Diskon Listrik PLN 50 Persen Sampai Kapan? Cek Info Lengkapnya di Sini!

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 02 Januari 2025 | 11:40 WIB
Diskon Listrik PLN 50 Persen Sampai Kapan? Cek Info Lengkapnya di Sini!
Diskon Listrik PLN 50 Persen Sampai Kapan (freepik)

Suara.com - Diskon Listrik PLN 50 persen sudah bisa dinikmati sejak 1 Januari 2025. Bagi yang belum menyimak berita ini mungkin masih bertanya-tanya diskon listrik PLN 50 persen sampai kapan.

Sesuai penetapan Pemerintah, PT. PLN memberlakukan diskon 50 persen tarif listrik sampai Februari 2025. Oleh karena itu, pelanggan PLN khususnya pelanggan prabayar yang mau beli token listrik tidak perlu terburu-buru karena diskon akan berlaku dari Januari-Februari 2025.

Kebijakan diskon listrik PLN 50 persen ini sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 tentang Pemberian Diskon Biaya Listrik Untuk Konsumen Rumah Tangga PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Pemberian diskon 50 persen ini diberlakukan hanya untuk pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) yang berlangganan listrik daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA yang berlaku selama dua bulan yaitu Januari dan Februari 2025.

Pelanggan pascabayar menikmati diskon listrik PLN 50 persen secara otomatis ketika pelanggan melakukan pembayaran tagihan listrik untuk pemakaian bulan Januari-Februari 2025. Sementara pelanggan prabayar, akan menikmati diskon listrik PLN 50 persen sejak pembelian token dan akan tetap mendapatkan energi yang sama dengan harga normal.

Batas Maksimal Diskon Listrik 50 Persen

Meskipun menerapkan diskon listrik 50 persen, PLN juga menyeimbangkan kebijakan tersebut dengan batas maksmal pembelian token listrik. Kebijakan tersebut diberlakukan dengan tujuan agar seluruh masyarakat dapat menikmati diskon 50 persen. Dengan demikian, tidak ada kesempatan bagi pelanggan menimbun token listrik diskon 50 persen.

Listrik dengan Daya 450 VA, batas mksimal pembelian adalah 324 kWh. Harga per kWh Rp 415. Maka, total maksimal pembelian adalah Rp 134.460. Pelanggan mendapatkan diskon maksimal Rp 67.230.

Pelanggan yang berlangganan listrik daya 900 VA, maksimal pembeliannya adalah 648 kWh. Harga per kWh Rp 1.352. Maka, total maksimal pembelian listrik diskon 50 persen adalah Rp 876.096. Pelanggan mendapatkan diskon maksimal Rp 438.048.

Bila berlangganan dengan daya 1.300 VA, pelanggan berkeempatan mendapatkan maksimal pembelian sebesar 936 kWh dengan harga per kWh Rp 1.444,70. Total maksimal pembelian sebesar Rp Rp 1,35 juta dan pelanggan mendapatkan diskon maksimal Rp 676.119.

Sementara daya 2.200 VA diberlakukan batas saksimal pembelian 1.584 kWh dengan harga per kWh sebesar Rp 1.444,70. Total maksimal pembelian Rp 2,28 juta dan diskon maksimal Rp 1,14 juta.

baca juga

Demikian itu informasi diskon listrik PLN 50 persen sampai kapan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon PLN 50 Persen Sudah Dimulai, Bagaimana Cara Cek Tagihan Listrik?

Diskon PLN 50 Persen Sudah Dimulai, Bagaimana Cara Cek Tagihan Listrik?

Bisnis | Rabu, 01 Januari 2025 | 21:56 WIB

Promo Makan di Bandar Djakarta Cirebon, Kerang Kampak Bakar Keju Gratis Khusus Nasabah BRI!

Promo Makan di Bandar Djakarta Cirebon, Kerang Kampak Bakar Keju Gratis Khusus Nasabah BRI!

Bri | Rabu, 01 Januari 2025 | 21:45 WIB

Pengiriman SU7 Tak Sesuai Target tapi Xiaomi Girang

Pengiriman SU7 Tak Sesuai Target tapi Xiaomi Girang

Otomotif | Rabu, 01 Januari 2025 | 20:07 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×