Usir Nian! Ini Legenda di Balik Dominasi Warna Merah saat Imlek

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 22 Januari 2025 | 10:18 WIB
Usir Nian! Ini Legenda di Balik Dominasi Warna Merah saat Imlek
alasan Imlek identik warna merah (Freepik)

Suara.com - Sebentar lagi perayaan Imlek akan tiba. Pernah engga kamu penasaran dan bertanya-tanya, kenapa ya Imlek selalu identik dengan warna merah? Nah bagi yang ingin tahu, ini alasan Imlek identik warna merah.

Seperti diketahui, Imlek merupakan momen perayaan pergantian tahun baru China. Adapun tahun ini Imlek bertepatan dengan tanggal 27 Januari 2025. Berdasarkan SKB 3 Menteri, Imlek masuk dalam daftar hari libur nasional dan cuti bersama.

Pada momen Imlek, biasanya kamu akan melihat ada banyak warna merah mulai dari baju, angpo, lampu, sepatu, dan lainnya. Nah bagi yang penasaran, simak berikut ini alasan Imlek identik warna merah yang dirangkum dari berbagai sumber.

Alasan Imlek Identik Warna Merah

Warna merah pada perayaan Imlek ini ini bukanya hanya sekedar untuk keindahan, tapi warna merah pada momen perayaan Imlek memiliki makna yang mendalam khusunya dalam budaya Tionghoa.

Adapun warna merah pada momen Imlek memiliki makna atau melambangkan keberuntungan, perlindungan, dan kegembiraan. Selain warna merah, ada juga warna emas yang melambangkan kesuksesan dan kemakmuran.

Asal usul penggunaan warna merah pada perayaan Imlek sebenarnya berasal legenda makhluk jahat yang dikenal dengan nama Nian. Nian ini dikisahkan takut dengan suara keras, cahaya terang, dan warna merah. 

Untuk mengusir makhluk jahat tersebut, masyarakat  berinisiatif untuk menggunakan kain berwarna merah, suara keras dengan petasan dan cahaya terang dengan lampion. Namun seiring waktu berjalan, hal ini kemudian menjadi  tradisi dan budaya Tionghoa.

Sampai saat ini, penggunaan warna merah, lampion, dan petasan pun kental akan nuansa Imlek. Hal ini melambangkan keberanian untuk melawan energi jahat atau negatif dan menyambut tahun yang  baru dengan penuh semangat.

Selain warna merah, Imlek juga identik dengan warna emas. Adapun warna emas ini menggambarkan kemewahan serta stabilitas. Dalam tradisi Tionghoa, emas ini dianggap sebagai lambang keberuntungan dan kekayaan. 

baca juga

Pada momen Imlek, warna emas pun kerap dikombinasikan dengan warna merah, misalnya pada lampion, amplop angpao, baju maupun hiasan rumah. Hal ini dilakukan guna memperkuat doa harapan akan melimpahnya rezeki di tahun baru.

Kombinasi emas dan merah juga memberikan kesan yang hangat dan meriah pada momen pergantian tahun. Itulah mengapa, dekorasi  warna emas dan merah sering dijumpai  dimana-mana pada saat momen Imlek.

 Sampai saat ini, Imlek pun jadi identik dengan warna merah dan emas. Kombinasi warna ini menjadi tradisi pada perayaan Imlek. Selain sebagai lambang kesejahteraan dan keberuntungan, warna ini juga pengingat tentang pentingnya menjaga warisan budaya.

Demikian penjelasan mengenai alasan Imlek identik warna merah dan emas yang menarik untuk diketahui. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan selamat Imlek bagi yang merayakan!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Imlek Selalu Hujan? Bukan Sekadar Basah, tapi Penuh Makna!

Kenapa Imlek Selalu Hujan? Bukan Sekadar Basah, tapi Penuh Makna!

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 09:57 WIB

Pantangan Malam Imlek, Yang Boleh Dan Tak Boleh Dilakukan Agar Tak Sial

Pantangan Malam Imlek, Yang Boleh Dan Tak Boleh Dilakukan Agar Tak Sial

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 09:52 WIB

Pantang Pakai Baju Hitam Putih Saat Imlek, Ini Alasannya

Pantang Pakai Baju Hitam Putih Saat Imlek, Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 09:46 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×