Jogja Jadi Provinsi dengan Penduduk Paling Panjang Umur di Indonesia: Apa Sebabnya?

Farah Nabilla | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 30 November 2024 | 15:24 WIB
Jogja Jadi Provinsi dengan Penduduk Paling Panjang Umur di Indonesia: Apa Sebabnya?
Ilustrasi warga Jogja. (Pixabay/masbebet)

Suara.com - Jarang yang tahu kalau Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta merupakan provinsi dengan penduduk paling panjang umur di Indonesia. Ini karena angka harapan hidup (AHH) Yogyakarta melampaui rerata usia orang Indonesia. Kira-kira apa ya penyebabnya?

Hal ini sesuai dengan data terbaru Badan Pusat Stastistik (BPS) pada 2023 menunjukan angka harapan hidup lelaki di Yogyakarta berada di usia 73,40 tahun dan perempuan pada usia 77,03 tahun. Usia rerata angka harapan hidup ini meningkat dibanding 2022, lelaki di usia 73,28 tahun dan perempuan rerata berusia 76,93 tahun.

Angka ini jauh melampaui angka rerata harapan hidup masyarakat Indonesia pada 2023, usia perempuan di angka 74,18 tahun dan lelaki di angka 70,17 tahun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jogja Agus Tri Haryono pada September 2023 sempat mengatakan adanya Komisi Lansia di tiap kelurahan, jadi salah satu alasan para lansia berumur panjang. Komisi inilah yang kata Agus, mampu mewadahi lansia terlibat dalam pemerintahan.

Pagar Tugu Yogyakarta mulai diganti karena tidak estetis, Jumat (29/09/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
Pagar Tugu Yogyakarta mulai diganti karena tidak estetis, Jumat (29/09/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

"Jadi praktik-praktik baik yang sudah ada ini merupakan bagian dari aktivitas yang memang seharusnya dilakukan nantinya,” papar Agus.

Hasilnya dengan program ini, lansia bisa lebih berdaya dan tetap bisa beraktivitas 'normal' di usia senja, sehingga punya tubuh dan pikiran yang lebih sehat yang akhirnya membuat mereka panjang umur.

Berkaca dari fenomena ini, Founder Widya Genomic Nusantara Kiwi Aliwarga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda agar bisa panjang umur dan berdaya di usia senja. Salah satunya dengan cara mengetahui kondisi kesehatan dengan melihat laju penuaan, bisa dengan cara melakukan uji epigenetika.

Uji epigenetika adalah analisis perubahan ekspresi gen yang dipengaruhi lingkungan dan gaya hidup. Melalui uji ini, seseorang bisa mengetahui seberapa sehat gaya hidupnya hingga perbaikan gaya hidup yang perlu dolakukan agar bisa hidup lebih sehat.

Metode uji yang sudah disediakan perusahaan teknologi kesehatan dalam negeri, Widya Genomic ini menggunakan tiga indikator yaitu usia biologis, panjang telomer alias susunan DNA yang berulang, dan laju penuaan atau kecepatan sel untuk menua.

“Kita semua pasti menua tapi gimana kondisi kita ketika menua? Kita gak mau jadi orangtua yang renta ‘kan? Kita mau tetep sehat di usia senja ‘kan? Ini lah alasan kenapa kami berdiri, kami punya impian sederhana untuk bisa hidup lebih lama dengan kesehatan yang tetap prima di usia senja," ungkap Kiwi melalui keterangan yang diterima suara.com, Jumat (29/11/2024).

Kiwi mengatakan dengan uji epigenetika yang sudah di Yogyakarta, maka orang tersebut bisa lebih mengenali karakter tubuh agar bisa bekerja secara optimal.

Apalagi menurut selaku CEO Widya Genomic Nusantara, Risa Shofia uji epigenetika ini sudah lebih dulu jadi tren di Amerika Serikat, hingga menciptakan kompetisi yang mendorong orang untuk saling memberikan semangat menjalani gaya hidup sehat dan melawan efek negatif penuaan.

