Apa Itu Pistol CDP? Senpi yang Dipakai Aipda Robig Tembak Mati Gamma

Ruth Meliana

Kamis, 05 Desember 2024 | 19:43 WIB
Apa Itu Pistol CDP? Senpi yang Dipakai Aipda Robig Tembak Mati Gamma
Ilustrasi penembakan Gamma siswa SMK oleh polisi di Semarang [Suara.com/Ema]

Suara.com - Pistol jenis CDP diduga menjadi senjata api yang digunakan Aipda Robig Zaenudin untuk menembak Gamma hingga tewas. Gamma sendiri adalah siswa SMK N sekaligus anggota paskibra di Semarang, Jawa Tengah.

Informasi terkait senpi pistol CPD itu diungkap oleh Kombes Pol Artanto selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas). Dalam keterangannya, Kombes Artanto menjelaskan bahwa senjata tersebut umum digunakan oleh kepolisian.

“Pistol ini umum digunakan kepolisian,” ucao Kombes Artanto dalam keterangan pers di Polda Jawa Tengah, Rabu (4/12/2024). 

Dilihat dari jenisnya, pistol CDP revolver yang digunakan oleh Aipda Robig untuk menembak warga sipil ini bisa terisi hingga enam peluru.

Mengenal pistol CDP

Ilustrasi senjata api (Freepik)
Ilustrasi senjata api (Freepik)

CDP adalah singkatan dari Custom Defensive Pistol. Senpi CDP adalah jenis pistol semi-otomatis yang biasanya dirancang untuk memberikan daya tembak yang kuat, akurasi tinggi, dan keandalan yang baik dalam situasi defensif atau taktis.

Pistol CDP umumnya menggunakan peluru kaliber 45 ACP. Peluru harus memenuhi batas berat dan dimensi tertentu yang telah ditetapkan dalam aturan International Defensive Pistol Association (IDPA).

Karena memiliki daya henti yang besar, jenis pistol ini dapat melumpuhkan target dengan efisien. Karakteristik utamanya mencakup bobot yang tidak boleh melebihi 43 ons dalam kondisi terisi penuh, sesuai dengan regulasi IDPA.

Pistol yang diduga dipakai Aipda Robig ini juga mudah dimodifikasi. Mulai dari pengaturan bidikan, pegangan, hingga pemicu agar pengguna dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan pengguna.

baca juga

Masih melalui keterangan yang sama, Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa kepemilikan pistol CDP oleh Aipda Robig menandakan bahwa yang bersangkutan sudah lolos seleksi kemampuan menembak.

“Tentunya (Aipda Robig) lolos seleksi kalau punya senjata api berarti punya rekam jejak yang bagus,” terang Kombes Artanto.

Sebelumnya, Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Aris Supriyono menerangkan bahwa alasan penembakan Aipda Robig untuk melerai tawuran adalah hal yang salah. Sebab, di TKP tidak ditemukan tanda-tanda tawuran.

Kombes Aris pun menjelaskan bahwa Aipda Robig menembak Gamma setelah motornya dipepet sepulang kerja.

Keterangan Kabid Propam itu mematahkan penjelasan Kapolrestabes Semarang yang sempat menyebut bahwa Aipda Robig terpaksa menembak karena harus melerai tawuran.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Tugas Aipda Robig? Nekat Tembak Gamma Anak SMK Cuma Gara-gara Pepetan Motor

Apa Tugas Aipda Robig? Nekat Tembak Gamma Anak SMK Cuma Gara-gara Pepetan Motor

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2024 | 19:26 WIB

Turun Tangan! Begini Janji Kabareskrim Usut Kasus Aipda Robig Tembak Mati Siswa di Semarang

Turun Tangan! Begini Janji Kabareskrim Usut Kasus Aipda Robig Tembak Mati Siswa di Semarang

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 15:53 WIB

Dicecar Soal Kasus Polisi Tembak Siswa di Semarang, Menteri HAM Sembunyikan Komentar Netizen di X: Yang Bener Aja..

Dicecar Soal Kasus Polisi Tembak Siswa di Semarang, Menteri HAM Sembunyikan Komentar Netizen di X: Yang Bener Aja..

Tekno | Kamis, 05 Desember 2024 | 08:03 WIB

Tragedi Penembakan Gamma: Potret Nyata Lemahnya Pengawasan Penyidikan Polisi

Tragedi Penembakan Gamma: Potret Nyata Lemahnya Pengawasan Penyidikan Polisi

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 19:42 WIB

Profil Kombes Aris Supriyono: Konfirmasi Gamma Tak Tawuran saat Ditembak Mati Aipda Robig

Profil Kombes Aris Supriyono: Konfirmasi Gamma Tak Tawuran saat Ditembak Mati Aipda Robig

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:52 WIB

Anggota Kompolnas Choirul Anam Soroti Kesehatan Mental di Balik Maraknya Aksi Kekerasan Polisi

Anggota Kompolnas Choirul Anam Soroti Kesehatan Mental di Balik Maraknya Aksi Kekerasan Polisi

wawancara | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:37 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×