PPN Akan Naik, Tunjangan Pegawai Ditjen Pajak Disorot: Paling Rendah Setara UMP Tertinggi Indonesia

Agatha Vidya Nariswari, Elvariza Opita

Jum'at, 20 Desember 2024 | 20:09 WIB
PPN Akan Naik, Tunjangan Pegawai Ditjen Pajak Disorot: Paling Rendah Setara UMP Tertinggi Indonesia
Ilustrasi PPN 12 Persen akan diberlakukan pemerintah tahun 2025. [Suara.com/Rochmat]

Suara.com - Rencana peningkatan nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen sedang ramai diperbincangkan. Banyak yang mengkritik kebijakan tersebut, apalagi karena kondisi perekonomian yang dinilai sedang memburuk beberapa waktu belakangan.

Di tengah permasalahan tersebut, warganet pun ikut menyoroti besaran tunjangan Pegawai Direktorat Pajak Kementerian Keuangan. Misalnya akun X @/Jateng_Twit yang mengunggah tangkapan layar lampiran Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2015 yang mengatur Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Ditjen Pajak.

“Nih gaji yang bagian narikin pajak. Gimana mau nambah tunjangan lagi keknya,” sindir @/Jateng_Twit saat ditilik pada Jumat (20/12/2024).

Secara garis besar, para pegawai Ditjen Pajak dibagi dalam 27 peringkat jabatan yang membedakan besaran tunjangan kinerja alias tukin yang diterima.

Peringkat jabatan terendah adalah 4 dengan Jabatan Pelaksana yang mendapatkan tukin sebesar Rp5.361.800. Angka ini praktis menjadikan tukin tersebut lebih tinggi daripada Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 tertinggi se-Indonesia, yakni DKI Jakarta yang mencapai Rp5.067.381 per bulan.

Para pejabat struktural mulai dari Eselon IV menempati peringkat jabatan 14 yang mendapat tunjangan kinerja sebesar Rp22.935.762,50. Seiring meningkatnya peringkat jabatan dan eselonnya, maka tunjangan kinerjanya juga terus bertambah, dengan rincian seperti berikut:

  • Pejabat Struktural Eselon IV di kisaran Rp22.935.762,50 sampai Rp28.757.200
  • Pejabat Struktural Eselon III di kisaran Rp37.219.800 sampai Rp46.478.000
  • Pejabat Struktural Eselon II di kisaran Rp56.780.000 sampai Rp81.940.000
  • Pejabat Struktural Eselon I di kisaran Rp84.604.000 sampai Rp117.375.000

Rincian nilai tunjangan kinerja inilah yang kemudian ramai menjadi buah bibir warganet, apalagi karena sekarang pemerintah berniat menaikkan nilai PPN dari 11 persen ke 12 persen.

“Itu Tukin (Tunjangan Kinerja) nya mas, bukan gaji. Jadi yang diterima bulanannya lebih besar dari itu (-> Gaji + Tukin).. ASN Ditjen Pajak (DJP) dikasih Gaji+Tukin dahsyat katanya biar gak pada jadi nakal mas.. Makanya jangan lupa bayar pajak lurs, biar ASN Ditjen Pajak tambah sehat…” komentar warganet.

“Wong Jateng gajian setahun sama dengan gaji terendah pegawai pajak. Pimen kiye, min ?” sentil warganet lain. “Tunjangan Kinerjanya pegawai Dirjen pajak golongan terendah Rp 21 juta belum gaji pokok, tunjangan-tunjangan lain & dapat reward target berburu tercapai.,” imbuh yang lainnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Tinggi dari Zakat dan Persepuluhan, Kenapa Negara Minta PPN 12%?

Lebih Tinggi dari Zakat dan Persepuluhan, Kenapa Negara Minta PPN 12%?

Lifestyle | Jum'at, 20 Desember 2024 | 17:40 WIB

Efek PPN 12 Persen, Pilihan Wisata Bakal Berubah dari Premium Jadi Lebih Terjangkau

Efek PPN 12 Persen, Pilihan Wisata Bakal Berubah dari Premium Jadi Lebih Terjangkau

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 17:36 WIB

PPN Naik Jadi 12 Persen, Ketum PBNU Bela Pemerintah: Pahami Konteksnya!

PPN Naik Jadi 12 Persen, Ketum PBNU Bela Pemerintah: Pahami Konteksnya!

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 16:38 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×