Perempuan Muda dan Peran Pentingnya dalam Melawan Krisis Iklim, Jangan Anggap Remeh!

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 30 November 2024 | 11:33 WIB
Perempuan Muda dan Peran Pentingnya dalam Melawan Krisis Iklim, Jangan Anggap Remeh!
Ilustrasi aksi iklim - Lingkungan (unsplash)

Suara.com - Perempuan muda memainkan peran yang sangat penting dalam upaya menghadapi tantangan perubahan iklim. Berbeda dengan lelaki, perempuan membawa perspektif unik, kemampuan adaptasi yang tinggi, dan pendekatan yang inklusif.

Generasi muda, khususnya perempuan, memiliki pragmatisme yang kuat dalam menghadapi masalah iklim. Mereka tumbuh dengan kesadaran akan krisis lingkungan yang diwarisi dari generasi sebelumnya dan terbiasa menggunakan teknologi digital untuk menciptakan solusi kolaboratif.

Mengapa Perempuan Muda Penting dalam Aksi Iklim?

Pengaruh pada Komunitas Rentan

Perempuan, terutama di komunitas termarjinalkan, sering kali menjadi kelompok yang paling terdampak oleh perubahan iklim. Namun, pengalaman ini juga membuat mereka lebih peka terhadap kebutuhan komunitas mereka, sehingga mereka dapat merancang solusi yang tidak hanya berkelanjutan tetapi juga inklusif.

Membangun Kepemimpinan yang Inklusif

Kepemimpinan perempuan muda cenderung bersifat non-hierarkis dan kolaboratif. Ini memungkinkan terciptanya gerakan yang lebih inklusif dan efektif dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim. Pendekatan ini relevan untuk memastikan keberlanjutan solusi yang dirancang.

Keberlanjutan dalam Pendidikan dan Inovasi

Keterlibatan perempuan muda dalam penelitian, seni, dan inovasi berbasis lingkungan, seperti yang terlihat dalam berbagai inisiatif global, menunjukkan bahwa mereka dapat mengintegrasikan seni, sains, dan aksi nyata untuk meningkatkan kesadaran dan menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

baca juga
Perempuan dan aksi iklim. (Dok. G2C2 Indonesia)
Perempuan dan aksi iklim. (Dok. G2C2 Indonesia)

Dari Ide ke Aksi Nyata

Global Girls Creating Change (G2C2) baru saja menyelesaikan rangkaian roadshow di lima kota Indonesia, dengan acara puncak di Jakarta. Program yang melibatkan 84 perempuan muda dari Jabodetabek ini bukan sekadar workshop biasa, melainkan langkah nyata dalam membangun generasi pemimpin perempuan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Program ini tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kapasitas para perempuan muda untuk memimpin aksi iklim di komunitas mereka,” ujar Luckmi Purwandari, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dikutip Sabtu, (30/11/2024).

Workshop di Jakarta menghadirkan para fasilitator inspiratif, seperti:

  • Fiza Javaid Khan, 1st Runner Up Miss Universe Indonesia 2024 & aktivis lingkungan,
  • Cania Citta, Co-founder Malaka Project & Sustainability Advocat,
  • Putri Melta, Co-founder Trash Ranger Indonesia,
  • Ghina Raihanah, Program Officer Ocean Justice Initiative, dan
  • Cindy Susanto, Founder & CEO Boolet.

Melalui sesi interaktif, mereka berbagi pengalaman dan strategi untuk menghadapi tantangan iklim, mendorong peserta untuk menciptakan solusi inovatif.

Salah satu keunikan program G2C2 adalah fokusnya pada ecopreneurship—kewirausahaan berbasis lingkungan. Setelah workshop, peserta akan memiliki kesempatan untuk mengikuti pitching competition di Februari 2025. Enam proposal terbaik akan mendapatkan hibah untuk menjalankan pilot project dengan pendampingan intensif.

Selain itu, peserta yang terpilih akan diberangkatkan ke COP 30 di Brasil tahun depan, memberikan mereka platform internasional untuk menyuarakan inisiatif mereka.

Dalam sambutannya, Ika Juliana, Business Development Manager Ecoxyztem, menyatakan, “Setiap perempuan muda berhak mendapatkan kesempatan untuk memimpin, berinovasi, dan menciptakan masa depan yang mencerminkan mimpinya. Dari diskusi hingga ide yang mereka ajukan, kami melihat potensi besar untuk perubahan nyata.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga: Swasembada Energi melalui Minyak Sawit Kontribusi Konkret Indonesia dan CPO Kurangi Emisi Karbon

Menko Airlangga: Swasembada Energi melalui Minyak Sawit Kontribusi Konkret Indonesia dan CPO Kurangi Emisi Karbon

Bisnis | Sabtu, 30 November 2024 | 07:30 WIB

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan: Korban Tidak Boleh Disalahkan

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan: Korban Tidak Boleh Disalahkan

News | Jum'at, 29 November 2024 | 20:15 WIB

Mahasiswi Unhas Korban Pelecehan Dosen Disarankan Melapor ke Lembaga PPA, Agar Dibantu Proses Hukumnya

Mahasiswi Unhas Korban Pelecehan Dosen Disarankan Melapor ke Lembaga PPA, Agar Dibantu Proses Hukumnya

News | Jum'at, 29 November 2024 | 16:33 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×