Acara, PT Kreasi Ukasah Perkuat Layanan Sewa LED

Videotron Kian Dibutuhkan Industri Acara, PT Kreasi Ukasah Perkuat Layanan Sewa LED

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB