Menilik Kekayaan Meutya Hafid: Langsung Rombak Pejabat Komdigi, Prabu Revolusi Ikut 'Didepak'

Nur Khotimah, Elvariza Opita

Jum'at, 29 November 2024 | 11:08 WIB
Menilik Kekayaan Meutya Hafid: Langsung Rombak Pejabat Komdigi, Prabu Revolusi Ikut 'Didepak'
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Suara.com - Meutya Hafid belum genap dua bulan menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) tetapi sudah melakukan sejumlah gebrakan.

Mulai dari memberantas 187 ribu situs judi online setelah 10 hari dilantik, serta mengendus oknum-oknum pejabat kementeriannya yang berperan menjadi backing judol.

"Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen untuk mendukung penuh arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam memberantas segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk judi online," kata Meutya melalui pernyataan tertulis, Kamis (31/10/2024).

Kolase foto Meutya Hafid dan Prabu Revolusi. [Instagram/@meutya_hafid/@praburevolusi]
Kolase foto Meutya Hafid dan Prabu Revolusi. [Instagram/@meutya_hafid/@praburevolusi]

Kini langkah Meutya di Komdigi kembali disorot setelah merombak jajaran eselonnya. Salah satu yang dicopot dari jabatannya adalah Prabu Revolusi dari jabatan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP).

Prabu lalu digantikan oleh Molly Prabawaty sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM). Perihal perombakan ini tercantum di Surat Perintah Pelaksana Tugas No: 2186/M.KOMDIGI/KP.01.06/11/2024 yang diteken Meutya pada 25 November 2024.

Kinerja ini pun membuat sosok Meutya menjadi sorotan publik, termasuk tentang harta kekayaannya.

Harta Kekayaan Meutya Hafid

Menkomdigi Meutya Hafid saat ditemui di acara Anugerah Jurnalistik Komdigi atau AJK 2024 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (19/11/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menkomdigi Meutya Hafid saat ditemui di acara Anugerah Jurnalistik Komdigi atau AJK 2024 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (19/11/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Sebelum menjadi Menkomdigi, Meutya Viada Hafid merupakan seorang Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Meutya bahkan menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR periode 2019-2024.

Meutya terakhir melaporkan harta kekayaannya sebagai pejabat publik pada 22 Juli 2024. Kala itu, Meutya mengaku memiliki harta kekayaan bersih senilai Rp18,73 miliar setelah dikurangi utang sebesar Rp8,6 miliar.

baca juga

Sebanyak Rp20,43 miliar kekayaannya disimpan dalam bentuk tanah dan bangunan. Aset properti yang kebanyakan diakui sebagai hasil sendiri ini tersebar di kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, dan Kabupaten Sleman.

Meutya juga mengaku mempunyai 1 unit sepeda motor dan 2 unit mobil senilai total Rp625 juta. Lalu ada pula harta bergerak lainnya senilai Rp198 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp6,07 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Prabu Revolusi Dicopot dari Komdigi padahal Baru 3 Bulan Bertugas?

Kenapa Prabu Revolusi Dicopot dari Komdigi padahal Baru 3 Bulan Bertugas?

Lifestyle | Jum'at, 29 November 2024 | 10:33 WIB

Berapa Gaji Prabu Revolusi? Punya Jabatan Moncer Meski Dicopot sebagai Dirjen Komdigi

Berapa Gaji Prabu Revolusi? Punya Jabatan Moncer Meski Dicopot sebagai Dirjen Komdigi

Lifestyle | Jum'at, 29 November 2024 | 06:30 WIB

Cak Imin Akui BPJS Kesehatan Belum Bisa Diklaim untuk Pengobatan Judol di Beberapa RS

Cak Imin Akui BPJS Kesehatan Belum Bisa Diklaim untuk Pengobatan Judol di Beberapa RS

News | Kamis, 28 November 2024 | 17:47 WIB

Terkini

Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara

Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara

Sumut | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:55 WIB

Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran

Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:53 WIB

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI

Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda

Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:37 WIB

Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia

Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:34 WIB

Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya

Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:30 WIB

×