"Coba bayangin kalau mobil Formula 1 diisi Pertalite dan dipakai di jalanan yang macet, kira-kira cepet rusak gak? Tubuh kita juga begitu. That’s why, kita perlu mengenali karakter tubuh kita lewat tes DNA. Selain itu, kami juga bermitra dengan Widya Herbal Indonesia untuk menyediakan suplemen herbal berkualitas tinggi yang akan membuat tubuh bekerja optimal, bisa lebih sehat, dan semoga bisa hidup lebih lama," pungkas Risa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Faktor Kerajinan Bambu Masih Eksis

4 Faktor Kerajinan Bambu Masih Eksis

Your Say | Sabtu, 30 November 2024 | 10:00 WIB

Cara Cek Real Count Pilkada DIY, Lihat Langsung Dokumen C Hasil di 5 Link Ini!

Cara Cek Real Count Pilkada DIY, Lihat Langsung Dokumen C Hasil di 5 Link Ini!

News | Rabu, 27 November 2024 | 18:26 WIB

Alasan Pilkada atau Pilgub Tidak Digelar di DI Yogyakarta

Alasan Pilkada atau Pilgub Tidak Digelar di DI Yogyakarta

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 15:41 WIB

Usaha Pandam Adiwastra Janaloka Menjaga, Mengenalkan Batik Nitik Yogyakarta

Usaha Pandam Adiwastra Janaloka Menjaga, Mengenalkan Batik Nitik Yogyakarta

Your Say | Rabu, 20 November 2024 | 16:49 WIB

Melawan Sunyi, Membangun Diri: Inklusivitas Tuna Rungu dan Wicara ADECO DIY

Melawan Sunyi, Membangun Diri: Inklusivitas Tuna Rungu dan Wicara ADECO DIY

Your Say | Jum'at, 15 November 2024 | 20:23 WIB

3 Tim Mahal dari Liga 2: Skuat Bernilai Miliaran Rupiah!

3 Tim Mahal dari Liga 2: Skuat Bernilai Miliaran Rupiah!

Bola | Jum'at, 15 November 2024 | 09:40 WIB

Terkini

30 Contoh Undangan Syawalan dan Halal Bihalal: Gratis dan Bisa Langsung Edit

30 Contoh Undangan Syawalan dan Halal Bihalal: Gratis dan Bisa Langsung Edit

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 09:15 WIB

5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai

5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 09:03 WIB

7 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Kusam, Wajah Fresh dan Cerah Setelah Lebaran

7 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Kusam, Wajah Fresh dan Cerah Setelah Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 08:38 WIB

7 Sepatu Lari Sekelas Nike Air Zoom Pegasus 41 Versi Lokal yang Lebih Murah

7 Sepatu Lari Sekelas Nike Air Zoom Pegasus 41 Versi Lokal yang Lebih Murah

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 07:54 WIB

Rahasia Kaki Bebas Pegal Saat Libur Lebaran: Intip Kolaborasi Ikonik Melissa x Scholl Terbaru

Rahasia Kaki Bebas Pegal Saat Libur Lebaran: Intip Kolaborasi Ikonik Melissa x Scholl Terbaru

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 07:51 WIB

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 07:44 WIB

Wisata Bus Tanpa Atap di PIK: Pengalaman Menikmati Jakarta dari Perspektif Baru yang Tak Biasa!

Wisata Bus Tanpa Atap di PIK: Pengalaman Menikmati Jakarta dari Perspektif Baru yang Tak Biasa!

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 07:39 WIB

5 Moisturizer Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit Setelah Mudik, Wajah Kembali Glowing

5 Moisturizer Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit Setelah Mudik, Wajah Kembali Glowing

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 07:16 WIB

Terpopuler: 11 Kontroversi Irawati Puteri, Viral Azab Korupsi MBG di Lombok

Terpopuler: 11 Kontroversi Irawati Puteri, Viral Azab Korupsi MBG di Lombok

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 06:50 WIB

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB