Keren! Ada Inovasi Pangan Padi Biofortifikasi, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan dan Proses Menanamnya

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 12 November 2024 | 15:17 WIB
Keren! Ada Inovasi Pangan Padi Biofortifikasi, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan dan Proses Menanamnya
Medical dan Science Director Danone Indonesia, Dr.dr.Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH dalam acara talkshow Jelajah Gizi 2024 di Srengenge Wetan, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (5/11/2024) (Dok.Danone Indonesia)

Suara.com - Teknologi pangan saat ini sudah semakin pesat. Contohnya, kini hadir padi biofortifikasi yang digadang-gadang bisa jadi solusi hidden hunger alias kelaparan tersembunyi di Indonesia.

Hidden hunger atau kelaparan tersembunyi adalah masalah kekurangan gizi mikro yang tidak bisa dilihat berdasarkan kondisi fisik, melainkan menganggu pola pikir dan kemampuan menyelesaikan tugas maupun pekerjaan sehari-hari.

Gizi mikro alias mikronutrien adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit, tetapi memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh. Mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin A, vitamin D, iodin, folat, zinc yang diukur dalam satuan miligram (mg), mikrogram (mcg), atau IU.

Medical dan Science Director Danone Indonesia, Dr.dr.Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH dalam kegiatan Jelajah Gizi 2024 di Banyuwangi baru-baru ini menjelaskan seseorang yang alami hidden hunger bisa jadi sudah memiliki tinggi dan berat badan, yang ideal seolah terlihat sehat dan bugar.

Beras Biofortifikasi hasil program Budidaya Padi Sehat Kerjasama Danone Indonesia, Pandawara Agri dan Bulog (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Beras Biofortifikasi hasil program Budidaya Padi Sehat Kerjasama Danone Indonesia, Pandawara Agri dan Bulog (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Ini karena kondisi hidden hunger harus melalui pengecekan darah yang komprehensif untuk mengetahuinya.

"Jadi orang mungkin karena kalori cukup banyak makan karbohirat dan protein juga dapet, tapi selnya itu butuh zat gizi yang namanya vitamin dan mineral, karena metabolismenya itu nggak bisa nggak kalau gak ada vitamin dan mineral. Orang itu kalau dia badannya berat cukup, tapi kurang zat gizi mikro itu yang namanya hidden hunger, jadi lapar tersembunyi," jelas Dr. Ray kepada suara.com di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024).

Menariknya, lewat hasil kerjasama Danone Indonesia bersama Pandawara Agri dan Bulog untuk program binaan budidaya padi sehat, berhasil menginiasi padi biofortifikasi yang mengandung zat besi, zinc (seng) 3 kali lebih banya hingga vitamin yang mampu bantu memenuhi kebutuhan dasar mikronutrien alias zat gizi mikro masyarakat Indonesia.

"Sekarang banyak diteliti dan terbukti efektif namanya biofortifikasi. Jadi bukan berasnya yang udah jadi, begitu jadi padi, begitu mulai dibenihkan, benihnya itu yang difortifikasi. Ini namanya biofortifikasi, jadi lebih natural alami dan tidak merusak siklus tanam," papar dr. Ray.

Petani Padi Biofortifikasi, Suryantoko di Desa Benelan Kidul, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Petani Padi Biofortifikasi, Suryantoko di Desa Benelan Kidul, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Petani Padi Biofortifikasi, Suryantoko, di Desa Benelan Kidul, Banyuwangi bercerita kalau tidak ada yang berbeda dengan proses penanaman hingga waktu panen, yaitu selama 90 hingga 95 hari.

baca juga

Suryantoko yang sudah mengalami satu kali panen padi biofortifikasi bercerita sudah melihat masa tanam generatif dan vegetatif dengan hasil yang cukup baik.

Apalagi Suryantoko meyakini, program padi fortifikasi ini nantinya mampu memiliki jangkauan yang semakin luas dan semakin banyak petani yang dilibatkan.

"Saya pribadi setelah dapat penjelasan Ibu Profesor (Staf Khusus Badan Gizi Nasional, Prof. Dr. Ir. Ikeu Tanziha, MS) dan Pak Dokter (Wagiu Basrowi), saya jadi pikirannya terbuka, dan lebih optimis padi biofortifikasi ini nanti ke depannya jadi lebih bagus lagi dan lebih luas, dan harapannya saya sebagai pribadi petani seperti itu," ungkap Suryantoko.

Di sisi lain, Staf Khusus Badan Gizi Nasional, Prof. Dr. Ir. Ikeu Tanziha, MS mengingatkan tantangan dari beras biofortifikasi biasanya tidak mudah dijangkau masyakarat karena harganya yang mahal. Hasilnya, keluarga pra sejahtera dengan anggota keluarga anemia dan stunting sulit membelinya.

"Fortifikasi beras itu bagus, tapi yang saya tanyakan itu, apakah harga bisa masuk (sesuai harga pasaran) atau tidak? Ternyata kalau beras biasa itu Rp 12.000 per kilogram, kalau premium Rp 13.500, kan kalau makan sekali beras 100 gram, kalau dua kali minimal jadi 200 gram karena nasi 100 gram 1.350 kalori, nah itu sudah masuk sesuai kebutuhan harian," papar Prof. Ikeu.

Namun terakhir Dr. Ray mengingatkan, mengonsumsi beras hasil biofortifikasi tidak lantas menghilangkan kewajiban makan bergizi seimbang.

"Justru pangan fortifikasi ini mengisi gap (jurang), potensi gap mikronutrien yang kurang tapi diisi dengan fortifikasi. Walaupun begitu, dengan adanya pangan fortifikasi kita harus tetap makan biasa dengan gizi seimbang," pungkas Dr. Ray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Listyo Beberkan Langkah Polri Dukung Swasembada Pangan Prabowo: Sulap Lahan Kosong Jadi Pertanian hingga Kolam Ikan

Listyo Beberkan Langkah Polri Dukung Swasembada Pangan Prabowo: Sulap Lahan Kosong Jadi Pertanian hingga Kolam Ikan

News | Senin, 11 November 2024 | 15:24 WIB

Menko Zulhas Jamin Beras Nggak Langka Hingga Awal Tahun 2025

Menko Zulhas Jamin Beras Nggak Langka Hingga Awal Tahun 2025

Bisnis | Senin, 11 November 2024 | 14:51 WIB

LG Berhasil Kembangkan Layar Strecthable Pertama di Dunia

LG Berhasil Kembangkan Layar Strecthable Pertama di Dunia

Tekno | Senin, 11 November 2024 | 12:07 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×